Sabtu, 25 April 2015
Polemik Tender Paling Banyak Dilaporkan ke KPPU
ANT
0

Polemik tender dalam pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan sejumlah instansi pemerintah merupakan masalah yang paling banyak dilaporkan ke Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Medan.

"Sekitar 75 persen masalah dilaporkan berkaitan dengan proses tender," kata Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Medan Abdul Hakim Pasaribu sosialisasi kinerja di Medan, Jumat.

Subjek yang dilaporkan itu umum berkaitan dengan tender konstruksi seperti pembangunan gedung dan jalan, serta pengadaan alat kesehatan dan pendidikan.

"Kalau masalah perdagangan, pengaduannya relatif sedikit," katanya.

Umumnya, kata dia, pengaduan tersebut berisi tentang dugaan persekongkolan panitia dengan perusahaan tertentu dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Meski pengaduan sangat banyak, tetapi KPPU tidak selalu memprosesnya karena harus diawali dengan penemuan bukti permulaan yang cukup.

Selain itu, setiap masuk laporan yang masuk harus dipelajari terlebih dulu untuk memastikan masalahnya menjadi kompetensi KPPU atau lembaga lain.

"Kalau masuk, dipelajari lagi tentang kemungkinan untuk dilanjutkan dengan mempelajari bukti-bukti," kata Pasaribu.

Selain penegakan hukum untuk memberikan keadilan dalam persaingan usaha, KPPU Medan juga memberikan saran dan rekomendasi terhadap instansi pemerintah yang dilaporkan tersebut.

"Jika tidak ditanggapi, kami akan menyampaikan hal itu ke Kementerian Dalam Negeri," katanya.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.