Rabu, 30 Desember 2009
Dibaca: 32359
Pertanyaan :
Hak Asuh Ketika Ibunya Bersuami Lagi?
bagaimana hukum hak asuh anak jika ibunya telah menikah dan tidak memberi hak-hak anak yang semestinya???
Jawaban :

Hukum mewajibkan orang tua (ayah dan ibu) untuk mengasuh, memelihara, mendidik, dan melindungi anak. Orang tua berkewajiban pula untuk menumbuhkembangkan anak sesuai nakat dan kemampuannya.

 

Kalau terjadi perceraian antara orang tua, kewajiban untuk mengasuh dan menumbuhkembangkan anak tidak hilang dengan sendirinya. Meskipun dalam kasus si ibu menikah lagi. Hak untuk memelihara anak yang belum mumayyiz atau dewasa pada dasarnya memang berada di tangan ibu. Tetapi, bukan berarti si ayah tidak berhak. Peraturan perundang-undangan dan beberapa putusan pengadilan lebih mengedepankan kepentingan terbaik si anak.

 

Hak untuk diasuh oleh orang tua, menurut UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (UU Perlindungan Anak), merupakan hak setiap anak. Dalam pengasuhan itu, hak berhak mendapat perlindungan dari perlakuan diskriminasi, eksploitasi baik ekonomi maupun seksual, penelantaran, kekejaman dan kekerasan, ketidakadilan, dan perlakuan salah lainnya.

 

Bagaimana kalau ibunya menikah lagi? Langkah pertama adalah melakukan kontak dengan ibu dan suami barunya. Tentu tidak ada salahnya mereka yang mengasuh. Kalau si ibu menolak, hak pengasuhan bisa dialihkan kepada si ayah. Kalau ternyata ayah sudah meninggal dunia atau karena keadaan tertentu tidak mungkin mengasuh maka si anak bisa diasuh oleh orang lain. Pasal 14 UU Perlindungan Anak memberikan kemungkinan beralihnya hak pengasuhan dari orang tua asalkan cukup alas hukum dan pemisahan itu dilakukan demi kepentingan terbaik si anak. Cuma, patut dicatat, tindakan semacam itu merupakan upaya terakhir.

 

Bagaimana jika ibu atau ayah tidak memberikan hak anak sebagaimana mestinya? Pemeliharaan dan pengasuhan anak merupakan kewajiban dan tanggung jawab bagi orang tua. Pengasuhan itu bisa beralih kepada anggota keluarga terdekat atau pihak lain.

 

Peraturan perundang-undangan menentukan bahwa orang tua dapat dimintai tanggung jawab hukum jika kesalahan atau kelalaian menyebabkan kerugian bagi si anak. Bahkan orang tua asuh bisa terancam hukuman lima tahun atau denda maksimal 100 juta rupiah jika menelantarkan atau berlaku diskriminatif terhadap anak, sehingga anak mengalami kerugian.

 

Demikian sejauh yang kami ketahui. Semoga berfaedah.

 

Peraturan perundang-undangan terkait:

Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Justika.com adalah terknologi terbaru hukumonline yang bekerja sebagai pusat informasi yang mempertemukan antara pencari bantuan hukum dan para profesional hukum dibidangnya masing-masing.

Temukan profesional hukum sesuai dengan permasalahan anda didalam jaringan justika.com
MITRA : Bung Pokrol
Muhammad Yasin atau yang akrab disapa Yasin ini menyelesaikan studi S1-nya di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara pada 1997. Program kekhususan yang dipilih Yasin di bangku kuliah adalah Hukum Perdata. Yasin bergabung dengan hukumonline.com sebagai Jurnalis Hukum pada 2003. Yasin menjabat Pemimpin Redaksi hukumonline.com hingga Januari 2011. Pada 2007, ia menamatkan Program Pasca-Sarjana Hukum Tata Negara di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.   Sebelum bergabung dengan hukumonline, Yasin bekerja untuk Tabloid Perspektif dan Majalah Forum Keadilan. Pria yang menguasai hukum konstitusi dan sengketa informasi ini mengisi waktu senggangnya dengan membaca buku. “Armageddon” dan “A Beautiful Mind” adalah sebagian dari film yang disukainya. Saat ini Yasin menjabat sebagai Redaktur Senior Hukumonline.   Yasin menjawab pertanyaan-pertanyaan pada kategori-kategori Hukum Keluarga & Waris dan Hukum Perdata.