A to Z Meneruskan Bisnis Law Firm Ternama di Indonesia
Law Firm Story

A to Z Meneruskan Bisnis Law Firm Ternama di Indonesia

Terdapat berbagai tantangan yang dialami kantor hukum yang didirikan oleh advokat senior terkemuka Indonesia. Meski begitu, setiap generasi penerus memiliki caranya masing-masing dalam meneruskan bisnis firma hukum ternama di Indonesia.

Oleh:
Ferinda K Fachri
Bacaan 7 Menit

Tahun 2002, mendiang Gani Djemat tutup usia. Akhirnya kepemimpinan kantor beralih ke generasi kedua dimana Humphrey dipercayai memimpin sebagai Chairman sampai sekarang. Tidak sesederhana yang orang pikirkan, peralihan kepemimpinan ini melalui proses panjang. Ia sempat diuji terlebih dahulu kemampuannya dalam melakukan manajemen firma hukum oleh sang ayah.

“Saya tahunya bekerja saja yang baik. Tapi, ada satu proses yang dilakukan almarhum ayah saya sebelum meninggal dunia yaitu proses pembelajaran. Saat itu memang sudah diberikan kesempatan sebagai bekal untuk kemungkinan yang terjadi. Langsung diterjunkan, nanti dinilai. Belakangan saya baru tahu, kalau ayah saya benar-benar menguji kemampuan saya,” kenang Humphrey.

Hukumonline.com

Kalau saja waktu itu dirinya dinilai tidak mampu melakukan manajemen firma hukum dengan baik, almarhum ternyata memiliki rencana untuk memperkecil firma agar lebih tertangani. Tetapi, karena waktu itu dirinya dianggap mampu dalam jangka waktu yang ditentukan, almarhum akhirnya optimis untuk tetap menjaga skala kantor hukumnya.

Setelah sosok Gani Djemat berpulang, Humphrey dan adiknya Buanita R. Djemat yang juga berkarier di kantor Gani Djemat & Partners merasakan tantangan yang amat terasa. Sempat terjadi gejolak di antara mereka dan pertanyaan apakah akan dapat menangani masalah tanpa sosok almarhum yang selalu dapat mengatasi berbagai hal sehubung dengan kantor hukumnya.

“Tanggung jawab itu beralih kepada kita. Akhirnya, kenyataan ini harus kita hadapi. Kita harus jaga peninggalan dari almarhum ini. Kita tetap harus bekerja, kita minta juga kepada Allah memberi kekuatan. Jangan kita sampai terlena dengan kesedihan yang kita alami. Kita harus bangkit. The show must go on, hidup terus berjalan.”

Tags:

Berita Terkait