hukumonline
Selasa, 22 Pebruari 2005
BI-YLKI Buka Bulan Pengaduan Kartu Kredit dan ATM
Pengguna kartu kredit dan ATM selama ini belum mempunyai saluran yang memuaskan untuk menyampaikan keluhan atas masalah yang membelit mereka. YLKI bekerja sama dengan BI membuka bulan pengaduan konsumen kartu kredit dan ATM.
Zae
Dibaca: 11188 Tanggapan: 50
Naskah perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Indah Sukmaningsih, dan pihak Bank Indonesia (BI) yang diwakili oleh Direktur Akunting dan Sistem Pembayaran, Mohamad Ishak, di Gedung BI (21/2).

Ishak dalam sambutannya mengatakan tujuan penyelenggaraan bulan pengaduan ini adalah untuk mengetahui keluhan dan saran masyarakat pengguna kartu kredit dan ATM, seputar pelayanan dan kendala yang mereka temui. Dari situ, BI bisa mendapat gambaran yang komprehensif tentang permasalahan yang dihadapi konsumen.

Terlebih lagi, BI belum lama ini juga telah mengeluarkan Peraturan BI No. 6/30/PBI/2004 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu. Masukan dari bulan pengaduan ini nantinya bisa menjadi alat evaluasi terhadap efektifitas peraturan BI tersebut.

"Hal ini sangat diperlukan, karena kami di BI di samping mempunyai kewenangan di bidang pengaturan untuk memperlancar dan menjaga keamanan sistem pembayaran juga memastikan kepentingan konsumen terlindungi, serta aturan mainnya dipenuhi oleh penyelenggara kartu kredit dan ATM," jelas Ishak.

Selain itu, tidak tertutup kemungkinan bahwa hasil dari bulan pengaduan ini bisa menjadi masukan terhadap terbitnya peraturan BI selanjutnya mengenai kartu kredit dan ATM. Menurut Ishak, sebelum menerbitkan peraturan BI biasanya menjaring dulu masukan dan keluhan dari masyarakat.

Ketua Umum Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Budi Setiawan, menanggapi hal ini menjelaskan bahwa masalah kartu kredit biasanya timbul karena dua hal. Yakni misinterpretasi dan disalahgunakan.

"Masih ada pengguna kartu kredit kartu kredit yang tidak mengetahui kegunaan lain kartu kredit selain alat pembayaran seperti yang dikenal selama ini," ujar Budi. Ambil contoh pengguna kartu yang mengaku tak pernah menginap di hotel A ditagih oleh hotel A. Belakangan diketahui bahwa pengguna pernah memberikan nomor kartunya kepada pihak hotel untuk keanggotaan klub fitness.

Untuk mengurangi hal tersebut, menurutnya, diperlukan sosialisasi dan edukasi lebih jauh kepada masyarakat pengguna kartu. Oleh sebab itu, Budi juga menyambut baik bulan pengaduan ini, karena di dalamnya terdapat kegiatan sosialisasi dan edukasi seputar kartu kredit.

Pengaduan terbanyak

Pengaduan soal kartu kredit ternyata menempati rangking teratas dalam jumlah pengaduan konsumen tentang perbankan tiap tahunnya. Berdasarkan catatan YLKI,  di tahun 2004 2004, dari 30 pengaduan masalah perbankan yang datang ke lembaga tersebut, 18 diantaranya berkaitan dengan kartu kredit.

Ketua YLKI Indah Sukmaningsih menyambut baik kerja sama dengan BI dalam menanggapi suara dan keluhan konsumen. "Sudah bertahun-tahun suara konsumen tidak didengar, karena biasanya suara produsen kartu saja yang didengar. Sekarang ini baru kesampaian," cetusnya.

Kata Indah, selama ini tidak ada tempat penyelesaian yang adil dan menyenangkan kedua belah pihak, baik bagi konsumen kartu kredit dan ATM. Memang pihak bank biasanya menyediakan layanan konsumen (costumer service), namun penyelesaian kebanyakan tidak memenangkan konsumen.

Pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya selaku penerbit kartu kredit dan ATM tidak perlu khawatir dengan bulan pengaduan ini. Pasalnya, menurut Indah, kegiatan yang akan berlangsung sampai tiga bulan ke depan ini bukan untuk mengadili penerbit. "Ini hanya untuk menyumbangkan dari perspektif perlindungan konsumen," jelasnya.

Share:
tanggapan
Apa benar kalian bisa bantuSarah 24.04.14 11:04
saya punya Tunggakan kartu kredit butuh solusi karena akhir2 ini diteror terus oleh debt colector bank padahal saya sudah beritikad baik dengan membayar 1/2 dari total utang saya dan selama saya pegang kartu kredit hanya beberapakali saja untuk bertransaksi, yang lebih kesal lagi petugas debt colector tersebut selalu menjelekkan kantor tempat saya bertugas,memarahi setiap yang menerima telepon selain saya,dan mencampur adukan masalah saya dengan masalah lain. Mohon bantuan solusi agar saya keluar dari masalah ini. solusi yang harus saya lakukan
BII MEMPERSULIT KLAIM ASURANSI KEMATIANLIESKAH 18.09.13 16:45
Paman saya sudah lebih dari 5 tahun membayarkan premi asuransi KK BII-nya, namun saat meninggal, istrinya melaporkan data2 dan mengklaim asuransi untuk tagihan yang senilai 4 juta saja setiap hari dipingpong, dan BII hanya gencar menelepon menagih hutang dan denda2nya walaupun sudah disampaikan setiap hari setiap jam tetap saja BII tidak mempunyai itikat baik, akhirnya tante saya langsung mengurus klaim asuransi KK tsb ke Prudential sama gilanya dengan BII mempingpong masalah, akhirnya kami sekeluarga mengancam BII dan prudential untuk memberitakan hal ini di media, tidak lama setelah ancaman ini pihak BII mencairkan asuransi tersebut senilai total tunggakan yang sekitar 4 juta dipotong dengan bunga2 dan denda yang aduhai, karena malas berdebat dan msh berduka kami semua menerima dengan iklas dan mencatat bahwa PERCUMA saja bayar premi asuransi jika hal seperti yang kami dapatkan. Terima Kasih.
solusi tagihan bank megaedi 15.09.13 12:22
saya ada cc bank mega, dan sampai sekarang ini saya belum bisa melunasinya, hal ini karena saya tidk bekerja. saya coba hubungi bagian collection bank mega, yang ada malahan diberitahukan bahwa tunggakannya besar sekali, dan sikapnya seperti preman begitu. padahal, limit yg ada tidak sebesar itu. sekarang ini, malahan di teror sampai ke ibu saya, dengan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas, sampai ibu saya jadi sakit. mohon solusinya.
Rekening di ATM permata saya Minus, Bank Permata tidak konfirmasi mengenai pengendapan dana tagihan Yayan 25.07.13 09:40
Saya pengguna KK permata Astraworld, selama 1 tahun pertama pemakaian saya baik, walaupun telat saya pasti membayar drngan bunga-bunga nya. Tetapi mulai ditahun ke 2, saya mengalami kendala dalam pembayaran karena bisnis yang saya jalankan collaps. akhirnya berdampak terhadap pembayar tagihan saya. Sudah 4-5 bulan saya menunggak, setiap ada telpon dari bank saya selalu angkat dan berikan penjelasn dengan baik. Saya masih berniat untuk membayar, tapi nanti ketika penghasilan saya mulai membaik. Tetapi lama-lama yang menelpon adalah debt collector dan menggunakan kata-kata yang sangat KASAR dan TIDAK SOPAN. dengan sangat terpaksa saya hindari telpon yang masuk dari debt collector. Tidak berapa lama saya mulai bekerja diperusahaan swasta, dan sistem penggajian melalui payroll permata. tetapi gaji saya masih sangat kecil (UMR) karena saya hanya tamatan SMA dan kerjapun masih kontrak. begitu di bulan ke 5 saya bekerja, saya kaget ketika melihat saldo rekening permata saya ternyata -19 juta. Dan ketika saya konfirmasi, jawaban dari permata tell, untuk pengendapan tagihan kartu. Yang saya bingungkan, tidak pernah ada konfirmasi dari bank mengenai pendebetan langsung dr ATM / rekening, tapi bank permata melakukan itu. Saya mohon dengan sangat, kenapa Bank Permata melakukan hal itu, padahal tidakj ada konfirmasi ke saya.
CC Bank Mandiri = Pemeras=perampok=Rentenir Yang tidak berpreikemanusiaanPembela Kebenaran 11.07.13 13:30
Kasusnya, sama dengan saya mas, Awal cerita, sekitar tahun 1999 saya ditawarkan oleh sales CC GE Finance, kemudian saya isi aplikasinya, singkat cerita jadi tuh CCnya, kemudian saya gunakan. Karena saya cape dengan menyetor setiap bulan selama beberapa tahun tidak lunas2, maka di tangggal 27 Januari 2004, saya berniat mau melunasi dan menutupnya. maka saya datang ke CS Bank Mandiri Indramayu cabang DI Panjaitan menanyakan berapa kewajiban saya yang harus diluansi untuk menutup CC tersebut. Kemudian saya dikasih aplikasi penutupannya dan slip setorannya. Saya bayar di teller dan alasan menutupnya. Sejak saat itu tidak ada lagi tagihan dan penggantian CC yang datang ke saya sampai sekarang. Ditahun 2013, saya dikasih tahu oleh Bank Mandiri cabang Cirebon Yos Sudarso, bahwa saya masih ada tunggakan di CC Mandiri,sontak saya kaget....... Saya menghubungi 14000 bagian CC, jawabnya memang benar bahwa CC saya sudah ditutup tanggal 28 Januari 2004( sehari setelah saya penutupan di Cabang Indramayu Panjaitan). Saya minta surat penutupan, jawabnya malah tidak berwenang, harus ke bagian Penagihan Bandung. Kemudian saya telp ke bagian penagihan Bandung( Risa Lestari) alangkah kagetnya bahwa tagihan saya Rp 85 juta, fantastis,,alamaakkk, duit setan ini mah. Padahal saya sudah menutupnya, katanya ada penarikan Rp 150 rb di atm BCA setelah penutupan saya tadi, kok bisa?????? padahal kartunya sudah digunting oleh teller tempat saya penutupan. Saya beritikad baik, kemudian saya harus bayar berapa biar semua tutup, hasil nego terakhir harus bayar RP 1.250.000. alamaaakkk.... Benar2 rentenir,pemeras, perampok, dari ngga punya hutang ( atau dari RP 150 rb) jadi punya hutang Rp 1.250.000 Hanya Allah yang maha tahu, tempat mengadu dari semua masalah yang ada.
profesional rendahirwan 03.07.13 11:14
Saya kena late payment rp 75.000dan interest Rp 334.342 dari mandiri kartu kredit bulan april 2013,akibat autodebet,pdhl dana sdh ada di tabungan,dan sebelum hari "h" saya sdh tlp ke 14000"kenapa blm dipotong" jawabnya nanti akan dipotong hari "h"(ada perincian di bill telkomsel saya tlp 14000),sy sdh 4x tlp ke 14000,msh ditanya kronologis nya,pdhl kan mereka ada rekaman,knp ditanya kan terus,terakhir hari sbtu tgl 29 juni sy tlp 14000 (lisa)"sdh ada jawaban pengajuan penghapusan ditolak tanpa alasan itu jawaban call centre ..apakah hal tsb ber etika dalam hal memberikan jawaban tanpa "alasan",yang jelas pemegang kartu kredit akan di kenakan late payment dan interest dg alasan jelas,jika pihak visa(kartu kredit) tdk memberikan alasan penolakan itu menunjukan kesewenangan..tq..081345474389.
kejahatan skimming pada kartu atm di mesin atmDENNY 20.06.13 16:29
Nama saya Denny, saya adalah nasabah dari salah satu bank di indonesia. dan kartu atm saya telah di skimming oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan itu terjadi di mesin atm bank tersebut pada saat isteri saya ke atm dan modus kartu tertelan tanpa sebab terjadi pada tanggal 3 juni 2013 karena saya sedang di luar negeri, isteri saya sdh melakukan laporan ke pada pihak berwajib (kepolisian) dan saya sudah melakukan laporan dan pemblokiran kartu atm ke pada bank terkait by phone menurt bank laporan tersebut berakhir sampai dengan 17 juni 2013.. setiap minggu saya tanyakan mslh ini lewat email dan jawaban dari pihak bank selalu belum ada informasinya.. pertanyaan saya sebagai konsumen,, 1. apakah masalah itu adalah tanggung jawab sepenuhnya oleh bank?? karena terjadi di mesin atm bank tersebut, karena mesin tersebut tidak ada garansi untuk masalah keamanan bagi konsumen 2. secara hukum apakah saya bisa memperoleh kembali uang yang hilang. 3. dan bagaimana prosedur untuk menindak lanjuti masalah ini? Terimakasih Denny Prasetya
asuransipangeran 11.06.13 15:56
tolong bank mandiri cancel asuransi yg menawarkan lewat telepon saya takut itu adalah penipuan.dan sy sudah iyakan.ditanggapi secepatnya.
CC mega melanggar PBI 2013adriyan 03.06.13 09:40
sesuai PBI tahun 2013, maksimal suku bunga ritel KK adalah sekitar 2,9%, tp KK bank mega adalah 3,5% bagaiman itu ???
tagihan kartu kredit Citi BankDanang Santoso 29.05.13 18:19
awalnya saya mengajukan kartu belanja Giant yang bekerjasama dengan Citi Bank. sampai batas perjanjian kerjasama citibank dan Giant berakhir, saya diberitahu jika kartu sudah sudah tidak berlaku lagi. tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada saya, pihak Citibank mengirim kartu kredit ke rumah saya yang tidak kami terima. pada saat informasi tersebut diberikan, saya masih ada tagihan dari belanja di Giant. ketika akan melunasi ternyata nomor kartu giant sudah tdk bisa lagi digunakan. akhirnya saya tanya ke pihak Citibank perihal cara pelunasan tersebut, dan ternyata menggunakan nomor kartu yang tidak saya terima tersebut. karena niat bermaksud untuk melunasi maka saya ikuti cara tsb. tak disangka bulanbulan selanjutnya saya dikirimi tagihan berdasar kartu yang tidak pernh saya aktifkan. karena tdk pernah dipakai, tahu-tahu Citibank mengajukan tagihan iuran tahunan ke saya. mohon bantuan Bapak2. tentunya kalo tdk dibayar pasti pihak bank akan semena-mena menagih plus bunga.
First Previous 1 2 3 4 5 Next Last

Kirim Tanggapan
Nama
Email
Judul
Tanggapan
Jika anda member Hukumonline, silahkan login, atau Daftar ID anda.