Selasa, 24 Mei 2016
Liputan Eksklusif
Mundi Avocat 2016, PERADI FC Finish Peringkat 28
Tim Thailand menjadi tim asal benua Asia terbaik dengan menempati peringkat 17.
ALI
Dibaca: 25988 Tanggapan: 0
Mundi Avocat 2016, PERADI FC Finish Peringkat 28
Skuat PERADI FC berfoto bersama lengkap dengan tim official. Foto: PERADI FC
Kompetisi Piala Dunia Sepakbola untuk advokat (Mundi Avocat) 2016 resmi berakhir. Keluar sebagai juara untuk kategori Classic adalah tim advokat asal Brasil, Feras Da Babilonia. Sementara satu-satunya wakil Indonesia, tim sepakbola Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI FC) finish di urutan ke 28.
 
Feras Da Babilonia meraih gelar juara setelah mengalahkan tim sepakbola asal Rumania, Dacia Felix di babak final. Sedangkan, di posisi ketiga dan keempat berturut-turut ditempati oleh tim sepakbola Rio De Janeiro Advogados (Brasil) dan Ankara (Turki).
 
Selain itu, beberapa tim yang mengalahkan tim PERADI FC di babak penyisihan (Grup A) tidak ada yang berhasil menembus babak semifinal. Juara Grup A, Istanbul Bar Football Team yang sempat mengalahkan PERADI FC dengan skor 8-0 harus puas berada di peringkat delapan klasemen akhir.
 
Lalu, tim sepakbola advokat asal Aljazair, ASAA, yang membantai PERADI FC dengan skor 12-0 malah hanya berada di peringkat ke-12. Sedangkan, tim sepakbola Mexico Torreon yang menaklukan PERADI FC dengan skor 5-0 berada di peringkat 20 klasemen akhir.
 
Prestasi  PERADI FC yang berada di peringkat ke-28 masih di bawah beberapa tim asal Asia. Misalnya, negara tetangga, Thailand menampati posisi ke-17 melalui tim Lawyers Council of Thailand. Ini merupakan prestasi tertinggi tim asal Asia di kompetisi Mundi Avocat kategori classic.
 
Sebagai informasi, tim Lawyers Council of Thailand merupakan gabungan dari tim Lawyers Council Football Club (Thailand) yang menjuarai Piala Asia Lawyers 2015 lalu dan Council of Thailand yang berada di peringkat keempat kompetisi yang sama.
 
Tim-tim asal Asia lainnya bahkan tidak berhasil menembus peringkat 18 besar. Tim advokat asal Tokyo (Jepang) berada di peringkat 19, Dacheng Shanghai (Tiongkok) di peringkat ke-21, tim asal Korea di peringkat 22, Japan United di peringkat ke 25, sertaTianjin Bar Association Unit asal Tiongkok berada di posisi paling buncit, peringkat ke-29.
 
Sebelumnya, Pelatih PERADI FC Aji Ridwan Mas mengatakan bahwa  hasil yang dicapai oleh PERADI FC ini harus bisa dijadikan pengalaman untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi ke depan. Ia menyarankan agar Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI bisa menyelenggarakan kompetisi internal agar bisa mencari bibit-bibit advokat muda yang bisa memperkuat tim sepakbola PERADI FC pada kompetisi-kompetisi internasional selanjutnya.
 
Hasil Lengkap Mundi Avocat 2016 Kategori Classic
Peringkat Tim Peringkat Tim
1 Dacia Felix 16 Barreau De Marseille
2 Feras Da Babilonia 17 Lawyers Council of Thailand
3 Rio De Janeiro Advogados 18 Avocat Blida Foot (ABF)
4 Ankara 19 Tokyo
5 OAB Para 20 Mexico Torreon
6 ASA Bucaresti 21 Dacheng Shangai
7 Lomas De Zamora 22 Korea
8 Istanbul Bar Football Team 23 Barreau De Paris
9 Maple Leaf FC 24 Trinidad and Tobago Lawyer
10 Bosphorus 25 Japan United
11 ASA Avocat Sportifs D’Alger 26 A.S.D. Palermo Forense 2014
12 ASAA 27 Les Lions De Volubilis
13 ASDAP Palermo 28 PERADI FC
14 Golden Horn 29 Tianjin Bar Association Unit
15 Barreau De Boumerdes    
Sumber: Situs resmi Mundi Avocat 2016
 
Sebagai informasi, kategori yang diikuti oleh PERADI FC adalah jenis classic dengan aturan pemain tanpa batasan umur dalam format pertandingan 2 x 35 menit dengan jeda istirahat 10 menit.
 
Di kategori lain, beberapa tim yang keluar sebagai juara adalah: Tel Aviv asal Israel (Kategori Master, pemain dengan batas umur 35 tahun ke atas dengan jumlah pemain 11 orang berdurasi 2 x 30 menit), Murcia asal Spanyol (Kategori Legend, pemain dengan batas usia 45 tahun ke atas dengan jumlah pemain 11 orang berdurasi 2 x 30 menit), dan OAB RJ Barra da Rijuca asal Brasil (Kategori Five, pemain lima orang berdurasi 2 x 20 menit dan 2 x 30 menit). 
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.