Rabu, 01 Juni 2011
Dibaca: 30720
Pertanyaan :
Bagaimana Menggunakan Ciptaan yang Tidak Diketahui Penciptanya?
Ada lagu yang sudah dikenal umum di Indonesia tapi tidak ada yang mengetahui siapa penciptanya atau yang menyanyikannya pertama kali. Misalnya, lagu anak-anak seperti 'nina bobok', 'pok ame-ame', dan sebagainya. Apakah lagu-lagu tersebut termasuk dalam kategori folklore di mana negara yang menjadi pemegang hak ciptanya? Apakah boleh saya menggunakannya dalam jingle sebuah iklan tv atau radio? Bagaimanakah caranya agar tidak melanggar hak cipta? Bagaimanakah kita menelusuri pencipta dan pemegang hak terkait yang tidak terdaftar di Daftar Umum Hak Cipta di Ditjen HKI? Terima kasih.
Jawaban :

1.      Merujuk pada Pasal 11 UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta (“UUHC”), yang berbunyi:

a.      Jika suatu Ciptaan tidak diketahui Penciptanya dan Ciptaan itu belum diterbitkan, Negara memegang Hak Cipta atas Ciptaan tersebut untuk kepentingan Penciptanya.

b.      Jika suatu Ciptaan telah diterbitkan, tetapi tidak diketahui Penciptanya atau pada Ciptaan tersebut hanya tertera nama samaran Penciptanya, Penerbit memegang Hak Cipta atas Ciptaan tersebut untuk kepentingan Penciptanya.

c.      Jika suatu Ciptaan telah diterbitkan tetapi tidak diketahui Penciptanya dan/atau Penerbitnya, Negara memegang Hak Cipta atas Ciptaan tersebut untuk kepentingan Penciptanya.

 

Dari ketentuan pasal tersebut jelas bahwa negara akan menjadi pemegang hak cipta dalam hal:

-         Ciptaan tidak diketahui penciptanya dan ciptaan itu belum diterbitkan;

-         Ciptaan telah diterbitkan namun tidak diketahui penciptanya dan/atau penerbitnya.

 

2.      Anda boleh menggunakan karya cipta tersebut (yang tidak diketahui penciptanya) dalam jingle iklan radio maupu televisi apabila telah mendapatkan izin dari pemegang hak cipta. Mengenai siapa pemegang hak ciptanya, Anda dapat kembali merujuk pada Pasal 11 UUHC.

 

3.      Mengenai bagaimana agar Anda tidak melanggar hak cipta ketika mengumumkan dan/atau memperbanyak suatu karya cipta sekaligus untuk menelusuri pencipta dan/atau pemegang hak cipta yang tidak terdaftar di Daftar Umum Hak Cipta di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, misalnya lagu “Pok Ame-ame”, yang dapat Anda lakukan adalah:

a.      Meminta izin dari penerbit pertamanya; atau

b.      Kalau masih belum diketahui dan tidak yakin siapa pemegang hak ciptanya, bisa melakukan pengumuman di surat kabar nasional, dengan memberikan jangka waktu yang patut (kira-kira 14 hari). Hal ini dilakukan untuk mengumumkan kepada publik agar dapat memberitahukan (kepada pihak yang melakukan pengumuman) apabila karya cipta yang dimumkan tersebut merupakan ciptaannya.

 

Dalam hal pihak yang merasa sebagai pemegang hak cipta yang belum terdaftar, maka yang bersangkutan harus membuktikan bahwa benar karya cipta tersebut adalah ciptaannya.

 
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.
 
Dasar hukum:
Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.