hukumonline
Minggu, 29 Pebruari 2004
DPC AAI DKI Lantik Pengurus Baru, Mantan Hakim Agung Jadi Penasehat
Para pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Advokat Indonesia DKI Jakarta periode 2004-2009 telah dilantik. Banyak muka-muka muda yang menghiasi kepengurusan DPC AAI yang diketuai Humprey Djemat ini. Dua mantan hakim agung duduk sebagai dewan penasehat
Tri
Dibaca: 1494 Tanggapan: 3

Selain muka-muka muda, kepengurusan DPC AAI DKI yang akan berkiprah selama lima tahun ke depan ini juga memasukkan beberapa mantan hakim agung yang saat ini berprofesi sebagai advokat. Ada dua mantan hakim agung yang masuk menjadi pengurus DPC AAI DKI Jakarta, yang pelantikannya dilakukan di Hotel Mandarin, Jakarta (27/2). 

Kedua mantan hakim agung yang direkrut menjadi pengurus AAI DKI Jakarta tersebut, semuanya menduduki posisi di Dewan Penasehat. Mereka adalah Zakir dan Johannes Djohansyah.   

Bahkan dalam kepengurusan Humprey ini, salah seorang dosen pun turut menjadi pengurus AAI DKI Jakarta. T. Nasrullah, dosen Fakultas Hukum UI, yang juga merangkap sebagai seorang advokat, dipercaya menjadi ketua Departemen Organisasi AAI DKI.  

Kepada hukumonline, Nasrullah yang sebenarnya baru tahun ini menjadi anggota AAI mengaku bahwa dirinya diminta ketua AAI terpilih, Humprey, menjadi pengurus AAI. Atas kepercayaan yang diberikan ini, Nasrullah mengaku sudah menyiapkan beberapa program yang akan disampaikan dalam rapat kerja DPC AAI yang rencananya akan berlangsung pada awal Maret ini. 

"Saya akan melakukan pendataan terhadap para anggota AAI DKI," papar Nasrullah. Bahkan ia menegaskan, dirinya juga akan menyebarkan surat pernyataan kepada seluruh anggota AAI DKI untuk meminta ketegasan para anggota bahwa mereka tetap akan di AAI atau tidak. Pasalnya, menurut Nasrullah, banyak anggota AAI DKI ternyata juga bergabung di organisasi advokat lain. 

Selain itu, Nasrullah juga mengatakan, dirinya berencana akan mengusulkan perlu seleksi terhadap para calon advokat yang akan masuk menjadi anggota AAI. Seleksi ini khususnya menyangkut pemahaman para calon terhadap anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga (AD/ART) AAI. "Saya kira, untuk para anggota saja mungkin belum mengetahui apa dan bagaimana AD/ART AAI. Jadi saya kira nanti sangat perlu," ujarnya.

Humprey sendiri dalam sambutannya mengungkapkan impiannya, agar para advokat  bisa menjalankan profesinya secara terhormat. Untuk itu, Humprey menjanjikan selama pengurusannya akan memenuhi kebutuhan para advokat, khususnya peningkatan kemampuan. "pendidikan dan pelatihan menjadi prioritas saya agar para advokat memiliki kemampuan yang handal," tuturnya.

Berikut daftar pengurus harian AAI DKI

Jabatan

Nama

Ketua

Humprey R. Djemat, SH. LL.M

Sekretaris

Fahmi Assegaf, SH. MH

Ketua Dept. Organisasi

T. Nasrullah, SH

Ketua Dept. Pendidikan & Latihan

Rudi M. Simamora, SH

Ketua Dept. Penelitian dan Pengkajian

Hendra Roza Putera, SH

Ketua Dept. Advokasi Masyarakat

Andi Arifai Aming, SH

Ketua Depat Pelayanan dan Bantuan Hukum

M. Lapana Saragih, SH, LL.M

Ketua Dept. Penanggulangan Krisis

Herry Soebagyo

Ketua Dept. Olah Raga, Kesenian dan Acara

Retno Angkasawati

Sumber : AAI DKI

Meski secara umum kepengurusan AAI DKI Jakarta yang malam ini dilantik cukup menjanjikan bagi perbaikan organisasi, tetapi tetap ada saja pengurus yang diangkat ternyata punya track record kelam. Sebut saja Lapana Saragih, yang dalam pengurusan Humprey ini diangkat menjadi Ketua Departemen Pelayanan Bantuan Hukum, ternyata pernah digugat klien.

Berdasarkan catatan hukumonline, Lapana Saragih dan rekannya, Ferdinand Robot --yang juga menjadi pengurus di AAI DKI-- pernah digugat kliennya karena merasa telah disia-siakan sang pengacara. Saat itu, Lapana dan Robot digugat Gobi Dayaldas, sang klien karena dituding telah mencabut gugatan tanpa persetujuan Gobi. Oleh karena itu, warga keturunan India itu menggugat kedua pengacaranya itu melalui Pengadilan Negeri  Jakarta Selatan. 

Share:
tanggapan
Selamat buat Pengurus Baru AAI DKI JakartaH. Anmeddy Darwin, S.H. 02.03.04 01:07
Terlepas dari Pro dan kontra, saya selaku anggota AAI dan pendukung Bang Juniver Girsang, mengucapkan selamat buat Bung Humprey beserta Pengurus DPC AAI DKI Jakarta. "Biarkan anjing menggonggong Kafilah tetap berlalu", anda telah dipilih dengan demokrasi, dan kami telah menyerahkan tanggung jawab untuk memimpin Organisasi AAI DKI Jakarta kepada anda. Kalaupun ada komentar yang kurang berkenan dengan kepengurusan anda, jadikanlah sekedar bahan pertimbangan, jangan jadi halangan. Kami butuh tindakan anda "Bung Humprey" dalam menjalankan janji-janji anda sewaktu kampanye, laksanakanlah. Buktikanlah anda lebih baik setidak-tidaknya sekaliber dengan bapak anda. "Sukses Buat anda dan Pengurus lainnya.
Wawan kemana? Zakir dan Hendra apa bedanya?Jamonang M., SH.,LL.M 29.02.04 21:49
Humprey membuat kepengurusan AAI yg lucu banget..(sori ya..) Saya selaku anggota AAI kecewa....kenapa orang seperti Wawan engga ditarik jadi pengurus? (maaf saya enga kenal wawan), kenapa hanya Juniver girsang yg masuk? apa wawan engga mau? kalau enga mau ya oke....berarti wawan yg engga fair! kedua, humprey menempatkan zakir,sh, yg mantan hakim tuada TUM MA jadi dewan penasehat...apa engga ada orang lain? juga hakim MA lain....saya ini cukup tua di AAI, jangan ngaco asal ambil orang. Kalau engga salah anak nya zakir jadi pengurus juga....(hendra), ada bapak ada anak....he he he..... Kenapa? Bapak anak tersebut kan pernah kena kasus TGPTK pimpinan Adi Andijo.....ingat engga bung.....(maaf saya eks jaksa di gedung Bundar), kasus tersebut sampai sekaran belum selesai dan rencananya kejaksaan agung akan membongkar kembali. Ferdinan Robot dan saragih suga kena kasus di PN Jaksel, gugatan belun selesai......kasus tersebuit mencoreng citra kita juga sebagai warga AAI, saya kecewa dengan anda. AAI yang punya anggota terbesar di jakarta cukup malu dengan kepengurusan tersebut.....TERNYATA ANDA BERBEDA DENGAN AYAH ANDA BUNG!!!
Selamat dan SuksesA.Latief Hidayat Azis 02.03.04 08:24
Selamat dan sukses itulah yang dapat disampaikan, semoga Allah Swt.memberikan semua kemudahan untuk seluruh pengurus baru dalam keadaan yang sulit ini, dan tentunya dapat diharapkan untuk meningkatkan kinerja dalam rangka pembenahan hukum secara keseluruhan, mungkin walaupun sulit harus tetap dilaksanakan, silaturahmi antar anggota ditingkatkan hingga manfaatnya terasakan. Sekali lagi selamat dan sukses.

Kirim Tanggapan
Nama
Email
Judul
Tanggapan
Jika anda member Hukumonline, silahkan login, atau Daftar ID anda.