hukumonline
Rabu, 12 Desember 2012
CSR Dinilai Masih Belum Optimal
HOT (HOLE)
Dibaca: 721 Tanggapan: 0

 

Implementasi tanggung jawab sosial perusahaan, yang lebih lazim disebut corporate social responsibility (CSR), dianggap masih belum optimal. Ruly Maryanti, senior advisor di Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH, menyatakan, CSR di Indonesia hanya sekadar dilakukan dengan kegiatan yang bisa disorot media.

“CSR di Indonesia masih abu-abu, karena tidak menekankan pada kebutuhan jangka panjang. Banyak perusahaan hanya melakukan kegiatan CSR yang bisa diliput oleh wartawan, misalnya khitanan massal,” ujar Ruly, saat peluncuran buku karya IBR Supancana, guru besar FH Unika Atmajaya, di Jakarta, Rabu (12/12).

Ruly menekankan bahwa CSR yang sustainable harus bisa terwujud di Indonesia. Tak hanya itu, kata Ruly, pemerintah daerah juga hendaknya tidak sekadar melihat CSR sebagai sumber dana untuk kegiatan pemerintahan, tetapi juga untuk kebutuhan jangka panjang di daerah masing-masing.

“Misalnya, CSR harus bisa berperan untuk MP3EI. Juga dengan kehadiran community college pada saat ini, bagaimana peran CSR di dalamnya? Karena itu, CSR harus sesuai dengan kebutuhan daerah dan dimanfaatkan untuk bersama,” terang Ruly.

Share:
tanggapan
Belum ada tanggapan untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Tanggapan
Nama
Email
Judul
Tanggapan
Jika anda member Hukumonline, silahkan login, atau Daftar ID anda.