Senin, 10 Oktober 2016
Kembaran Korban Mirna Yakin Jessica Dihukum Berat
"Saya yakin hakim bijak dan adil menjatuhkan vonis seumur hidup," kata Shandy saudara kembar Mirna melalui keterangan tertulis di Jakarta, akhir pekan lalu.
ANT | Sandy Indra Pratama
Dibaca: 3418 Tanggapan: 0
Kembaran Korban Mirna Yakin Jessica Dihukum Berat
Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso mengikuti sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan ketarangan saksi ahli yaitu ahli psikologi klinis Antonia Ratih Andjayani di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (15/8).

Keluarga korban pembunuhan menggunakan senyawa sianida Wayan Mirna Salihin berharap majelis hakim bersikap menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Jessica Kumala Wongso.
 
"Saya yakin hakim bijak dan adil menjatuhkan vonis seumur hidup," kata Shandy saudara kembar Mirna melalui keterangan tertulis di Jakarta, akhir pekan lalu.
 
Shandy menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Jessica dengan penjara 20 tahun tidak memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban dan tidak sebanding dengan meninggalnya Mirna.
 
Terlebih Jessica, menurut Shandy tidak memperlihatkan penyesalan seperti pembunuh berdarah dingin yang berpotensi membahayakan orang lain. "Dia tidak ada rasa penyesalan dan tidak mengakui perbuatannya, serta tidak ada permohonan maaf," tutur Shandy. (Baca juga: Otto Hasibuan: Saya Sudah Maafkan Ayah Mirna)
 
Shandy khawatir tuntutan JPU yang ringan mengancam dan membahayakan orang lain, serta keluarga almarhumah Mirna.
 
Adik kembar Mirna itu menilai Jessica seperti menderita amnesia saat jaksa menanyakan kecurigaan terdakwa saat menyimpan tas kertas (papper bag) dan menggerakkan gelas es kopi Vietnam di atas meja yang dikonsumsi Mirna.
 
Shandy menuturkan Jessica kerap menjawab lupa atau tidak ingat saat ditanya jaksa, namun terdakwa menjawab lancar ketika pengacaranya bertanya.

Sementara itu, pembacaan tuntutan terhadap terdakwa pembunuhan berencana Jessica Kumala Wongso sudah dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu pekan lalu. Penuntut Umum menuntut Jessica melanggar Pasal 340 KUHP, dan menuntut terdakwa hukuman 20tahun penjara. (Baca juga: Otto Menilai Jaksa Seharusnya Tuntut Bebas Jessica)
 
"Menyatakan Jessica terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Jessica.dengan pidana selama 20 tahun dikurangi masa tahanan," kata Jaksa Penuntut Melanie.
 
Tim jaksa memaparkan hal meringankan dan memberatkan bagi Jessica. Hal memberatkan adalah menyebabkan korban Wayan Mirna Salihin meninggal dunia dan memberikan kesedihan yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Jessica juga melakukan perencanaan secara matang,dan perbuatan tersebut dinilai keji karena membunuh sahabatnya sendiri.
 
"Perbuatan terdakwa Jessica adalah sadis karena tidak langsung membunuh tetapi menyiksa terlebih dahulu, dan tidak mengakui dan merasa bersalah," tambah Melanie.
 
Jaksa menyatakan tidak ada hal-hal yang dapat meringankan terdakwa Jessica. Sidang selanjutnya dengan agenda pembelaan atau pledoi akan digelar pekan ini, Rabu (12/10).


 
Belum ada tanggapan
NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.