Jumat, 18 Maret 2011
Peradi Protes Pemberitaan Hukumonline
Red
Dibaca: 19279 Tanggapan: 17

 

Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyampaikan protes terkait pemberitaan hukumonline berjudul “Wadah Tunggal Melanggar Hak Berserikat” yang dipublikasikan tanggal 15 Maret 2011.

 

Melalui surat bernomor 059/PERADI/DPN/Eks/III/11 tertanggal 17 Maret 2011 perihal Protes Keras, Peradi juga menyatakan keberatan atas judul maupun materi muatan artikel tersebut.

 

Surat protes ini ditandatangani oleh Ketua Umum DPN Peradi Otto Hasibuan dan Sekretaris Jenderal DPN Peradi Hasanuddin Nasution.

 

Surat protes Peradi secara lengkap terlampir.

 

PERADI ITU BADAN USAHA BISNIS BUKAN ORGANISASI ADVOKAT
 - rudi
11.08.12 13:10
PERADI ITU , BADAN USAHA BISNIS BUKAN ORGANISASI ADVOKAT, YANG TERNYATA SELALU MEMUNGUT BIAYA ...ENTAH ITU UDANG PENDIDIDKAN PKPA LAH, UANG DAFTAR UALNG, UANG PELANTIKAN , UANG KTA BARU,...ITU BUKTI BAHWA PERADI TIDAK LAYAK MENJADI WADAH TUNGGAL......dan itu jelas-jelas bertentangan dengan konstitusi UUD 1945, KHUSUSNYA TERKAIT PASAL 32 AYAT 3 UU NO. 18 TAHUN 2003.
KEBENARAN PIHAK HUKUM ONLINE
 - rafli
11.08.12 11:36
Kalau memang negara ini negara HUKUM, KENAPA PERADI khususnya Otto Hasibuan melayangkan Protes keras??? Pada dasarnya tidak ada kewenangan dari pihak manapun mengenai pembatasan berkarya seorang ADVOKAT, termasuk oleh Negara. Karena setiap perangkat hukum yang ada di Indonesia, semuanya sudah mewakili kepentingan negara (polisi, jaksa, & hakim), dan yang mewakili kepentingan pihak yang berperkara (TERSANGKA/terdakwa/individu) dari PN sampai MA hanyalah ADVOKAT yang berbicara atas nama KEADILAN, karena Advokat bertanggung jawab langsung dengan Tuhan YME. lalu bagaimana mungkin dengan Alasan control internal, Ada organisasi yang menyatakan bahwa pengaturan (sebenarnya PEMBATASAN) Advokat hanya melalui Wadah Tunggal melalui "Peradi" saja? Dimana letak nya dan arti/makna "OFFICUM NOBILE" tersebut. Jadi bila dikaji lebih jauh lagi, Bahwa UU No. 18/2003 PSL 32 AYAT 3 Khususnya yang menyatakan PERADI sebagai wadah tunggal adalah Bertentangan dengan PASAL 27 UUD 1945 sebagai Konstitusi Negara. Apabila ada Badan Peradilan di Indonesia yang menyatakan Bahwa pasal 32 ayat 3 UU 18/2003 tersebut tidak bertentangan dengan Konstitusi UUD 1945, Maka KEPUTUSAN TERSEBUT ADALAH KEPUTUSAN PERADILAN YANG SESAT....
Mengaku Konsultan Hukum
 - Riyani Indriswari
08.05.12 17:50
Mohon info apakah ada anggota Peradi atau KAI yang bernama Yuli Setyowati ? Kalau ia bukan anggota, apakah berhak menggunakan identitas sebagai "konsultan hukum" dalam suatu dokumen? Apakah dapat dikenakan sanksi ? Terima kasih.
Jangan Mengaku-Ngaku Dong
 - Bestori
12.04.12 01:51
Saya sangat geli melihat setiap tindak tanduk dari Peradi terutama Ketuanya, karena setiap ada pernyataan yang mengusik status Peradi sebagai wadah tunggal Organisasi Advokat Nasional, Peradi melaui ketua dan para gengnya selalu melakukan tindak intimidasi maupun shock therapi seperti somasi, surat keberatan bahkan sampai kejalur pengadilan. ini menandakan bahwa ada ketidakpercayaan diri dari sang ketua bahwa Organisasi yang dipimpinnya adalah benar-benar wadah tunggal tersebut. yang perlu di ingat adalah bahwa UU Advokat tahun 2003 itu tidaklah ditandatangani dan disahkan oleh Presiden Megawati pada waktu itu jadi masih dipertanyakan keabsahannya. disamping itu keberadaan KAI dan IKADIN sebagai wadah tunggal organisasi advokat pun masih sah dan diakui. jadi buat kumpulan "Om-Om Arisan" yang beratasnamakan Peradi, tolong dong jangan mengaku-ngaku sebagai satu-satunya Wadah Tunggal , orang organisasimu masih yang paling baru kok dari semuanya. Malu dong!
PERADI itu apa?
 - Edwin
10.04.12 11:45
Duit doang kah?
Peradi Top
 - mas abduh
05.01.12 09:51
udahlah knf diributkan truz organisasinya...kapan untuk sumbangsih guna perbaikan hukum negari ini
peradi top
 - titik sugiyarti
08.03.12 15:07
apa sih hebatnya peradi ,,, ya biasa-biasa aja yang penting dalam profesi advokat dia bisa melaksanakan profesinya secara profesional dan bertanggungjawab , adv yg bukan dr peradi juga banyak yg profesional,,,,
PERADI hanya mengaku-aku
 - zoel
11.11.11 11:35
Tidak benar PERADI wadah tunggal organisasi Advokat, Pengurus PEradi hanya mementingkan organisasinya.
PERADI Tak Layak sebagai wadah tunggal organisasi Advokat
 - zoel
11.11.11 11:31
PERADI hanyalah menagaku-ngaku sebagai wadah tunggal organisasi Advokat.
di indonesia hukum bisa di tukar dengan uang
 - muyhammad abubakar
06.10.11 20:25
soal ada yang kontra soal hukum online di indonesia sudah biasa,karena hukum bisa di perjual belikan bagi yang punya uang,hukum di buat untuk rakyat kecil tapi bagi yang berduit tidak bisa di jerat dengan hukum tersebut
Peradi bukan wadah tunggal
 - ojolali, sh
06.09.11 22:03
Peradi itu kerajaan otto hasibuan seumur hidup. didirikan tidak demokratis dan dia takut kehilangan kepemimpinanannya jika dipilih secara terbuka dan demokratis. Peradi sendiri baru munas I setelah 5 tahun berdiri padahal AD Peradi mensyaratkan harus Munas saat pemilihan ketua Peradi tahun 2005 tapi tidak dilaksanakan. Siapa yang peduli dengan PERADI. peserta munas peradi saja hanya perwakilan 21 cabang dari 53 cabang yang ada seluruh indonesia. itu saja tidak korum gimana bisa dianggap demokratis. siapa peduli dengan otto hasibuan sebagai ketua peradi. yang penting para acvokat bisa dapat kartu peradi dan tidak dilarang beracara. tentang kolaborasinya dengan ketua MA harifin tumpa itu terserah merekalah. khan dia juga yang akan menanggung dosanya kelak di akhirat jika dia mengerti agama. sementara komunitas para advokat tidak pernah peduli dia siapa !
mantap !!
 - ceningsutiadnya
01.10.11 07:30
saya setuju pernyataan sdr. alasan 2 tahun sejak uu 18/2003. aorganisasi advokat dimaksud dlm UU itu sudah harus terbentuk. sayangnya pembentukan Peradi hanya kesepakatan oleh pentolan beberapa organisasi. tanpa MuNAS/konggres. ! dan org adv yang turut membentuk Peradi. tidak menyatakan pembubaran organisasinya. sampai detik ini. APAKAH PERADI ORG YG BERHAK MENGKLAIM ORG TUNGGAL . MENURUT SAYA TIDAK. saya prihatin dengan Penegak Hukum yang satu ini. pertikaian yang tidak ada akhirnya mengenai org advokat. kapan selesai.com.!!!
First Previous 1 2 Next Last
NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.