Terbaru

Asas-Asas Hukum Internasional dan Penerapannya

Asas hukum internasional terdiri dari asas teritorial, kebangsaan, kepentingan, ne bis in idem, pacta sunt servanda, jus cogens, inviolability dan immunity.

Oleh:
Tim Hukumonline
Bacaan 3 Menit
Ilustrasi hukum internasional
Ilustrasi hukum internasional

Sebelum membahas asas-asas hukum internasional, mari simak definisi hukum internasional terlebih dahulu. Secara sederhana, hukum internasional adalah hukum yang mengatur entitas berskala internasional.

Pada awalnya, hukum internasional hanya diartikan sebagai hukum yang mengatur perilaku dan hubungan antarnegara semata. Namun, seiring perkembangannya, definisi hukum internasionalpun meluas meliputi hubungan negara dengan organisasi internasional, hubungan antara organisasi internasional dengan organisasi lainnya, hubungan negara dengan individu dalam konteks khusus, dan lain sebagainya.

Masih terkait pengertian hubungan internasional, berikut pengertian hukum internasional menurut para ahli yang kerap menjadi acuan dalam berbagai penelitian.

  1. Teori Mochtar Kusumaatmadja yang mengartikan bahwa hukum internasional adalah keseluruhan kaidah dan asas-asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas negara: antara negara dengan negara; dan negara dengan subjek hukum lain bukan negara atau subjek bukan negara satu sama lain.
  2. Teori Rebecca M. Wallace yang mendefinisikan bahwa hukum internasional adalah peraturan serta norma yang di dalamnya mengatur tindakan setiap negara serta entitas lainnya.
  3. Teori Hugo de Groot yang mengartikan hukum internasional adalah sebuah hukum yang didasarkan pada kemauan bebas serta persetujuan dari sebagian maupun keseluruhan negara. Hukum ini dibuat dan dibentuk dalam rangka kepentingan bersama.

Asas-Asas Hukum Internasional

Diterangkan Kt. Diara Astawa (2014), setiap hukum yang berlaku di suatu negara, termasuk halnya hukum internasional, memiliki asas-asas atau prinsip yang tegas dan jelas.

Adapun asas-asas hukum internasional yang dimaksud ini terdiri atas asas teritorial, asas kebangsaan, asas kepentingan, ne bis in idem, pacta sunt servanda, jus cogens, inviolability dan immunity. Berikut paparannya.

  1. Asas teritorial adalah asas yang didasarkan pada kedaulatan atau kekuasaan negara atas wilayahnya. Jika dielaborasikan, negara berhak untuk menerapkan hukum yang berlaku di wilayahnya untuk warga negaranya (semua orang) tanpa tekanan kekuasaan dari negara lain. Sehubungan dengan ini, setiap subjek hukum harus mematuhi hukum yang ditetapkan.
Halaman Selanjutnya:
Tags:

Berita Terkait