Adaptif, FH UNEJ Buka Peminatan Hukum Kepemerintahan Digital
Terbaru

Adaptif, FH UNEJ Buka Peminatan Hukum Kepemerintahan Digital

Bertujuan menghasilkan lulusan yang siap mengoperasikan hukum pemerintahan di era digitalisasi. Hukum tidak bisa lepas dari digitalisasi yang mengandalkan internet of things.

Oleh:
Normand Edwin Elnizar
Bacaan 3 Menit

“Hukum kita tidak bisa lepas dari digitalisasi yang mengandalkan internet of things. Internet sebagai pusat segala aktivitas manusia saat ini, tentu kurikulum 2016 perlu disesuaikan,” kata dia. Ia mengatakan perubahan sosial yang terjadi sekarang jauh lebih cepat dibandingkan masa sebelumnya. Kebutuhan terhadap yuris yang terhubung dengan kenyataan sosial terkini semakin tinggi.

Peminatan baru ini menjadi salah satu penunjang profil lulusan terbaru yang dirancang FH UNEJ. Ada tambahan profil yang akan dimiliki lulusan FH UNEJ mendatang yaitu lawpreneur.

Ada empat profil lulusan dalam rancangan revisi kurikulum FH UNEJ. Profil pertama adalah praktisi hukum. Lulusan FH UNEJ diharapkan mampu menganalisis fakta hukum dan hukum yang relevan secara tepat, serta menuangkan hasil analisis itu dalam dokumen hukum untuk menyelesaikan kasus-kasus hukum konkrit. Kedua adalah akademisi hukum. Mereka juga diharapkan mampu menganalisis isu pada wilayah teoretis hukum dan menuangkannya dalam publikasi-publikasi hukum dan pengembangannya.

Profil lulusan ketiga yaitu penggiat hukum. Lulusan FH UNEJ juga diharapkan mampu menganalisis persoalan hukum aktual dalam masyarakat dan menuangkannya pada kertas kerja (kajian hasil penelitian, red) untuk menyelesaikan persoalan hukum tersebut. Keempat adalah lawpreneur yaitu kemampuan mengelola, menganalisis, dan menyajikan berbagai dokumen hukum ataupun memberikan informasi hukum pada masyarakat.

Tags:

Berita Terkait