Jumat, 16 March 2018
Pertanyaan :
Akibat Jika Pemegang Saham Tidak Mengambil Dividen
Apa akibatnya jika dividen tidak diambil oleh pemegang saham dalam jangka waktu lama? Apakah akan berubah menjadi punya perusahaan? Terima kasih.
Jawaban :
Intisari:
 
 
Dividen merupakan pendistribusian laba kepada pemegang saham secara pro rata yang pada prinsipnya dibayarkan dalam bentuk uang.
 
Jika dividen tidak diambil oleh pemegang saham setelah 5 tahun sejak tanggal pembayaran dividen ditetapkan, maka akan dimasukkan ke dalam cadangan khusus. Jika dividen yang telah dimasukkan dalam cadangan khusus itu dalam jangka waktu 10 tahun tetap tidak diambil, maka akan menjadi hak perseroan.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
 
 
 
Ulasan:
 
Terima kasih atas pertanyaan Anda.
 
Dividen Untuk Pemegang Saham
Untuk menjawab pertanyaan Anda, kami akan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UU 40/2007”).
 
Yahya Harahap dalam bukunya Perseroan Terbatas (hal. 291) mendefinisikan dividen sebagai pendistribusian laba kepada pemegang saham secara pro rata. Pada prinsipnya dibayarkan dalam bentuk uang. Akan tetapi, dimungkinkan juga dalam bentuk script atau surat saham sementara maupun produk atau property perusahaan.
 
Dividen sebagai bagian dari laba atau keuntungan bersih perseroan secara resmi diumumkan oleh direksi setelah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) untuk dibagikan kepada para pemegang saham.[1]
 
Menurut Pasal 71 ayat (2) UUPT, pada dasarnya dividen yang dapat dibagikan kepada pemegang saham adalah:
 
  1. Penggunaan laba bersih termasuk penentuan jumlah penyisihan untuk cadangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 ayat (1) diputuskan oleh RUPS.
  2. Seluruh laba bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 ayat (1) dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen, kecuali ditentukan lain dalam RUPS.
  3. Dividen sebagaimana dimaksud pada ayat (2) hanya boleh dibagikan apabila Perseroan mempunyai saldo laba yang positif.
 
Yahya mencontohkan, maksud dari Pasal 71 ayat (2) misalnya RUPS dapat menentukan tidak ada pembagian dividen atas alasan laba bersih itu akan digunakan untuk memperluas kegiatan usaha.[2]
 
Jika Dividen Tidak Diambil oleh Pemegang Saham
Bagaimana jika pemegang saham tidak mengambil dividen? Hal ini diatur dalam Pasal 73 UUPT yang berbunyi:
 
  1. Dividen yang tidak diambil setelah 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal yang ditetapkan untuk pembayaran dividen lampau, dimasukkan ke dalam cadangan khusus.
  2. RUPS mengatur tata cara pengambilan dividen yang telah dimasukkan ke dalam cadangan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
  3. Dividen yang telah dimasukkan dalam cadangan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan tidak diambil dalam jangka waktu 10 (sepuluh) tahun akan menjadi hak Perseroan.
 
Yahya Harahap (hal. 296) menjelaskan tentang dividen yang tidak diambil oleh pemegang saham sebagai berikut:
 
  1. Dividen yang Tidak Diambil Setelah 5 Tahun, Dimasukkan Dalam Cadangan Khusus
Sesuai dengan ketentuan Pasal 73 ayat (1) UUPT di atas, digariskan ketentuan:
  • dividen yang tidak diambil pemegang saham setelah 5 tahun terhitung sejak tanggal yang ditetapkan untuk pembayaran dividen “lampau”,
  • maka dividen yang tidak dimbil tersebut, dimasukkan ke dalam cadangan khusus.
 
Apakah dividen yang telah dimasukkan ke dalam cadangan khusus, dapat lagi diambil pemegang saham yang bersangkutan? Jawabannya adalah dapat. Akan tetapi, bagaimana cara pengambilannya diatur oleh RUPS.
 
Penjelasan Pasal 73 ayat (2) UUPT mengatakan bahwa pengambilan dividen yang dimaksud adalah jumlah nominal dividen tidak termasuk bunga.
 
  1. Dividen yang Telah Dimasukkan Cadangan Khusus, Tidak Diambil Dalam Jangka Waktu 10 Tahun, Jatuh Menjadi Hak Perseroan
Seperti yang dijelaskan di atas, dividen yang tidak diambil pemegang saham setelah 5 tahun dari tanggal pembayaran dividen ditetapkan, dividen tersebut dimasukkan ke dalam cadangan khusus.
 
Kalau dividen yang telah dimasukkan dalam cadangan khusus:
  • tidak diambil pemegang saham dalam jangka waktu 10 tahun,
  • maka dividen dimaksud jatuh menjadi hak perseroan.
 
Jumlah dividen yang tidak diambil dan menjadi hak Perseroan dibukukan dalam pos pendapatan lain-lain dari Perseroan.[3]
 
Jadi menjawab pertanyaan Anda, jika dividen tidak diambil oleh pemegang saham setelah 5 tahun sejak tanggal pembayaran dividen ditetapkan, maka akan dimasukkan ke dalam cadangan khusus. Jika dividen yang telah dimasukkan dalam cadangan khusus itu dalam jangka waktu 10 tahun tetap tidak diambil, maka akan menjadi hak perseroan.
 
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.
 
Dasar hukum:
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
 
Referensi:
Yahya Harahap. 2016. Hukum Perseroan Terbatas. Jakarta: Sinar Grafika.
 
 

[1] Yahya Harahap, hal. 291
[2] Yahya Harahap, hal, 291
[3] Penjelasan Pasal 73 ayat (3) UUPT


Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
PENJAWAB : Sovia Hasanah, S.H.
MITRA : Bung Pokrol
Sovia Hasanah mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Andalas pada 2016 dengan mengambil Program Kekhususan IX (Hukum Agraria dan Sumber Daya Alam).