Rabu, 12 Desember 2012
CSR Dinilai Masih Belum Optimal
HOT (HOLE)
Dibaca: 1166 Tanggapan: 0

 

Implementasi tanggung jawab sosial perusahaan, yang lebih lazim disebut corporate social responsibility (CSR), dianggap masih belum optimal. Ruly Maryanti, senior advisor di Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH, menyatakan, CSR di Indonesia hanya sekadar dilakukan dengan kegiatan yang bisa disorot media.

“CSR di Indonesia masih abu-abu, karena tidak menekankan pada kebutuhan jangka panjang. Banyak perusahaan hanya melakukan kegiatan CSR yang bisa diliput oleh wartawan, misalnya khitanan massal,” ujar Ruly, saat peluncuran buku karya IBR Supancana, guru besar FH Unika Atmajaya, di Jakarta, Rabu (12/12).

Ruly menekankan bahwa CSR yang sustainable harus bisa terwujud di Indonesia. Tak hanya itu, kata Ruly, pemerintah daerah juga hendaknya tidak sekadar melihat CSR sebagai sumber dana untuk kegiatan pemerintahan, tetapi juga untuk kebutuhan jangka panjang di daerah masing-masing.

“Misalnya, CSR harus bisa berperan untuk MP3EI. Juga dengan kehadiran community college pada saat ini, bagaimana peran CSR di dalamnya? Karena itu, CSR harus sesuai dengan kebutuhan daerah dan dimanfaatkan untuk bersama,” terang Ruly.

Belum ada tanggapan
NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.