Rabu, 11 November 2015
Pengacara Dipecat Setelah Menghina Klub Liverpool
Pemecatan diumumkan melalui akun berbagi video, Youtube.
RZK
Dibaca: 8560 Tanggapan: 0
Pengacara Dipecat Setelah Menghina Klub Liverpool
Clive O'Connell saat diwawancarai Neeks Sports. Foto: Youtube
Clive O’Connel adalah seorang pengacara yang juga penggila olahraga sepakbola. Clive adalah fans berat klub liga primer Chelsea. Namanya fans berat, tentunya apapun yang terjadi Chelsea akan selalu dibela Clive. Begitupun ketika klub kesayangannya kalah dalam sebuah pertandingan.
 
Akhir Oktober 2015 lalu, Clive menonton langsung pertandingan antara Chelsea kontra Liverpool. Walaupun bermain di kandang, Stadion Stamford Bridge, klub dengan julukan “The Blues” itu malah keok. Liverpool berhasil menjebol tiga kali gawang Chelsea yang dikawal Asmir Begovic. Chelsea hanya membalas dengan satu gol.  
 
Usai pertandingan, Clive dicegat oleh seorang reporter dari Neeks Sports. Dalam wawancara yang direkam secara video dan juga ditayangkan di laman Youtube, Clive dimintai komentar tentang hasil pertandingan. Awalnya, Clive hanya memuji kapabilitas Jose Mourinho selaku Manajer Chelsea, tetapi kemudian terlontar lah pernyataan negatif tentang Liverpool.
 
“Those scum Scouse idiots, those nasty horrible people (Mereka, orang-orang Scouse bodoh, sampah, dan buruk, RED),” ucap Clive berapi-api dalam video wawancara berdurasi 2 menit 32 detik itu, sebagaimana diwartakan www.abajournal.com.
 
Sekadar informasi, merujuk pada kamus online Oxford, Scouse adalah dialek atau aksen khas dari orang-orang Liverpool.    
 
Sial bagi Clive, wawancara dengan Neeks Sport ternyata berbuah pemecatan dari kantor law firm tempat dia bekerja, Goldberg Segala. Uniknya, pemecatan Clive diumumkan melalui Youtube oleh sang Managing Partner, Rick Cohen. Clive sebenarnya sudah menyampaikan permintaan maaf, tetapi Goldberg Segala keukuh memecat pengacara di bidang asuransi itu.
 
Video pemecatan Clive dengan durasi 1 menit 13 detik itu diunggah 8 November 2015, atau kurang lebih sepekan setelah pertandingan Chelsea vs Liverpool atau wawancara Clive dengan Neeks Sport.
 
“Pada saat merekrut staf, saya selalu bilang bahwa law firm Goldberg Segala spesial karena orang-orang yang akan bergabung disyaratkan tidak hanya harus hebat dalam pekerjaan, tetapi juga harus menjadi manusia yang lebih baik,” papar Rick dalam video pengumuman pemecatan tersebut.
 
Rick juga menegaskan bahwa nilai-nilai yang dijunjung oleh law firm Goldberg Segala adalah siapapun yang terafiliasi dengan Goldberg Segala harus selalu menunjukkan hormat kepada klien, pengadilan, rekan kerja, dan masyarakat.
 
“Komentar Clive O’Connell (dalam video wawancara dengan Neeks Sport) tidak sejalan dengan etos law firm Goldberg Segala. Pernyataan dia menyerang, datar, dan simpel. Atas alasan itu, kami telah mengakhiri kemitraan dengan Tuan O’Connell, segera efektif,” Rick menjelaskan alasan pemecatan Clive.
 
Atas pemecatan tersebut, kepada laman berita Evening Standard, Clive menolak berkomentar. “Saya tidak punya hak bicara, silakan hubungi Goldberg Segalla.”
 
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.