Selasa, 01 Oktober 2013
Pemerintah Yakin Pasar Indonesia Sudah Antisipasi Shutdown AS
FAT
Dibaca: 739 Tanggapan: 0

Pemerintah yakin pelaku pasar di Indonesia sudah mengantisipasi kemungkinan terhentinya (shutdown) aktivitas pemerintah federal Amerika Serikat secara parsial. Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, antisipasi ini dilakukan untuk mencegah agar dampak dari shutdown tak langsung dirasakan perekonomian dalam negeri.

"Saya kira karena pasarnya saya lihat sudah antisipasi, saya kira unlighty. Pasti ada solusi, saya yakin," kata Chatib di Komplek Parlemen di Jakarta, Selasa (1/10).

Sebagaimana diberitakan bloomberg, pemerintah Amerika Serikat kembali mengalami penghentian secara parsial aktivitasnya. Penghentian ini terjadi setelah Kongres Amerika Serikat gagal mencapai kesepakatan kenaikan plafon utang (debt ceiling), untuk menghindarkan Amerika Serikat gagal bayar (default).

Terhentinya aktivitas pemerintah Amerika Serikat secara parsial setidaknya dapat merugikan perekonomian domestik AS$300 juta per hari. Meski jumlah ini masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan total perekonomian AS sebesar AS$15,7 triliun, tapi shutdown tersebut dipercaya dapat mempengaruhi sentimen bisnis dan kepercayaan. Terlebih lagi menjelang negosiasi kenaikan plafon utang dua pekan mendatang yang memiliki dampak lebih dahsyat bagi pasar keuangan global.

Belum ada tanggapan
NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.