Selasa, 22 Pebruari 2005
BI-YLKI Buka Bulan Pengaduan Kartu Kredit dan ATM
Pengguna kartu kredit dan ATM selama ini belum mempunyai saluran yang memuaskan untuk menyampaikan keluhan atas masalah yang membelit mereka. YLKI bekerja sama dengan BI membuka bulan pengaduan konsumen kartu kredit dan ATM.
Zae
Dibaca: 23806 Tanggapan: 66
Naskah perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Indah Sukmaningsih, dan pihak Bank Indonesia (BI) yang diwakili oleh Direktur Akunting dan Sistem Pembayaran, Mohamad Ishak, di Gedung BI (21/2).

Ishak dalam sambutannya mengatakan tujuan penyelenggaraan bulan pengaduan ini adalah untuk mengetahui keluhan dan saran masyarakat pengguna kartu kredit dan ATM, seputar pelayanan dan kendala yang mereka temui. Dari situ, BI bisa mendapat gambaran yang komprehensif tentang permasalahan yang dihadapi konsumen.

Terlebih lagi, BI belum lama ini juga telah mengeluarkan Peraturan BI No. 6/30/PBI/2004 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu. Masukan dari bulan pengaduan ini nantinya bisa menjadi alat evaluasi terhadap efektifitas peraturan BI tersebut.

"Hal ini sangat diperlukan, karena kami di BI di samping mempunyai kewenangan di bidang pengaturan untuk memperlancar dan menjaga keamanan sistem pembayaran juga memastikan kepentingan konsumen terlindungi, serta aturan mainnya dipenuhi oleh penyelenggara kartu kredit dan ATM," jelas Ishak.

Selain itu, tidak tertutup kemungkinan bahwa hasil dari bulan pengaduan ini bisa menjadi masukan terhadap terbitnya peraturan BI selanjutnya mengenai kartu kredit dan ATM. Menurut Ishak, sebelum menerbitkan peraturan BI biasanya menjaring dulu masukan dan keluhan dari masyarakat.

Ketua Umum Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Budi Setiawan, menanggapi hal ini menjelaskan bahwa masalah kartu kredit biasanya timbul karena dua hal. Yakni misinterpretasi dan disalahgunakan.

"Masih ada pengguna kartu kredit kartu kredit yang tidak mengetahui kegunaan lain kartu kredit selain alat pembayaran seperti yang dikenal selama ini," ujar Budi. Ambil contoh pengguna kartu yang mengaku tak pernah menginap di hotel A ditagih oleh hotel A. Belakangan diketahui bahwa pengguna pernah memberikan nomor kartunya kepada pihak hotel untuk keanggotaan klub fitness.

Untuk mengurangi hal tersebut, menurutnya, diperlukan sosialisasi dan edukasi lebih jauh kepada masyarakat pengguna kartu. Oleh sebab itu, Budi juga menyambut baik bulan pengaduan ini, karena di dalamnya terdapat kegiatan sosialisasi dan edukasi seputar kartu kredit.

Pengaduan terbanyak

Pengaduan soal kartu kredit ternyata menempati rangking teratas dalam jumlah pengaduan konsumen tentang perbankan tiap tahunnya. Berdasarkan catatan YLKI,  di tahun 2004 2004, dari 30 pengaduan masalah perbankan yang datang ke lembaga tersebut, 18 diantaranya berkaitan dengan kartu kredit.

Ketua YLKI Indah Sukmaningsih menyambut baik kerja sama dengan BI dalam menanggapi suara dan keluhan konsumen. "Sudah bertahun-tahun suara konsumen tidak didengar, karena biasanya suara produsen kartu saja yang didengar. Sekarang ini baru kesampaian," cetusnya.

Kata Indah, selama ini tidak ada tempat penyelesaian yang adil dan menyenangkan kedua belah pihak, baik bagi konsumen kartu kredit dan ATM. Memang pihak bank biasanya menyediakan layanan konsumen (costumer service), namun penyelesaian kebanyakan tidak memenangkan konsumen.

Pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya selaku penerbit kartu kredit dan ATM tidak perlu khawatir dengan bulan pengaduan ini. Pasalnya, menurut Indah, kegiatan yang akan berlangsung sampai tiga bulan ke depan ini bukan untuk mengadili penerbit. "Ini hanya untuk menyumbangkan dari perspektif perlindungan konsumen," jelasnya.

Surat Keterangan Lunas Bank Mega
 - Chandra Madrusdi
10.02.16 10:36
Kepada Yth, Bank Mega Menara Bank Mega Kuningan Jl. Kapten Tendean Kav.12-14A Jakarta 12790 T.021-79175000 / F.021-79187100 www.bankmega.com Dengan Hormat, sesuai dengan pembayaran pada tanggal 27 Febuari 2015 saya telah memenuhi pelunasan saya sebesar 3jt untuk nomer kartu: 4890870052286508 atas nama : CHANDRA MADRUSDI. saya mendapatkan no.surat:2652/SKL-010701/CCPC-REC/15, surat keterangan Lunas.yang dikeluarkan pada tanggal 1 juli 2015. dittd oleh Bapak Winarto Sastroresono (Collection Strategy & Support Head), dan juga Bapak Bambang Eryanto (Recovery National Agency Head) mohon kiranya Pihak Yang terkait dalam hal ini pengurus Bank Mega dapat membersihkan nama baik saya di Bank Indonesia (BI Checklist)karena sampai saat ini BI IDI, SID bank Indonesia masih tercatat. Hormat saya, Chandra Madrusdi 081296711561
asuransi mega tanpa polis
 - masri
08.12.15 20:33
saya pengguna kartu kredit dari bank mega jenis mega carefour. sekitar bulan juni 2015 ada tlp dari asuransi bank mega. awal nya saya tidak menyadari nya tapi waktu mau konfirmasi identitas saya sadar ini saya dimasukkan asuransi jadi saya bilang keuangan saya lagi tidak stabil lalu telp saya matikan...bulan september ada pemberitauhan tentang perubahan no tlp bank mega dan no tlp asuransi bank mega. saya lansung jawab tidak perna ikut asuransi bank mega. jawab cs yg tlp saya bapak ikut ada bukti rekaman nya. kata saya tolong putar ulang rekaman tersebut tapi tlp di tutup oleh CS tersebut. tangal 11 Nopember 2015 saya menyampaikan pengaduan ke bagian asuransi bank mega di kota saya tinggal (palembang)yang menangani bapak deni. saya katakan saya tidak perna ada kesepakatan untuk ikut asuransi bank mega dan sampai sekarang pun tidak ada polis yg saya terima tentang keikutsertaan saya dengan asuransi bank mega.jadi sampai sekarang saya tidak tau apa yang saya asuransikan. di waktu pengaduan kata nya akan di tlp dlm 14 hari kerja tapi sampai saat ini 8 desember 2015 tidak d tlp dan tagihan asuransi tersebut masih ada di tagihan kartu kredit saya. jadi sekarang saya mengalami dilema kalau tagihan tidak saya bayar saya akan di black list oleh BI tapi kalau saya bayar masa saya bayar asuransi yang saya tak tau apa yang saya asuransikan dan manfaat apa yang saya akan dapat dari asuransi tersebut. mohon solusi nya. terima kasih.
Collector Mega sangat tidak sopan
 - dian
27.11.15 10:35
Saya adalah pemegang CC bank mega mulai tahun 2008, biasanya saya selalu membayar tepat waktu, tetapi akhir2 ini kondisi keuangan saya sangat terpuruk, karena suami sy kena PHK, sehingga tagihan CC Mega belum dapat saya selesaikan. Dan akhir2 ini saya ditelpon oleh Collector Mega dengan nada yang kasar sambil berteriak-teriak. Mereka sampai mengolok-olok nama ibu saya. Yang saya tanyakan, apakah memang Mereka diajarkan seperti itu oleh bank Mega??? Bank yang sangat bagus dan terhormat, tetapi karena ulah collector yang tidak berpendidikan yang dapat merusak citra Bank Mega sendiri.. Perlu diketahui limit CC bank Mega saya hanya 3 juta tetapi mereka menagih seolah-olah sy punya hutang trilyunan saja,, Mohon pihak Bank Mega mendidik para Debt Collectornya supaya lebih sopan kepada nasabah,, Terima kasih.
PROSES REFUND YANG SUPER RIBET
 - yohana maria viany kamira
06.11.15 11:28
Dengan hormat, Saya pemegang kk Bank Mega nomor 4201.9200.7838.XXXX Menyatakan bahwa pada tanggal 15 September 2015 saya melakukan kesalahan salah transfer senilai 2.962.930 ke no pelanggan 4201.9101.3222.XXXX(KK tsb sudah di tutup sekian tahun dan tidak ada tunggakan apapaun). kesalahan transfer ini di karenakan data tersebut ada di daftar klik BCA saya.yang mana uang sebesar 2.962.930 itu sebenernya untuk melunasi KK saya yaitu 4201.9200.7838.XXXX.saya sudah menghubungi call center bank mega dan disarankan untuk membuat surat pernyataan salah transfer serta melampirkan berkas2 FC KK, KTP, Cover buku tabungan, dan bukti transfer. Semua itu sudah saya email ke megacall@bankmega.com pada tanggal 19 September 2015 dan setiap di konfirmasi email belum di terima. Email baru di terima pada tanggal 05 Oktober 2015. Dari tanggal tesebut setiap di konfirmasi ke call center bank mega pihak customer service bank mega memberikan informasi bahwa berkas sudah di proses dan di suruh menunggu 7x24 jam. Namun kenyataanya sampai tgl 02 November 2015 berkas masih di pihak collection saja. Dan hari ini tanggal 06 november 2015 saya mencoba mengubungi call center bank mega kebali dan mendapat jawaban bahwa refund tidak bisa direkomendasikan ke kartu kredit saya dengan alasan saya mengenal pemilik kk 4201.9101.3222.XXXX. Padahal jelas di situ bahwa uang tersebut bukan hak Bank Mega. Karena pihak terkait sebelum menutup KK Bank Mega sudah melunasi kewajibannya. Dan KK sudah terblokir secara otomatis oleh Bank Mega. Demikian saya sampaikan, mohon bantuannya agar keluhan ini segera di selesaikan.apabila kita yang tidak membayar tagihan kk, pihak Debt Collector sudah pasti akan menagih kita secara ngga sopan dan kasar. Akan tetapi kalau ada kasus seperti ini, untuk melakukan refund ke nasabah sepertinya di persulit dan bertele tele. Terimakasih.Yohana Mira
Kartu Kredit Bank Mega bunga besar dan Collectornya tidak Sopan
 - Lia
21.10.15 09:06
Orang tua saya pemegang Kartu Kredit Bank Mega. Dari Juni-September tidak ada yang konfirmasi tagihan kami berapa tiba2 ada yang nlp lgsg marah2 dengan bahasa kasar "M*m*k,dll dan orang tua saya disumpahin mati" mereka sopan maka kami akan sopan dan bayarkan semuanya tapi sikap mereka tidak menunjukan seseorang yang bekerja dalam sebuah perbankan, tidak profesional sama sekali. Bahasa mereka kotor semuanya dibawa bahkan binatang dan kemaluan wanita pun mereka ucapkan. Saya merasa tidak nyaman dengan bank tersebut
debt koletor
 - iphilovers
02.02.16 14:47
trs gmn mba?apakah yg mba lakukan?
penagihan bank mega lewat telp yang kurang memberi solusi
 - heru
30.09.15 11:31
Yth. Bpk Choirul Tanjung saya pemegang kartu kredit bank mega, dimana selama ini pembayaran saya lancar, tetapi di 3 bln terakhir saya macet, krn kondisi keuangan saya menyusut tiap hari saya dapat telp dari penagihan 08118104013, katanya ini no hunting dan sengaja di telp secara bergantian setiap hari tetapi ga ada solusi padahal saya ingin reschedul yang sesuai kemampuan bayar , malah saya dikasih saran jual aset elektronik yg saya punya apakah hukum kartu kredit kyk ini? mohon kebijaksanaan dari Bpk CT, karena bapak adalah motivasi saya selama ini.tks
Kecewa dengan pelayanan Bank Mega..
 - Rizki febriano
24.08.15 18:20
Saya pemegang kartu kredit Bank Mega no kartu saya 489087005458xxxx . Ini bermula dari permasalahan asuransi dari Bank mega. Saya di janjikan refund saya sebesar Rp. 340.000 . Saya sudah via tlp cs maupun email tetap nihil yg saya dapatkan... Hanya janji janji saja....di email tertulis refund akan masuk dlm 60 hari kerja... Tp sampai detik sekarang blum masuk juga refund nya... Ini keluhan saya dari november 2014.. Dan skrng sudah masuk ke agustus 2015 . Hanya janji janji saja yg daya dapatkan....
Layanan Kartu Kredit Bank Mega tidak berkualitas
 - Erwan
19.08.15 15:14
Dengan hormat, Sebelum saya mengajukan keluhan pelanggan, sebelumnya saya heran dengan layanan costumer kartu kredit Bank Mega yang tidak menyediakan sarana korespondensi email untuk menyampaikan keluhan. Dalam hal ini anda sudah fail dalam memenuhi kaidah layanan kepuasan pelanggan terkait layanan terhadap keluhan dan pengaduan. Saya pemegang kk Bank Mega nomor 4890 8700 5595 XXXX Menyatakan bahwa sejak awal 2015 ini terlalu sering saya alami kejadian sebagai berikut; pemberitahuan tagihan via email lancar dan tidak ada masalah sehingga memudahkan saya dalam pembayaran. Namun kenyataanya meski telah saya lakukan pembayaran via bank lewat 2 minggu, masih ada SMS penagihan baik dari BANKMEGA dan juga nomor telepon sebagai berikut; 081312824956 dan 081221625373. Yang terakhir adalah hari ini, tepatnya siang ini masih ada SMS yang memberitahu tagihan terlambat 2 bulan sebesar 574.267 Padahal karena pengiriman yang sering SMS yang berulang dan double untuk 2 kk yang saya punya yaitu Mega Carrefour dan Mega Visa. Menyebabkan saya melakukan pembayaran double tagihan minimum alias 2 kali pembayaran. Ini sangat merugikan saya, apalagi sampai menelpon orang tua yang, karena pembayaran telah dilakukan. Saya mensinyalir ada praktek di managament penagihan kk Bank Mega dengan melakukan kerancuan penagihan via SMS melalui debt collector pihak ketiga, sehingga kerancuan2 semacam ini dapat dimanfaatkan pihak ketiga tersebut yang tentunya mengejar omzet tagihan. Atau apapun istilahnya sehingga kerancuan ini merugikan pemegang kartu kredit yang double dari Bank Mega. Mohon layanan ini diperbaiki, sehingga saya tidak perlu menulis ini di Kompas atau media sosial lainnya terkait layanan penagihan via SMS atau telepon dari Bank Mega. Terimakasih. Erwan
pembayaran bank mega yang tidak jelas kemana
 - Maya
04.11.15 15:59
Pak. Erwan, sama seperti yang saya alami. saya melakukan pembatyaran namun selalu di telpon oleh bagian collection bahwa saya tidak bayar selama 4 bulan dan harus bayar hari ini juga. kejadian ini bukan 1 atau 2 kali terjadi namun sudah sering saya alami. saya juga merasa dirugikan kepada pihak bank mega yang menerima pembayaran saya namun tetap saja saya di teror oleh collection bank mega.. terima kasih. Maya
anz moneyline sudah lunas administrasi ditagih terus
 - hendy dwi supriono
16.08.15 18:50
saya mengajukan pinjaman kta anz moeyline bulan juni tanggal 8 juni 2015 dan sudah saya lunasi tanggal 28 juni beserta interest charge on cash dan administrasi transfernya namun tanggal 12 juli 2015 saya di tagih lagi dengan adanya interest charge sebesar 59.071 dan saya sudah lunasi juga bulan yang sama sebesar 75.000 termasuk administrasi kok masih di tagih lagi bulan ini 14 agustus 2015. ga selesai 2x dong kalo lupa bayar giman bi checking dong. Mohon di bantu kiranya
kartu Kredit BCA
 - dewi
21.07.15 12:12
sy pemegang cc BCA, di sms eStatement dan pemberitahuan via email diinfokan bahwa minimal pemby 3.157.875 jatuh tempo 21 juli 2015..tp pihak BCA sudah memblokir atm sy dari tanggal 15 juli 2015, dan tgl 21 juli 2015 didebet sebesar 4.900.000... saya keberatan 1. BCA memblokir atm sy apalgi momentum mau lebaran 2. apa hak bca mendebet lebih besar dari tagihan yg diinfokan tanpa konfirm ke pemilik rekening?
First Previous 1 2 3 4 5 6 7 Next Last
NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.