Sabtu, 25 November 2017
Lala Karmela, Aktris dan Musisi yang Melirik Profesi Corporate Lawyer
Keseriusan Karmela Mudayatri Herradura Kartodirjo memasuki dunia advokat ia buktikan dalam keikutsertaanya pada Ujian Profesi Advokat (UPA) akhir Oktober 2017 lalu.
Nanda Narendra Putra
Dibaca: 3405 Tanggapan: 0
Lala Karmela, Aktris dan Musisi yang Melirik Profesi Corporate Lawyer
Lala Karmela (Kanan) dan temannya Sarah Azilia saat mengikuti UPA gelombang ke-2 Oktober 2017 lalu. Foto: istimewa

Profesi advokat memiliki daya pikat tersendiri bagi para Sarjana Hukum, tak terkecuali  Karmela Mudayatri Herradura Kartodirjo. Aktris sekaligus musisi yang lebih dikenal dengan ‘nama panggung' Lala Karmela tak main-main terjun ke dunia profesi advokat ini. Dunia tarik suara dan seni peran memang melambungkan nama wanita yang lahir pada 2 April 1985 ini.

 

Penelusuran Hukumonline, sebelum aktif bernyanyi, Lala justru lebih dulu aktif pada beberapa judul sinetron remaja salah satunya Senandung Masa Puber. Kemudian selepas bermain sinetron, Lala bergabung dalam grup musik bernama Inersia dan berhasil mengeluarkan album bertajuk Bersama. Penampilan Lala dalam video musik ternyata mendapat animo yang tinggi. Bahkan, salah satu pengorbit artis dari Filipina mengkontrak Lala untuk rekaman beberapa lagu di negaranya.

 

Lala bertolak ke Filipina dan mulai berkarir sebagai penyanyi selepas merampungkan studi  Vokasi Sastra Inggris di Universitas Indonesia. Tiga tahun berkarir, Lala merilis album solo berjudul Stars di bawah label Warner Music Philippines. Pada akhir tahun 2009, Lala kembali ke Indonesia dan meneruksan karirnya sebagai penyanyi sekaligus aktris dengan mengenalkan nama pentasnya ‘Lala Karmela’.

 

Kiprahnya dalam seni peran pun cukup bersinar. Aktingnya pada beberapa film layar lebar, antara lain Seleb Kota Jogja (2008), Ngenest (2015), dan yang terakhir Bukaan 8 (2017) berhasil mengantar Lala mendapatkan sejumlah penghargaan. Di tengah kesibukan di dunia entertainment, Lala bahkan masih sempat mengambil studi Ilmu Hukum pada 2012. Setelah lulus mendapat predikat Sarjana Hukum pada 2016, Lala nampaknya serius menyelami ilmu hukum dan mulai mencoba terjun di dunia profesi advokat.

Baca Juga: Mau Sukses Ujian Advokat, Simak Tips dan Bocoran Berikut Ini

 

Penyelenggaran Ujian Profesi Advokat (UPA) gelombang ke-2 yang digelar akhir Oktober 2017 kemarin, lulusan Cumlaude dari Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya ini menjadi satu dari ribuan peserta UPA yang lain. Selepas UPA, Hukumonline berusaha menghubungi Lala untuk menanyakan sejumlah pertanyaan ringan. Berikut petikan wawancara singkatnya dengan Hukumonline:

 

Boleh diceritakan bagaimana ketika mengikuti UPA?

Ujian ini adalah tantangan dalam jejak aku menjalanj dunia hukum setelah tahun 2016 lalu lulus S-1 Hukum dari UNIKA Atma Jaya. Saya sudah banyak tanya teman-teman yang pernah menjalani UPA dan meminta materi-materi belajar mereka dahulu, dari situ saya banyak belajar dan latihan.

 

Ngerasa maksimal dengan prosesnya kemarin?

Saya belajar semaksimal saya bisa. I do my best, God will do the rest.

 

Yakin bakal lulus dong?

Dapat menjalaninya saja sudah bersyukur, saya PD [percaya diri] sudah memberi yang terbaik. 

 

Selepas lulus UPA, rencananya apa?

Langkah selanjutnya adalah mencoba lebih mendalami dunia lawyering melalui teman teman lawyer yang sudah menjalani. 

 

Kalau diminta memilih, ninggalin nyanyi atau lawyering?

Berpraktik belum pernah, makanya mau dicoba. Nyanyi bagian dari cinta dan passion saya terhadap musik, it will always be part of me as long as I live.

 

Minatkah terjun ke profesi lain, misalnya notaris?

Minat juga notaris, tapi saat ini ingin mencoba lawyering terlebih dahulu.

 

Menurut Lala, gimana sih kondisi hukum kita sekarang? Terutama peran advokat, seharusnya gimana?

Akan saya lihat nanti, untuk saat ini ada banyak pendapat subjektif dan objektif dari sekitar saya yang menjalani dunia ini juga. We'll see, I can say much for now until I experience it myself

 

Terakhir, lebih milih terjun sebagai advokat litigasi atau corporate?

Corporate lawyer.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.