Senin, 05 September 2016
Polisi Tangkap Kelompok Pengajar Ilmu Kebal untuk Tawuran
ANT | Sandy Indra Pratama
Dibaca: 93197 Tanggapan: 0
Petugas Polsek Jagakarsa mengamankan pimpinan dan pengikut Kelompok Mahesa Kurung yang diduga mengajarkan ilmu kebal kepada remaja untuk tawuran di daerah Lenteng Agung Jakarta Selatan.
 
"Sebanyak tiga orang yang diduga Kelompok Mahesa Kurung dan barang yang ditemukan di lokasi kejadian terkait aktivitas kelompok itu diamankan di Polsek Jagakarsa untuk pengusutan lebih lanjut," kata juru bicara Polsek Jagakarsa Aiptu Khairul di Jakarta, kemarin.
 
Khairul menjelaskan petugas kepolisian menindaklanjuti pesan singkat yang beredar di media sosial terkait adanya kelompok bermotor "Geng Motor Inggris" di wilayah Jagakarsa dan Pasar Minggu Jakarta Selatan.
 
Kelompok berisi remaja itu berjumkah 30 orang berboncengan membawa senjata tajam berkeliaran kemudian dua kali menyerang warga di pinggir jalan.
 
Informasi itu menyebutkan kegiatan remaja tersebut diduga untuk menguji ilmu kebal dan perantara jimat yang didapat setelah belajar pada Kelompok Mahesa Kurung.
 
Khairul menuturkan pesan singkat tersebut menginformasikan peserta Kelompok Mahesa Kurung mengikuti pelatihan dengan guru bernama Wisnu pada suatu tempat dekat bengkel cat depan Stasiun Tanjung Barat Lenteng Agung.
 
Menanggapi informasi itu, Kapolsek Jagakarsa Komisaris Polisi Sri Bhayangkari memerintahkan Kanit Intelkam dan Kanit Reskrim menyelidiki kegiatan tersebut.
 
Pihak Polsek Jagakarsa mendapatkan data kegiatan Kelompok Mahesa Kurung berada di RT03/01 Kelurahan Lenteng Agung Jakarta Selatan.
 
"Kegiatan itu dilakukan seminggu sekali pada malam Sabtu dengan latihan dan pengajian yang dipimpin Bayu," ujar Khairul.
 
Kegiatan itu menurut Khairul diikuti puluhan remaja berasal dari Lenteng Agung dan sekitarnya dengan kegiatan latihan belajar ilmu kebal dan pengasih pada malam hari.
 
Selanjutnya, petugas Polsek Jagakarsa dipimpin Kapolsek mendatangi lokasi yang dijadikan tempat kegiatan itu pada Jumat pekan lalu pukul 23.00 WIB.
 
Petugas tidak menemukan kumpulan remaja karena diduga informasi penggerebekan itu telah bocor namun polisi mengamankan Bayu Aji Prakoso yang diduga pimpinan Mahesa Kurung bersama dua pengikutnya yang masih dibawah umur.
 
Polisi juga menyita satu bilah keris kecil, dua tasbih, wembikan isim atau jimat, 14 pasang buluh perindu, satu kemenyan, lima butir batu akik dan tujuh botol minyak wangi.
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.