Sabtu, 22 April 2017
Fotografer Hukumonline Juarai Photo Story “General News” di Ajang APFI 2017
Dalam judul foto “Tangisan Kebebasan” yang menceritakan seorang terpidana narkoba warga negara asing bebas dari penjara dan akhirnya diterbangkan ke negara asalnya di Ukraina.
RED
Dibaca: 10311 Tanggapan: 0
Fotografer Hukumonline Juarai Photo Story “General News” di Ajang APFI 2017
Resa Esnir (kedua dari kanan). Foto: Istimewa
Jumat (21/4) malam, menjadi hari terbaik bagi fotografer Hukumonline.com, Resa Esnir. Resa menjuarai salah satu kategori Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2017 yang mengangkat tema ‘Keberagaman’ tersebut. Karya yang dimenangkan oleh Resa adalah Photo Story dengan kategori General News.
 
Melalui karya berjudul “Tangisan Kebebasan”, Resa menyingkirkan nominator lainnya. Karya foto itu menceritakan perjalanan seorang terpidana narkoba warga negara asing di dalam penjara khusus perempuan dan akhirnya bebas terus diterbangkan ke negara asalnya di Ukraina.
 
Dalam ajang APFI 2017 ini, terdapat tujuh juri yang kompeten di bidang fotografi ditunjuk oleh panitia. Sebanyak 5.488 foto dikirimkan oleh 410 pewarta foto dan 127 peserta citizen journalism yang masuk dalam kompetisi ini. Selain itu, terdapat 37 karya multimedia yang dikirimkan oleh 26 peserta.
 
Ribuan foto tersebut harus memperbutkan tujuh kategori Foto Tunggal, tujuh Photo Story. Selain itu, ada kategori Citizen Journalism, Multimedia, Honorable Mention, Photo of The Years, Lifetime Achievement. Sedangkan untuk penghargaan foto terbaik Indonesia, juri sepakat memberikan anugerah tersebut kepada Jessica Wusyang.
 
Inilah daftar pemenang APFI 2017
Kategori Photo Story Juara
Kategori Art & Entertainment Agung Parameswara – Little Monsters
Kategori Daily Life Adhi Wicaksono - Bingkai Kebhinekaan, Yahudi di Indonesia
Kategori General News Resa Esnir – Tangisan Kebebasan
Kategori Environment & Nature Nova Wahyudi – Mereka Yang Terbuang
Kategori People in News Ramdani – TKI in Style
Kategori Sport Edi Ismail – Binaraga Jebor
Kategori Spot News Aditia Noviansyah – Teror Sarinah
Kategori Single Juara
Kategori Art & Entertainment Juara I : Maman Sukirman - Abadikan Momen Pesta Kembang Api
Juara II : Dedi Sinuhaji - Karmila Purba, Gadis Tangguh Penakluk Tong Setan
Juara III : Wienda Parwitasari - Three Generation
Kategori Daily Life Juara I : Dhoni Setiawan - Hadang Pemotor Nakal
Juara II : Adhi Wicaksono – Bertahan Di Perahu
Juara III: Sahrul Manda Tikupandang – Pasukan Orange
Kategori Environment & Nature Juara I: Edwin Agustian – Orangutan Terpanggang
JuaraII : Iggoy El Fitra – Evakuasi Harimau Sumatra
Juara III: Agatha Ginting – Erupsi Sinabung
Kategori General News Juara 1 : Bambang Ekoros Purnama – Mencari Tempat Berteduh
Juara II: Irsan Mulyadi – Perempuan Dalam Penggusuran
Juara III: Grandyos Zafna – Demo 411 Pecah
Kategori People in News Juara I: Irsa Triansyah – Tangis Histeris Zanette
Juara II: Wisnu Widiantoro – Jokowi dan Prabowo
Juara III: Wihdan Hidayat – Cium Tangan Mega
Kategori Sport Juara I: Kris Samiaji – Salto Kemenangan
Juara II: Rommy Pujianto – Ekspresi Para Juara
Juara III: Wahyudin – Terpukau
Kategori Spot News Juara I: Jessica Wusyang – Selamatkan Merah Putih
Juara II: Veri Sanovri – Teroris Thamrin
Juara III: Arie Basuki – Aksi Jalanan
Kategori Citizen Journalism Juara I : Muhammad Rifqi Riyanto – Korban Aksi Damai 4 November
Juara II: Achmad Basarrudin – Nonton Kiper
Juara III: Mukhamad Faies – Pengecekan Terakhir
Kategori Multimedia Juara I: Clara Prima – Arti Sebungkus Nasi
Juara II: Kurniawan Mas'ud – Adu Bagong
Juara III: Ramdani – Sebelum Kampung Tergusur
Photo of The Year Jessica Wusyang – Selamatkan Merah Putih
Honorable Mention Rodderick Adrian Moses – Suharti Srikandi Pantura
Penerima Lifetime Achievement Bedu Saini
Sumber: APFI 2017

Tantangan Fotografi
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam sambutannya mengapresiasi seluruh pemenang APFI 2017. Menurutnya, karya-karya yang ikut kompetisi ini semakin baik dari tahun ke tahun. APFI 2017 merupakan ajang yang dihadiri olehnya untuk kali kedua. “Dulu temanya kebakaran (APFI 2016 di Bandung), sekarang keberagaman. Saya apresiasi yang dilakukan teman-teman pewarta foto,” katanya.
 
Namun, Rudiantara mengingatkan, dengan semakin canggihnya teknologi, pewarta foto di Indonesia harus bisa beradaptasi karena awalnya foto snapshot akan berubah menjadi moving dan lama-lama menjadi movie. Hal ini dapat terjadi dalam lima tahun ke depan. “Ini menjadi tantangan bagi teman-teman pewarta foto. Ke depan multimedia yang dikedepankan,” katanya.
 
Hal serupa juga diutarakan oleh Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto. Ia berharap, pewarta foto dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman yang masuk ke era digital. “Saya harap bisa bertahan, realita gambar masih mewarnai kita sehari-hari. Selamat bagi pemenangnya,” pungkasnya.
Belum ada tanggapan
NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.