Senin, 03 Juni 2013
Kenaikan BBM di Bulan Juni Kurang Ideal
FAT
Dibaca: 1020 Tanggapan: 0

Bank Indonesia (BI) menyatakan, rencana pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada bulan Juni, bukanlah waktu yang tepat. Menurut Gubernur BI Agus Martowardojo, waktu yang paling tepat menaikkan harga BBM adalah di bulan April karena berbarengan dengan masa panen dan momentum terjadinya deflasi.

"Kalau kita melakukan penyesuaian harga BBM di bulan Juni, memang itu sesuatu yang harus dilakukan, tetapi tidak ideal. Karena, idealnya memang dilakukan pada bulan April pada saat secara umum sedang panen dan ada deflasi," kata Agus di Komplek Parlemen di Jakarta, Senin (3/6).

Ia mengatakan, setelah kebijakan BBM terealisasi, BI akan mengantisipasi dan proaktif dalam berkoordinasi dengan pemerintah. Tujuannya agar dapat mengurangi dampak buruk akibat kenaikan harga BBM tersebut. Menurutnya, setelah BBM naik pada bulan Juni, maka inflasi tertinggi pasca kenaikan harga BBM di 2013 akan terjadi pada bulan Juli.

Tapi sayangnya, Agus belum bisa mempublikasikan kisaran inflasi di bulan Juli tersebut. "Saya hanya ingin sampaikan bahwa penyesuaian harga BBM adalah sangat utama dan kami melihat current account defisit akan bisa dicapai di bawah tiga persen di 2013," pungkasnya.

Belum ada tanggapan
NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.