Selasa, 08 Oktober 2013
KPK Geledah Kantor Adik Gubernur Banten
ANT
Dibaca: 1287 Tanggapan: 0

Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah kantor adik Gubernur Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana terkait kasus suap sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) kabupaten Gunung Mas dan Lebak. "Benar kemarin sore (7/10) sejak pukul 15.00 WIB hingga hari ini (8/10), pukul 01.00 WIB dinihari, penyidik KPK menggeledah kantor milik tersangka TCW (Tubagus Chaeri Wardana)," kata juru bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Selasa (8/10).

Kantor tersebut bernama PT Bali Pasific Pragama yang terletak di Gedung The East lantai 12 no 5 Mega Kuningan Jakarta Selatan. Perusahaan itu diketahui menjadi kontraktor sejumlah proyek infrastruktur. "Penyidik menyita 15 kotak dokumen," tambah Johan.

Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap kepada Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif Akil Mochtar terkait dengan sengketa pilkada kabupaten Lebak.

Namun pengacara Wawan kemarin membantah keterlibatan Wawan dalam pilkada Lebak, sedangkan Susi juga tidak menjadi pengacara pihak yang bersengketa di Lebak melainkan menjadi pengacara untuk sengketa pilkada Serang. Walikota Serang saat ini diketahui adalah Tubagus Haerul Jaman yang merupakan adik tiri Ratu Atut.

Ada sejumlah anggota keluarga Atut yang menduduki jabatan pemerintahan di provinsi Banten dan tingkat pusat. Mereka adalah Hikmat Tomet (suami Atut) yang menjadi anggota Komisi V DPR, Andhika Hazrumy (anak pertama Atut) sebagai anggota DPD dari Provinsi Banten, Ade Rosi Khairunnisa (Istri Andhika) yaitu Wakil Ketua DPRD Kota Serang.

Selanjutnya Andiara Aprilia Hikmat (anak kedua Atut) menjadi calon anggota DPR, Tanto Warsono Arban (suami Andiara) menjadi calon anggota DPRI, Heryani (ibu tiri Atut) menjabat Wakil Bupati Pandeglang, Ratu Tatu Chassanah (adik kandung Atut) yaitu Wakil Bupati Serang, Tubagus Chaerul Jaman (adik tiri Atut) menjabat sebagai Wali Kota Serang serta Airin Rachmi Diany (istri Wawan) yaitu Wali Kota Tangerang Selatan.

Belum ada tanggapan
NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.