Kamis, 08 Maret 2018
Lupa EFIN Ketika Ingin Lapor SPT Pajak? Ini Langkah yang Bisa Dilakukan
Dapat melakukan konfirmasi berupa NPWP, nama, alamat terdaftar, alamat email atau nomor telepon seluler dan Tahun Pajak SPT terakhir kepada petugas Kring Pajak.
M. Agus Yozami
0
Lupa EFIN Ketika Ingin Lapor SPT Pajak? Ini Langkah yang Bisa Dilakukan

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan membuka layanan pemberian informasi terkait pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan secara elektronik untuk meningkatkan kualitas layanan kepada Wajib Pajak.

 

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan, layanan tersebut mencakup layanan bagi Wajib Pajak yang lupa Electronic Filing Identification Number (EFIN) dan pembuatan kode billing serta kode verifikasi.

 

Hestu mengatakan Wajib Pajak yang lupa EFIN untuk mengisi e-filing dan e-form dapat melakukan konfirmasi berupa NPWP, nama, alamat terdaftar, alamat email atau nomor telepon seluler dan Tahun Pajak SPT terakhir kepada petugas Kring Pajak.

 

Bila data yang disampaikan cocok dengan data di sistem DJP, maka Wajib Pajak akan menerima email dari "[email protected]" yang berisi informasi EFIN dalam file dengan format PDF yang terproteksi dengan kata sandi.

 

Metode konfirmasi data juga dilakukan bagi Wajib Pajak yang mengalami kendala dalam mendapatkan kode pembayaran (kode billing) atau kode verifikasi penyampaian SPT. "Wajib Pajak harus menyampaikan NPWP dan paling sedikit dua data lainnya. Bila data yang disampaikan cocok dengan data yang ada pada sistem maka informasi kode billing atau kode verifikasi akan disampaikan kepada Wajib Pajak," ujar Hestu, seperti dikutip Antara, Kamis (8/3).

 

DJP juga memberikan layanan pemberian informasi untuk penyampaian SPT Tahunan melalui kanal twitter "@kring pajak" dan live chat dalam situs "www.pajak.go.id". Layanan ini merupakan layanan tambahan selain telepon Kring Pajak 1500 200.

 

Pemberian informasi melalui twitter, live chat dan telepon hanya dapat dilayani selama waktu operasional kantor layanan informasi dan pengaduan DJP yaitu Senin-Jumat pukul 08.00-16.00.



DJP mengingatkan batas waktu penyampaian SPT Tahunan Pajak 2017 adalah 31 Maret 2018 bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dan 30 April 2018 bagi Wajib Pajak Badan. (Baca Juga: Penyederhanaan Peraturan Jadi Rumus Reformasi Perpajakan)

 

Namun, akan lebih baik bagi Wajib Pajak untuk menyampaikan SPT lebih awal melalui "djponline.pajak.go.id" untuk menghindari kemungkinan server "overload" atau gangguan teknis pada jaringan internet serta risiko terlambat lapor.

 

Sebelumnya, Antara memberitakan SPT Pajak Penghasilan (PPh) Tahun 2017 yang sudah masuk ke Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan per 5 Maret 2018 mencapai 3,2 juta SPT. "Sekitar 3,2 juta SPT sudah masuk dimana penyampaian secara elektronik mencapai 72 persen dan 28 persen secara manual," kata Dirjen Pajak Robert Pakpahan saat diskusi dengan awak media di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Senin (5/3).

 

Jumlah penyampaian SPT tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2017 lalu yaitu naik 51 persen. (Baca Juga: Mengintip Strategi Pemerintah di Sektor Perpajakan)

 

Dari 72 persen penyampaian SPT secara elektronik, 70 persen melalui e-filing, sedangkan dua persen melalui e-SPT. E-filing dapat dilakukan dimana saja asal terhubung dengan koneksi internet. Sedangkan e-SPT dilakukan dengan menyerahkan 'softcopy' SPT langsung ke kantor pajak.

 

Dirjen Pajak Robert Pakpahan menuturkan, pihaknya berupaya agar pelaksanaan pelaporan SPT dapat berjalan dengan baik dan ia mengimbau masyarakat supaya sesegera mungkin untuk memenuhi kewajiban pelaporan SPT sehingga tidak terjadi 'jammed' atau sesaknya SPT yang masuk jelang tenggat waktu 31 Maret 2018 untuk WP Pribadi dan 30 April 2018 untuk WP Badan.

 

Selain mengimbau masyarakat untuk melapor SPT lebih awal, Ditjen Pajak juga telah membuat satuan tugas (Satgas) baik di pusat maupun di kantor wilayah untuk mengantisipasi masa-masa sibuk pelaporan SPT.

 

"Dua minggu terakhir kantor pajak juga akan buka setiap Sabtu. Kantor pelayanan pajak akan buka sehingga WP bisa menyampaikan SPT," kata Robert.  (ANT)

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.