hukumonline
Jumat, 23 Desember 2011
Seluruh Pimpinan KPK Tangani Penindakan dan Pencegahan
Fat
Dibaca: 1526 Tanggapan: 0

KPK Jilid III membuat kebijakan baru yang berbeda dengan pendahulunya. Formasi pimpinan KPK periode 2011-2015 tidak ada lagi pembidangan pencegahan dan penindakan. Artinya, seluruh pimpinan pada periode 2011-2015 ini sama-sama akan menangani di bidang penindakan dan pencegahan sehingga tak ada lagi pembagian tugas seperti pimpinan KPK periode sebelumnya.

 

"Jadi semua lima-limanya bertangungjawab pada pencegahan dan penindakan. Sehingga upaya Kita untuk mempercepat kasus-kasus besar bisa dipercepat dalam setahun ini," ujar Ketua KPK Abraham Samad kepada wartawan di kantornya, Jumat (23/12).

 

Ia yakin, kebijakan ini tak akan melabrak ketentuan dalam UU No 30 Tahun 2002 tentang KPK. Tanpa pembagian tugas secara spesifik kepada pimpinan, Abraham yakin penuntasan kasus-kasus besar dapat terealisasikan dalam jangka waktu setahun. "Jadi lima (pimpinan) pencegahan dan lima penindakan," pungkasnya.

 

Penelusuran hukumonline, memang tak ada aturan yang menyebutkan secara tegas bahwa pimpinan KPK harus dibagi dalam dua bidang pencegahan dan penindakan. Pada Pasal 21 ayat (2) UU KPK tertulis bahwa pimpinan KPK terdiri dari ketua KPK yang merangkap anggota dan empat wakil ketua KPK merangkap anggota. Pada ayat (4)-nya disebutkan bahwa pimpinan KPK adalah penyidik dan penuntut umum.

Share:
tanggapan
Belum ada tanggapan untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Tanggapan
Nama
Email
Judul
Tanggapan
Jika anda member Hukumonline, silahkan login, atau Daftar ID anda.