Jumat, 04 Oktober 2013
Sekjen MK dan KPK Benarkan Penemuan Narkoba
Ada ganja dan obat-obatan terlarang di ruang kerja Akil.
ASH/ANT
Dibaca: 1709 Tanggapan: 2
Sekjen MK dan KPK Benarkan Penemuan Narkoba
Gedung MK. Foto: SGP

Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi Janedjri M Gaffar membenarkan adanya penemuan barang bukti diduga ganja dan obat-obatan terlarang di ruang kerja Ketua MK Akil Mochtar oleh penyidik KPK, Kamis (3/10) malam.

"Berdasarkan berita acara yang disampaikan KPK, memang benar dikatakan seperti itu (ditemukan benda diduga ganja dan obat-obatan terlarang)," kata Janedjri di Gedung MK, Jakarta, Jumat (4/10).

Dia mengatakan benda yang diduga ganja tersebut berjumlah tiga linting, di mana satu linting di antaranya sudah bekas pakai. Sedangkan obat-obatan terlarang yang ditemukan diduga jenis inex berjumlah dua butir berwarna hijau dan ungu.

Barang bukti tersebut ditemukan di meja kerja Akil Mochtar, di lantai 15 Gedung MK, tepatnya di dalam laci sebelah kiri nomor dua. Seluruh barang itu terdapat di dalam bungkus rokok.

"Laci itu memang tidak ada kuncinya," kata dia.

Janedjri menegaskan pihaknya tidak dalam posisi membenarkan barang itu milik Akil Mochtar atau bukan. Benda tersebut menurut dia telah diantarkan langsung ke Badan Narkotika Nasional sore hari ini sesuai perintah Wakil Ketua MK Hamdan Zoelva.

"Barang tersebut diantarkan ke BNN, untuk diteliti apakah benar ganja dan inex atau bukan. Itu bukan kapasitas saya untuk memastikan," kata dia.

Janedjri menjelaskan bahwa di ruangan tempat benda tersebut ditemukan memang tidak terdapat kamera CCTV. Dia juga tidak ingin mengatakan apakah ada kemungkinan benda tersebut diletakkan seseorang atau tidak.

"Saat penyidik KPK masuk jelas staf saya mendampingi. Penyidik memang minta didampingi," ujarnya.

Terkait kemungkinan Akil Mochtar benar menggunakan narkotika atau sejenisnya, Janedjri tidak bisa memastikan. Dia hanya mengetahui bahwa Akil Mochtar telah berhenti merokok dua tahun lalu.

Terpisah, KPK membenarkan ditemukannya narkoba jenis ganja dan pil ekstasi dalam penggeledahan ruang kerja Akil. Johan mengatakan proses penggeledahan yang berlangsung selama hampir sembilan jam mulai Kamis (3/10) pukul 17.00 WIB hingga Jumat pukul 01.40 WIB, disaksikan oleh pejabat MK di antaranya Kepala Biro Protokol MK serta pegawai MK dan sekuriti MK.

Namun, karena barang yang ditemukan ini di luar objek penyidikan KPK, maka penyidik KPK menyerahkan barang-barang tersebut kepada Koordinator Kepala Keamanan MK dari Kepolisian Kompol Edi Suyitno. Penemuan narkoba ini langsung dimasukkan dalam berita acara di MK.

Mantan Ketua MK Mahfud MD menyayangkan bekas ruangan kerjanya tak lagi menjadi simbol penegakan hukum. Sebab, kini ruangan kerja itu telah disegel KPK.

“Ya saya kecewa terutama (bekas) ruangan saya itu disegel. Dulu ruangan saya itu dianggap simbol penegakan hukum dan kewibawaan. Tetapi kini disegel KPK karena ketuanya diduga tidak bersih. Ya mengecewakan,” kata Mahfud di Gedung MK.

Mahfud juga menyinggung ditemukannya barang-barang terlarang berupa ganja dan ekstasi di ruangan Akil. “Saya juga malu. Ada barang yang tidak benar seperti itu. Saya belum dapat konfirmasi informasi itu ke KPK, baru melihat dari media saja. Kalau itu benar, saya malu,” ujar Mahfud.

Sekjen MK dan KPK Benarkan Penemuan Narkoba
 - Sangkan MTS
05.10.13 13:04
Wajar bila nasionalisme rakyat Indonesia saat ini memudar, sebab para pejabat di pemerintahan memiliki moral yang jelek dan saling bahu membahu menutupi kebobrokan yang ada. Ganja dan ineks dari laci ketua MK, tak mungkin barang haram itu milik Mahmud MD sebab beliau adalah mantan Ketua MK. Apa Sekjen MK tak bisa membedakan daun ganja dengan rumput jepang, sehingga membela Ketua MK dengan sebutan telah berhenti merokok selama 2 tahun. "Pak Sekjen MK jangan pura-pura lupi (lugu-lugu pukimak), saat ini banyak pengguna narkoba seperti sabu ataupun ganja tidak merokok dalam kehidupannya sehari-hari." Saran saya, Sdr Akil Mukthar tak perlu lagi menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor. Ketua MA langsung keluarkan penetapan untuk memancung kepala Akil Mukthar . Ini akan menjadi pelajaran yg cukup berharga bagi para pejabat yang korup dan memiliki moral jelek
menanti pernyataan akil
 - selamatkan Indonesia
05.10.13 08:35
publik sedang menantikan Akil Mokhtar menggelar pernyataan yang bunyinya, “saya Akil Mochtar dengan segenap kesadaran menyatakan bahwa alasan penangkapan yang dilakukan KPK terhadap saya adalah benar adanya dan dengan ini menyatakan pula penyesalan yang mendalam karena tindakan saya itu merupakan pengkhianatan terhadap amanah dan kepercayaan rakyat, bangsa dan negara Indonesia yang diletakkan dipundak saya sebagai ketua lembaga tinggi negara (ketua Mahkamah Konstitusi). Tidak ada hukuman yang pantas saya terima kecuali...mati sebagai penebusan atas nyawa para pahlawan reformasi yang melahirkan Mahkamah Konstitusi dan nyawa para pahlawan yang melahirkan negeri ini. Bahkan matipun belum cukup sebagai harga yang harus saya bayar untuk menebus sukma negeri yang tercabik-cabik akibat perbuatan saya, tapi mati sebagai hukuman yang saya terima mudah-mudahan dapat menjadi contoh yang serius bagi pimpinan lembaga tinggi negara agar mereka menghentikan melakukan korupsi dan menyalahgunakan narkoba sejak sekarang ini. Menyelamatkan tubuh dan nyawa saya dari hukuman mati akan merugikan bagi upaya mengembalikan moral dan kepercayaan rakyat pada pemimpin bangsa dan pemimpin lembaga-lembaga negara juga terhadap keluarga saya. Saya ikhlas lahir batin menjalani hukuman mati dan kepada keluarga, saya minta untuk berdoa dan bermohon kepada Tuhan Yang Maha Esa mudah-mudahan hukuman mati yang saya jalani dapat mengurangi dosa-dosa saya.
NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.