hukumonline
Jumat, 03 Agustus 2012
Ribuan Anggota KAI Lulus Ujian Peradi
Red
Dibaca: 8022 Tanggapan: 7

 

Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) akhirnya mengumumkan peserta yang lulus ujian advokat yang berasal dari Kongres Advokat Indonesia (KAI). Tercatat ada 1161 orang dari 1354 peserta ujian khusus itu yang dinyatakan lulus.

Peserta yang tidak lulus ujian tak perlu berkecil hati. Soalnya Peradi akan menggelar ujian ulang pada 22 September mendatang di Sekretariat Nasional Peradi, Jakarta. Panitia menjamin tak ada pemungutan biaya lagi dalam ujian ulang ini. Sebelumnya, Peradi berulang kali menegaskan bahwa ujian khusus hanya diselenggarakan sekali.  

Sementara mereka yang dinyatakan lulus ujian diminta segera melengkapi persyaratan dengan menyerahkan sertifikat pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) yang diselenggarakan Peradi. “Bagi yang belum/tidak menyerahkan sertifikat PKPA tidak akan diterbitkan Sertifikat Lulus Ujian,” demikian dituliskan Panitia Ujian Khusus dalam pengumuman di situs resmi Peradi, Jumat (3/8).

Share:
tanggapan
demi keadilanjoni hendra 14.05.14 01:33
Seleksi anggota PERADI secara reguler sebenarnya merupakan sarana untuk menjaring anggota PERADI yang benar-benar berkualitas dalam rangka officium Nobile. Apabila rekruitmen tersebut hanya bersandar pada kuantitas demi penyelesaikan konflik maka dampaknya adalah kredibilitas PERADI dipertaruhkan. Perlakuan khusus dalam rekruitmen angota Peradi hanya akan menciderai rasa keadilan terutama bagi anggota Peradi yang baru lulus ujian setelah beberapa kali mengikuti ujian Peradi secara reguler. Apabila di bandingkan rekruitmen Peradi dengan perlakuan khusus maka jelas tampak timpang dan tidak adil. Mereka yang dengan sungguh-sungguh berjuang bahkan telah berulangkali mengikuti ujian seleksi anggota Peradi disamakan dengan mereka yang hanya sekali mengikuti ujian dengan perlakuan khusus langsung lulus. Untuk meraih sesuatu, dibutuhkan perjuangan yang tidak kenal kata menyerah dan bukan meminta dikasihani dengan perlakuan khusus sehingga hal ini menimbukan pertanyaan bahwa apabila seorang calon advokad dalam memperjuangan kepentingan sendiri saja semangat juangnya lemah, mudah putus asa dan mencari jalan pintas, bagaimana jika telah menjadi advokad memperjuangkan kepentingan kliennya?, Semoga hal ini dapat menjadi pertimbangan DPN PERADI dalam kebijakan rekruitmen anggota Peradi ke depan.
ujian ulang untuk peserta 2013 di peradiyerikho 24.09.13 15:08
saya sangat setuju untuk diadakannya ujian ulang bagi peserta ujian yang tidak lulus,ini semata-mata untuk mendapatkan rasa keadilan bagi peserta dari peradi,jangan hanya KAI yang diadakan ujian ulang,ini sangat jelas mencedarai konsistensi peradi kedepannya.
PERADI HARUS BERLAKU ADIL DAN BIJAK DALAM PERKRUTAN ADVOKAT.KAI BISA UJIAN ULANG APALAGI DARI PERADPUTTRA.SH.,MH 31.05.13 14:10
Kepada teman2 calon advokat Peradi yg tidak lulus ujian 2013, saya menghimbau pada rekan2 untuk mendesak PERADI untuk segera melaksanakan ujian ulang 2013 sebagiman yang telah dilaksanakan oleh calon advokat dari KAI (Sumber: www.Peradi.or.id.berita dan pengumuman kelulusan ujian ulang HER anggota KAI 2013), berdasarkan sumber tersebut sudah selaknya Peradi melaksanakan ujian ulang (HER) KEPADA CALON ADVOKAT PERADI YG TIDAK LULUS 2013. karena salah satu bentuk perwujutan Indonesia sebagai Negara Hukum adalah perlakuan dan kesamaan hak dihadapan Hukum dan Hukum tidak memihak, oleh karena itu PERADI sebagi satu-satunya organisasi yg diberi amanat oleh undang-undang untuk menjalankan uu no.18 tahun 2003 tentang ADVOKAT. untuk memperlakukan hal yg sama terhadap calon advokat peradi yang tidak lulus ujian 2013. apa bila peradi tidak melaksanakan ujian ULANG (HER) MAKA hal terebut sangat mencidrai rasa keadilan bagi para calon advokat dan PERADI telah berlaku tidak adil dan pilikasi. hal tersebut tentu akan mencoreng citra baik PERADI yg telah dibangun selam ini. untuk menghindari permasalahan kedepan, sudah selayaknya PERADI menampung semua aspirasi anggota dan calon anggota advokat yg telah memilih Peradi dan mendukung PERADI sebagai wadah tunggal advokat Indonesia, agar kedepan tidak ada lagi organisasi yg dibentuk atas dasar memenfatkan situasi dan kondisi yg ada saat ini yg akan menimbulkan perpecahan serta kompelik kepentingan dimasa yg akan datang. dan kepada hukumonline saya harap juga dapat membantu rekan2 untuk menyampaikan aspirasi calon advokat PERADI DI SELURU INDONESIA. semoga dengan tulisan ini dapat mengguga HATI NURANI PARA PENGURUS PERADI SERATA PETINGGI PERADI UNTUK MENYELESAIKAN PERMASLAHAN INI DAN SEGERA MENGADAKAN UJIAN ULANG (HER) ADVOKAT PERADI 2013. TERIMAKASIH. HORMAT SAYA, TTD PUTRA,SH.,MH untuk sering lebih lanjut rekan2 dapat menghubungi saya di : 08131517416
Ujisan lulus kapan diambil sumpahnya.Sri Wijono. 02.12.12 22:13
Hasil ujian khusus sudah diumumkan, KTA S telah diberikan. tetapi KTA S berakhir sejak 30 April 2012. Pertanyaan pertama bagaimana cara perpanjangan KTA S yang sudah kadaluwarsa, jika tidak diperpanjang mengnaggu tidak bisa pekerjaan legislasi ? Pertanyaan kedua, kapan bisa diambil sumpahnya ?
ujian advokadbagus hariyawan, sh. 05.08.12 21:13
saya adalah pserta pkapa peradi yang telah lulus ujian advokad di kai namun belum mengikuti ujian advokad di peradi, ingin menanyakan apakah perlu saya mengikuti ujian advokad lagi di peradi ? demikan pertanyaan saya untuk dimaklumi, mohon penjelasannya dan terima kasih sebelumnya.
UJIAN KHUSUS 2Juv 05.08.12 01:03
Sekedar saran untuk DPN Peradi, agar diadakan lagi Verifikasi dan Ujian Khusus untuk memberikan kesempatan bagi sekitar 6000 sisa anggota KAI yang belum verifikasi. Kesempatan terakhir. Agar semua anggota KAI tobat dan kembali ke Peradi, dan akhirnya KAI lenyap (mau tak mau) karena ditinggalkan anggotanya. Sekali lagi ini hanya sekedar saran. Kurang lebihnya mohon maaf. Bravo Peradi!!!
Ujian KhususNovel 03.08.12 21:03
Sekedar saran untuk DPN Peradi, kalau bisa diadakan lagi pendaftaran Ujian Khusus bagi anggota KAI yang belum sempat Verifikasi dan Ujian Khusus kemarin. Biar habis semua sisa anggota KAI yang jumlahnya sekitar 6000an orang, semuanya Verifikasi dan migrasi ke Peradi. Biar tidak ada lagi yang mengusik keberadaan Peradi sebagai wadah tunggal. Ujiannya disamakan waktunya dengan peserta yang ikut ujian ulang. Sekedar saran. Terima kasih dan Bravo Peradi.

Kirim Tanggapan
Nama
Email
Judul
Tanggapan
Jika anda member Hukumonline, silahkan login, atau Daftar ID anda.