5 Tips Ampuh Merancang Kontrak Bisnis Berkualitas untuk Pekerja Kreatif
Berita

5 Tips Ampuh Merancang Kontrak Bisnis Berkualitas untuk Pekerja Kreatif

Poin penting yang tidak boleh luput dipahami oleh para pihak yang merumuskan kontrak adalah membedakan mana perikatan yang sifatnya hanya ‘kesepahaman’ dan mana perikatan yang sifatnya ‘perjanjian’, mengingat antara keduanya memiliki konsekuensi hukum yang berbeda.

Oleh:
Hamalatul Qur'ani
Bacaan 2 Menit

 

Sebagai contoh, kata Ery, untuk kasus orang tua artis yang bersangkutan meninggal dunia, sehingga mengakibatkan ia tidak dapat memenuhi jadwal konser. Bagi sang artis, mungkin kondisi tersebut merupakan suatu bentuk force mejeur, akan tetapi belum tentu oleh pihak lain dianggap suatu force mejeur karena ia masih bisa menjenguk orang tuanya saat setelah konser dilaksanakan.

 

“Hal-hal yang seperti inilah yang penting untuk dirumuskan dalam kontrak, apakah itu termasuk force mejeur atau bukan. Karena memang posisi yang tidak dirinci itu bisa berlaku berbeda bagi orang lain atau berlaku berbeda ditempat lain, sehingga untuk menghinduari dispute perumusannya dalam kontrak tentu diperlukan,” tukas Ery.

 

Tags:

Berita Terkait