Sabtu, 28 September 2013
Ratusan Notaris Sumsel Adakan Konferwil Pilih Ketua
ANT
Dibaca: 1555 Tanggapan: 0

Ratusan notaris yang tergabung dalam Ikatan Notaris Indonesia wilayah Sumatera Selatan berkumpul menggelar konferensi wilayah di Palembang, Sabtu, untuk memilih ketua organisasi profesi tersebut masa bakti 2013-2016.

Dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sumatera Selatan itu ada empat kandidat yang bertarung memperebutkan kursi Ketua INI provinsi setempat yakni Kemas Abdullah, Irlandia, Elma, dan Juhaidi, kata Ketua Panitia Pelaksana Ahmad Syarifuddin.

Untuk menjaga pelaksanaan pemilihan ketua berlangsung tertib dan terbebas dari intimidasi dari pihak manapun, pengurus INI pusat menugaskan perwakilannya Firdhonal untuk mengawasi seluruh rangkaian konferwil mulai dari evaluasi pelaksanaan tugas, penyusunan program kerja, pertanggunjawaban pengurus lama, hingga pemilihan pengurus baru, katanya.

Dijelaskannya, dalam konferwil tersebut mengusung tema "Menyatukan perbedaan dalam kebersamaan sebagai notaris yang profesional, mandiri, bermartabat, dan bertanggung jawab".

Organisasi profesi tersebut berupaya menjadi pembina yang baik dalam mendorong notaris di daerah ini menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pejabat umum secara profesional memenuhi ketentuan berlaku.

Melalui pertemuan anggota INI Sumsel dalam konferwil, diharapkan dapat terjalin hubungan lebih harmonis sesama notaris, menghasilkan program kerja yang dapat membawa harum nama organisasi dan notaris secara umum, serta pengurus organisasi profesi memehuni harapan mayoritas anggota, kata Syarif.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemhukham) Sumsel Budi Sulaksana pada acara pembukaan konferwil itu mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan pembinaan terhadap notaris yang telah diberikan izin praktik guna menjaga profesionalisme pejabat umum pembuat akta itu.

"Dalam praktik melakukan pelayanan kepada masyarakat kemungkinan terjadi hal-hal di luar ketentuan, untuk itu melalui pembinaan secara rutin diharapkan sesuatu yang dinilai menyimpang dari tugas diamanatkan negara kepada notaris bisa cepat diluruskan dan tidak menjadi permasalahan serius," ujarnya.

Menurut Budi, organisasi profesi notaris harus mampu melindungi anggotanya, oleh karena itu diperlukan ketua dan pengurus yang mendapat dukungan penuh dari anggota sehingga dapat menjalankan organisasi secara maksimal.

Untuk melakukan pembinaan terhadap notaris, selain menurunkan petugas Kanwil Kemhukham Sumsel, pihaknya juga berupaya mendorong organisasi profesi notaris serta Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris di masing-masing kabupaten dan kota untuk melakukan fungsi pengawasannya secara maksimal.

Melalui upaya tersebut diharapkan notaris sebagi pejabat umum dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai undang-undang serta lebih profesional, sehingga daerah ini bisa terus terbebas dari notaris "nakal".

Menurutnya, hingga sekarang ini tercatat 239 notaris yang telah mengantongi izin praktik di wilayah kerja Kanwil Kemhukham Sumatera Selatan.

"Para notaris tersebut sebagain besar terkonsentarsi di Kota Palembang yakni mencapai 129 orang, sedangkan 110 notaris lainnya tersebar di 14 kabupaten dan kota lainnya.

Belum ada tanggapan
NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.