Kamis, 05 Januari 2012
Dibaca: 15824
Pertanyaan :
Hak Cipta Desain T-Shirt
Saya pemilik sebuah merek t-shirt terdaftar. Akhir-akhir ini desain (grafis) t-shirt kami banyak dibajak. Dalam hal ini, pembajak mempergunakan desain (grafis) kami, namun dengan cara mempergunakan merek mereka sendiri. Pertanyaan saya, bagaimana saya bisa memperoleh perlindungan atas desain-desain kami? Apakah setiap desain yang kami ciptakan (satu per satu, jumlahnya terus bertambah) harus didaftarkan? Terus-terang, setelah melihat prosedur pendaftaran hak cipta, bagi saya tampaknya bakal merepotkan sekali. Terima kasih.  
Jawaban :

Pada dasarnya, sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 2 ayat [1] UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta (“UUHC”), hak eksklusif atas suatu ciptaan timbul sejak saat suatu ciptaan itu dilahirkan. Dengan demikian, sejak suatu ciptaan itu dilahirkan, hak penciptanya sudah dilindungi.

 

Lebih jauh dijelaskan dalam penjelasan Pasal 2 ayat (1) UUHC bahwa:

 

Yang dimaksud dengan hak eksklusif adalah hak yang semata-mata diperuntukkan bagi pemegangnya sehingga tidak ada pihak lain yang boleh memanfaatkan hak tersebut tanpa izin pemegangnya.

 

Dalam pengertian “mengumumkan atau memperbanyak”, termasuk kegiatan menerjemahkan, mengadaptasi, mengaransemen, mengalihwujudkan, menjual, menyewakan, meminjamkan, mengimpor, memamerkan, mempertunjukkan kepada publik, menyiarkan, merekam, dan mengkomunikasikan Ciptaan kepada publik melalui sarana apa pun.

 

Sanksi yang berlaku atas pelanggaran Pasal 2 ayat (1) tersebut diatur dalam Pasal 72 ayat (1) UUHC yaitu jika ada pihak lain yang dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp1 juta, atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5 miliar.

 

Memang, secara hukum pendaftaran hak cipta tidaklah diwajibkan, akan tetapi, pendaftaran atas suatu ciptaan ini kemudian akan menjadi penting dan esensial dalam hal bila terjadi sengketa dengan pihak ketiga (bila ada pelanggaran hak cipta). Apabila terjadi suatu perselisihan/persengketaan/klaim antara dua belah pihak yang menyatakan bahwa masing-masing dari mereka itu adalah pemegang hak cipta atas suatu ciptaan, maka pendaftaran atas ciptaan yang dilakukan oleh pencipta atau pemegang hak cipta atau kuasanya dapat menjadi suatu alat bukti yang kuat di depan persidangan yang sekaligus juga menjadi suatu bahan pertimbangan bagi Hakim untuk menentukan siapa pemegang hak cipta yang sah. Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 5 ayat (1) UUHC bahwa kecuali terbukti sebaliknya, yang dianggap sebagai Pencipta adalah:

a.      orang yang namanya terdaftar dalam Daftar Umum Ciptaan pada Direktorat Jenderal; atau

b.      orang yang namanya disebut dalam Ciptaan atau diumumkan sebagai Pencipta pada suatu Ciptaan.

 

Pada prinsipnya Hak Cipta diperoleh bukan karena pendaftaran, tetapi dalam hal terjadi sengketa di pengadilan mengenai Ciptaan yang terdaftar dan yang tidak terdaftar, serta apabila pihak-pihak yang berkepentingan dapat membuktikan kebenarannya, hakim dapat menentukan Pencipta yang sebenarnya berdasarkan pembuktian tersebut (lihat penjelasan Pasal 5 ayat [2] UUHC).

 

Selain melalui perlindungan hak cipta, desain T-Shirt tersebut juga dapat dilindungi melalui hak desain industri yang diatur dalam UU No. 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri (“UU DI”). Sebagaimana dijelaskan dalam artikel Desain Kostum Tokoh Kartun Jepang, Menurut H. OK. Saidin dalam bukunya Aspek Hukum Hak Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Rights) suatu lukisan, karikatur atau gambar/grafik, berupa satu dimensi maka lukisan, karikatur atau gambar/grafik tersebut dapat diklaim sebagai hak cipta. Namun, jika selanjutnya ia disusun dalam bentuk dua atau tiga dimensi dan diwujudkan menjadi satu pola yang melahirkan produk materiil dan dapat diterapkan dalam aktivitas industri, maka ia menjadi desain industri. Jadi, perlindungan atas suatu ciptaan itu timbul sejak saat suatu ciptaan dilahirkan, tanpa perlu menunggu didaftarkan. Namun, untuk hak desain industri memang harus didaftarkan (lihat Pasal 10 UU DI).

 

Menurut advokat dan konsultan hak kekayaan intelektual Ari Juliano Gema, perlindungan desain industri diberikan kepada desain yang bentuk dan warnanya sama persis. Jadi, apabila ada sedikit perubahan saja pada warna atau bentuk, maka desain tersebut tidak lagi dilindungi oleh Hak desain industri. Lebih jauh, simak artikel Desain Kostum Tokoh Kartun Jepang.

 

Praktisi hukum Hendra Setaiwan Boen dalam artikelnya Penilaian Kebaruan Menurut Hukum Desain Industri Indonesia menjelaskan antara lain bahwa perlindungan atas desain industri hanya diberikan kepada produk yang memang diproduksi secara massal, bukan produk yang hanya diproduksi satu kali. Boen menulis juga bahwa untuk menjamin perlindungan yang optimal, banyak perusahaan besar yang turut mendaftarkan desain industri mereka, walaupun desain tersebut hanyalah modifikasi atau terdiri dari penambahan detail sedikit dari desain industri yang pernah didaftarkan.

 

Kemudian, menjawab pertanyaan Anda selanjutnya, apakah semua ciptaan harus didaftarkan, sesungguhnya tidak ada kewajiban untuk itu, akan tetapi untuk perlindungan hukum yang maksimal, ada baiknya setiap ciptaan maupun desain industri (dalam hal ini desain T-Shirt) Anda didaftarkan, sehingga menjadi alat bukti yang kuat bahwa desain tersebut milik Anda apabila di kemudian hari terjadi sengketa.

 

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

 

Dasar hukum:

1.      Undang-Undang No. 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri

2.      Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

 

  

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
MITRA : Bung Pokrol
Saat ini sudah tidak bekerja di Hukumonline. Namun dulu pernah bergabung di Divisi Klinik.