Selasa, 18 Oktober 2016
Dibaca: 17998
Pertanyaan :
Perbedaan Memperpanjang dan Memperbaharui dalam PKWT
Saya ingin menayakan apa perbedaan antara diperpanjang dan diperbaharui dalam Pasal 59 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan? Terima kasih.
Jawaban :

Intisari:

 

 

PKWT dapat diadakan paling lama 2 (dua) tahun dan hanya dapat diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun, dengan syarat pengusaha memberitahukan secara tertulis kepada pekerja paling lama 7 (tujuh) hari sebelum PKWT berakhir. 

 

Sedangkan PKWT diperbaharui setelah melebihi masa tenggang waktu 30 hari berakhirnya PKWT yang lama dan hanya boleh dilakukan 1 (satu) kali dan paling lama 2 (dua) tahun.

 

Perbedaan keduanya adalah dalam perpanjangan PKWT, PKWT itu diperpanjang sebelum jangka waktunya berakhir. Sedangkan dalam pembaharuan PKWT, PKWT itu diperbaharui sesudah jangka waktunya berakhir 30 hari.

 

Apa perbedaan-perbedaan lainnya? Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak ulasan di bawah ini.

 

 

 

Ulasan:

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

 

Perjanjian Kerja untuk Waktu Tertentu

Sebelumnya, kami asumsikan maksud “diperpanjang” dan “diperbaharui” dalam pertanyaan Anda ini adalah menyangkut perpanjangan dan pembaharuan perjanjian kerja untuk waktu tertentu (“PKWT”).

 

PKWT yang dibuat antara Pengusaha dan Pekerja didasarkan atas jangka waktu atau selesainya suatu pekerjaan tertentu.[1] PKWT tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap.[2]

 

Memperpanjang dan Memperbaharui PKWT

Objek PKWT hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu:[3]

a.    pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya;

b.    pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 (tiga) tahun;

c.    pekerjaan yang bersifat musiman; atau

d.    pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.

 

Oleh karena PKWT didasarkan atas jangka waktu atau selesainya suatu pekerjaan tertentu, maka secara spesifik-pun UU Ketenagakerjaan mengatur tentang lamanya hubungan kerja yang dapat di PKWT. Berikut kami kutip Pasal 59 ayat (3), (4), (5), dan (6) UU Ketenagakerjaan:

 

(3)  Perjanjian kerja untuk waktu tertentu dapat diperpanjang atau diperbaharui.

(4)  Perjanjian kerja waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu dapat diadakan untuk paling lama 2 (dua) tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun.

(5)  Pengusaha yang bermaksud memperpanjang perjanjian kerja waktu tertentu tersebut, paling lama 7 (tujuh) hari sebelum perjanjian kerja waktu tertentu berakhir telah memberitahukan maksudnya secara tertulis kepada pekerja/buruh yang bersangkutan.

(6)  Pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu hanya dapat diadakan setelah melebihi masa tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu yang lama, pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu ini hanya boleh dilakukan 1 (satu) kali dan paling lama 2 (dua) tahun.

 

Berdasarkan ketentuan-ketentuan di atas, PKWT dapat diadakan paling lama 2 tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun, dengan syarat Pengusaha memberitahukan kepada pekerja secara tertulis paling lama 7 (tujuh) hari sebelum PKWT berakhir. Di sini dapat kita lihat, perpanjangan yang dimaksud adalah perpanjangan jangka waktu PKWT yang telah ada sebelum berakhir.

 

Sedangkan PKWT diperbaharui setelah melebihi masa tenggang waktu 30 hari berakhirnya PKWT yang lama. Pembaharuan ini hanya boleh dilakukan 1 (satu) kali dan paling lama 2 (dua) tahun. Di sini dapat kita lihat, jangka waktu PKWT itu sudah berakhir dan melebihi masa tenggang waktu 30 hari.

 

Jadi, perbedaan yang terlihat adalah dalam perpanjangan PKWT, PKWT itu diperpanjang sebelum jangka waktunya berakhir. Sedangkan dalam pembaharuan PKWT, PKWT itu diperbaharui sesudah jangka waktunya berakhir 30 hari.

 

PKWT lebih lanjut diatur dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP-100/MEN/VI/2004 Tahun 2004 tentang Ketentuan Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (“Kepmenaker 100/2004”).

 

Berdasarkan Pasal 3 ayat (1), (2) dan (5) Kepmenaker 100/2004, pembaharuan PKWT hanya dapat diadakan bagi PKWT untuk pekerjaan yang sekali selesai atau sementara sifatnya yang penyelesaiannya paling lama 3 (tiga) tahun.

 

Dari hal di atas terdapat perbedaan nyata dari Perpanjangan PKWT dan Pembaharuan PKWT yakni :

 

Perpanjangan PKWT

Pembaharuan PKWT

PKWT diperpanjang sebelum jangka waktunya berakhir.

 

PKWT diperbaharui sesudah jangka waktunya berakhir dan melewati tenggang waktu 30 hari.

 

Mensyaratkan pemberitahuan tertulis kepada Pekerja paling lama 7 (tujuh) hari sebelum PKWT berakhir.

 

-

Tidak ada jeda pekerjaan.

Baru dapat diadakan pembaharuan PKWT setelah melebihi masa tenggang waktu (ada jeda pekerjaan/tidak ada hubungan kerja) 30 hari.

 

Hanya boleh diadakan 1x untuk jangka waktu paling lama 1 tahun.

Hanya boleh diadakan 1x untuk jangka waktu paling lama 2 tahun.

 

-

Hanya dapat diadakan bagi PKWT untuk pekerjaan yang sekali selesai atau sementara sifatnya yang penyelesaiannya paling lama 3 (tiga) tahun.

 

 

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

 

Dasar hukum:

1.    Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;

2.    Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP-100/MEN/VI/2004 Tahun 2004 tentang Ketentuan Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu.

 



[1] Pasal 56 ayat (2)  Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UU Ketenagakerjaan”)

[2] Pasal 59 ayat (2) UU Ketenagakerjaan

[3] Pasal 59 ayat (1) UU Ketenagakerjaan

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Justika.com adalah terknologi terbaru hukumonline yang bekerja sebagai pusat informasi yang mempertemukan antara pencari bantuan hukum dan para profesional hukum dibidangnya masing-masing.

Temukan profesional hukum sesuai dengan permasalahan anda didalam jaringan justika.com