Jumat, 11 Mei 2018
Partner Baru HBT, Kantor Baru HHP, dan Afiliasi Baru HPRP
Promosi, rebranding, dan ekspansi. Apapun strateginya, pertimbangan utama adalah meningkatkan kepuasan klien untuk terus mengembangkan bisnis jasa hukum.
Normand Edwin Elnizar
0
Partner Baru HBT, Kantor Baru HHP, dan Afiliasi Baru HPRP

Berbagai strategi terus dilakukan oleh firma-firma hukum besar untuk memberikan layanan terbaik bagi klien. Caranya mulai dari menempatkan orang terbaik di posisi yang tepat, memilih lokasi kantor yang tepat, hingga berafiliasi dengan jaringan firma hukum internasional yang tepat. Seperti yang dilakukan oleh tiga firma hukum besar Indonesia belum lama ini, yaitu Hiswara Bunjamin & Tandjung (HBT), HHP Law Firm, dan Hanafiah Ponggawa & Partners (HPRP).

 

Partner Baru HBT

Bertepatan dengan 1 Mei lalu, HBT mengangkat Adrianus Adritomo Budi Setiawan (Tommy) sebagai partner baru. Tommy yang merupakan lulusan kampus hukum terbaik di Indonesia ini telah bergabung dengan HBT selama 10 tahun sejak 2008.

 

"Dengan bangga kami mempromosikan salah satu sosok berbakat untuk menjadi bagian dari partner kami,” kata Managing Partner HBT, Iril Hiswara.

 

Tommy dikenal dengan spesialisasi perbankan dan jasa keuangan. Ia telah menangani beragam transaksi kompleks lintas yurisdiksi dan berbagai macam restrukturisasi keuangan klien di dalam dan luar negeri.

 

"Dia merintis kariernya bersama kami di HBT. Hanya dalam 10 tahun, Tommy saat ini sangat berhasil menguasai bidangnya dan berpengalaman memberikan layanan untuk beragam perkara kompleks bagi klien di dalam dan luar negeri,” kata Iril menambahkan.

 

HBT dikenal sebagai salah satu full-service commercial and corporate law firm di Indonesia. Melayani seluruh area praktik hukum bisnis, HBT adalah salah satu Top Ten dalam pemeringkatan firma hukum terbesar di Indonesia. HBT menggunakan standar layanan internasional dan berafiliasi dengan firma hukum internasional Herbert Smith Freehills. Jaringan Herbert Smith Freehills meliputi 26 kantor perwakilan yang tersebar di seluruh Asia Pasifik, Eropa, Asia Barat, Afrika, dan Amerika Utara.

 

HHP Law Firm Pindah Kantor

Setelah 20 tahun lamanya berkantor di Tower 2 Gedung Bursa Efek Indonesia, HHP pindah ke kantor baru di Gedung Pacific Century Place, mulai akhir April lalu. Kantor baru ini masih berlokasi di Sudirman Central Business District, tidak jauh dari kantor sebelumnya. Setelah perencanaan hingga 1,5 tahun lamanya, lokasi yang masih berada di salah satu pusat khusus bisnis ini menjadi pilihan.

 

Gedung Pacific Century Place adalah salah satu yang teruji sertifikasi sebagai Leadership in Energy and Environmental Design (LEED). Berbagai perusahaan dan lembaga keuangan ternama di Indonesia, meliputi berbagai perwakilan perusahaan multinasional, berkantor di gedung ini.

 

Dalam siaran pers yang diterima hukumonline, pilihan untuk pindah ke lokasi baru ini dilakukan untuk mengakomodasi perkembangan jumlah personel HHP Law Firm yang terus bertambah selain tentunya semakin memanjakan klien dengan fasilitas terbaik.

 

“Dengan fasilitas yang lebih modern dan nyaman, kantor baru ini ikut membantu kami memenuhi tuntutan dinamika industri jasa hukum,” kata Managing Partner HHP Law Firm, Timur Sukirno.

 

HHP Law Firm saat ini memiliki 120 lawyer serta lebih dari 300 tenaga pendukung lainnya. Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah ke depannya. Untuk itu HHP Law Firm memilih dua lantai (35 dan 36) dengan luas sekitar 5.300 m2.

 

Senior Business Development & Marketing Communications Manager HHP, Helmy D. Handoko, mengatakan bahwa pilihan kantor baru yang masih di lokasi SCBD juga untuk memudahkan klien HHP. Ditambah lagi green building ini diharapkan memberikan kenyamanan lebih bagi para klien. “Kepindahan ini untuk branding baru HHP Law Firm juga,” kata Helmy.

 

HHP adalah salah satu firma hukum yang berafiliasi dengan firma hukum internasional Baker McKenzie. Didirikan sejak tahun 1989, HHP telah memasuki dekade ketiganya melayani kebutuhan jasa hukum profesional bagi klien di dalam dan luar negeri.

 

Tidak hanya sebagai salah satu perintis di Indonesia, HHP juga merupakan jajaran firma hukum terbesar di bidang hukum bisnis. Di antara area praktiknya meliputi pasar modal, merger-akusisi perusahaan, perdagangan, perburuhan, penyelesaian sengketa bisnis, jasa keuangan, hak kekayaan intelektual, dan perpajakan.

 

Afiliasi Baru HPRP dengan Firma Hukum Besar Asia

Setelah bekerja sama dengan jaringan firma hukum internasional Taylor Wessing melalui RHT Taylor Wessing sejak 2013 lalu, HPRP kini menjalin afiliasi dengan firma hukum Dentons. Kerja sama ini diumumkan pada pertengahan Maret lalu melalui laman Dentons dan HPRP.

 

Dalam pemeringkatan firma hukum se-Asia oleh sebuah lembaga internasional, Dentons tercatat menempati posisi kedua terbesar per tahun 2017 dengan jumlah partners dan associates sebanyak 4.966 orang. Jaringan firma hukum ini tersebar pada 73 negara di dunia.  Sementara itu HPRP adalah firma hukum besar kelima dalam pemeringkatan hukumonline tahun ini.

 

(Baca Juga: Ini Daftar 19 Corporate Law Firm Terbesar Indonesia 2017-2018)

 

Kerjasama ini dilakukan Dentons untuk memperluas aksesnya di Asia Tenggara. Kawasan ini memiliki prospek bisnis menarik dengan fakta di tahun 2016 tercatat sebagai kekuatan ekonomi terbesar ketiga di Asia dan keenam terbesar di dunia. Sebelumnya, Dentons telah berekspansi ke Singapura, Myanmar, dan Malaysia.

 

“Ekspansi kami dengan firma hukum terbaik dan terbesar di Indonesia ini akan semakin memperkuat kehadiran Dentons di Asia Tenggara saat ini,” kata Philip Jeyaretnam, S.C.,Singapore Chief Executive Officer, Global Vice-Chair, sekaligus CEO Dentons untuk regional ASEAN.

 

“Baik klien dari Asia Tenggara maupun klien yang akan berbisnis disana bisa menikmati layanan terbaik yang Dentons berikan. Mereka ditangani langsung para lawyers yang sangat memahami wilayah ini,” jelas Joe Andrew, Global Chairman of Dentons.

 

Menurut Elliott Portnoy, Global CEO of Dentons, kerjasama ini menjadi bagian dari strategi Dentons membangun pan-Asian law firm yang menjangkau wilayah Asia seluas mungkin.

 

Constant Ponggawa, Managing Partner HPRP menanggapi kerjasama ini, “Kami sangat yakin kerja sama ini akan sangat menguntungkan baik bagi klien Dentons untuk menjangkau pasar Indonesia maupun klien kami dalam melakukan ekspansi di pasar global,” ujarnya.

 

HPRP selama ini dikenal dalam berbagai area praktik hukum bisnis seperti litigasi bisnis, perburuhan, jasa keuangan, hak kekayaan intelektual, transaksi bisnis internasional, real estate, transportasi, sumber daya alam, dan infrastruktur. Selain itu HPRP telah melebarkan sayap di sektor energi terbarukan, fintek, dan transaksi elektronik.

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.