Sabtu, 28 April 2018
DPN PERADI Satukan Advokat Lewat Turnamen Golf
Turnamen ini menjadi ajang silaturrahmi para advokat tanpa melihat darimana asal organisasi advokat mereka.
Aji Prasetyo
0
DPN PERADI Satukan Advokat Lewat Turnamen Golf
Sekjen DPN PERADI, Thomas E. Tampubolon (kanan) bersama advokat senior Humprey Djemat (kiri) usai pembukaan Turnamen Golf bagi para advokat di Gading Raya Padang Golf & Club, Gading Serpong, Tangerang Selatan, Jum'at (27/4). Foto: AJI

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) kubu Fauzie Yusuf Hasibuan menggelar Turnamen Golf bagi para advokat di seluruh Indonesia. Acara ini sendiri diselenggarakan pada Jumat (27/4) di Gading Raya Padang Golf & Club, Gading Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

 

Acara yang dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal DPN PERADI, Thomas E. Tampubolon ini ditandai dengan pemukulan smoke ball dan diiringi pelepasan balon berwarna biru dan putih ke udara. Selain Thomas, ada pula advokat senior Humprey Djemat dalam prosesi pembukaan pemukulan smoke ball itu.

 

Ketua Panitia Penyelenggara, Aloysius Haryo Wibowo mengatakan perhelatan ini merupakan turnamen perdana yang mengusung PERADI CUP. Turnamen ini diikuti 50 orang peserta yang tidak hanya dari Jabodetabek, tapi juga dari Bandung, Kupang, Sukabumi dan beberapa daerah lain di Indonesia. Dilihat banyaknya peminat, pria yang kerap disapa Bowo ini membuka kemungkinan turnamen serupa bakal diselenggarakan setiap tahun.

 

"Minat para advokat sangat tinggi atas digelarnya turnamen ini, sehingga patut untuk menjadi agenda rutin PERADI di tahun-tahun mendatang,” kata Bowo, yang juga Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri DPN PERADI ini. 

 

Ajang ini semakin semarak dengan adanya games dan lucky draw. Misalnya di hole 1, panitia menyediakan games seru yang diminati peserta yang disuguhi minumam segar. Dalam hole in one ini disediakan hadiah 1 unit mobil Honda BRV dan 1 unit motor Vespa Primavera serta membership keanggotaan PVG selama 1 Tahun.

 

"Grand Lucky Draw berhadiah tiket bisnis pesawat Jakarta-Singapore-Jakarta. Turnamen ini memperebutkan trophy tetap PERADI CUP untuk Best Gross Overall dan Best Net Overall," tutur Bowo.

 

Ajang ini juga dimanfaatkan para peserta untuk lebih mempererat diri, di tengah kesibukan masing-masing sebagai penegak hukum. "Advokat yang main golf itu banyak lho, sudah saatnya PERADI memiliki turnamen (sendiri) untuk anggotanya," lanjutnya.

 

Selain anggota PERADI, panitia juga mengundang sejumlah pihak lain termasuk aparat penegak hukum seperti hakim, polisi dan juga jaksa. Namun tampaknya mereka berhalangan hadir karena masih mengerjakan tugasnya masing-masing. "Ini kan hari kerja, jadi mungkin mereka masih sibuk sama pekerjaannya," terang Bowo.

 

Selain aparat penegak hukum, PERADI juga mengundang organisasi advokat lain baik di dalam maupun luar negeri. "Tadinya kita mengundang Malaysian Bar dan Singapore Law Society, tapi mereka balas suratnya berhalangan karena Singapura dan Malaysia juga ada event olahraga juga hari ini sama besok."  

 

Sedangkan dari organisasi advokat dalam negeri, menurut Bowo hadir perwakilan dari Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) dan Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin). Menurut Bowo, semangatnya dari turnamen ini adalah untuk mempersatukan para advokat tanpa melihat darimana asal organisasi advokat mereka. Ia berharap adanya turnamen ini selain sebagai sarana olahraga, juga menjadi ajang silaturrahmi bagi para advokat di seluruh Indonesia.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.