Pesan Pembaruan Hakim Sarpin Oleh: Junaedi, SH,M.Si. LLM. *)
Catatan atas Putusan Praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan Oleh: John Ferry Situmeang, SH *)
Putusan Hakim Sarpin Terobosan atau Kekhilafan? Oleh: Tiur Henny Monica, SH *)
Kolektif Kolegial Pimpinan KPK Dalam Pelaksanaan Kewenangan Oleh: Tb. A. Adhi R. Faiz, SH, MH *)
Permohonan Praperadilan Prematur ‘Sang Jenderal’ Oleh: Junaedi, SH, M.Si. LL.M. *)
Problematika Penetapan dan Penangkapan Tersangka Oleh Yuliana Rosalita Kurniawaty, S.H. *)
MK Pastikan Hak Pekerja dalam Kepailitan Oleh: Juanda Pangaribuan *)
Menguji Efektivitas SEMA Nomor 7 Tahun 2014 Oleh: Albert Aries SH, MH *)
Pemberantasan Korupsi: Secercah Asa di Awal Tahun Baru Oleh: Prof DR Krisna Harahap SH, MH *)
Kontroversi Hukuman Mati Oleh: Arsul Sani *)
Bantuan Hukum Salah Urus Oleh: Jecky Tengens, SH*)
Proyeksi Tata Kelola Industri Hulu Migas Oleh: Willy Farianto* & Nugroho Eko Priamoko**)
Membedah Hukum Dewasa Ini Oleh: Prof JE Sahetapy *)
UU MD3 dan Komitmen Memberantas Korupsi Oleh: Frans Hendra Winarta *)
Efektivitas Penyebarluasan Undang-undang Secara Online oleh Pemerintah Oleh: M. Nur Sholikin *)
Menjamin Industri Halal Melalui UU JPH (?) Oleh: Bimo Prasetio *)
Akuntabilitas dan Transparansi Wewenang dan Tugas DPR dalam UU MD3 Oleh: Frans H. Winarta *)
Menyoal Penyempitan Doktrin Fiksasi Dalam UU Hak Cipta Terbaru Oleh: Risa Amrikasari, S.S., M.H.
Profesi Advokat Harus Independen dan Bebas dari Intervensi Pemerintah Oleh: Jamaslin James Purba *)
Selamatkan Advokat Indonesia! Oleh: Tony Budidjaja *)
Pemberantasan Mafia dengan Pembatasan Transaksi Tunai Oleh:Ibrahim Qamarius*)
Quo Vadis RUU Advokat, Multi Bar atau Single Bar? Oleh: Albert Aries *)
Hak Imunitas dan Asas Persamaan Kedudukan di Hadapan Hukum dalam UU MD3 Oleh: Prof. Mardjono Reksodiputro, SH, MA*)
Eutanasia Bertentangan dengan UUD 1945, HAM, dan Pancasila Oleh: Muhammad Aris Marasabessy, SH, MH *)
Benarkah Prabowo-Hatta Kehilangan Legal Standing? Oleh: Hendra Setiawan Boen *)
Gugurnya Legal Standing “Sang Macan Asia”? Tanggapan terhadap Artikel Timur Sukirno Oleh: Chandra Kurniawan*)