Pojok MPR-RI

Bamsoet Dukung Keberangkatan Qarrar Firhand Ali ke Italia

Dukungan dicurahkan oleh Bambang Soesatyo pada keberangkatan Qarrar Firhand Ali ke Italia. Keberangkatan ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa di ranah internasional.

Oleh:
Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 2 Menit
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, bersama perwakilan Indonesia ke Italia, Qarrar Firhand Ali. Foto: Istimewa.
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, bersama perwakilan Indonesia ke Italia, Qarrar Firhand Ali. Foto: Istimewa.

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Uum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo menghadiri pelepasan Qarrar Firhand Ali ke Italia pada Rabu (12/1) di Kantor IMI Pusat GBK Senayan. Qarrar yang kerap dikenal sebagai ‘Wonder Kid of Indonesia’ adalah pembalap gokart Indonesia berusia 11 tahun yang sudah mengharumkan nama bangsa dalam berbagai kejuaraan internasional.

Sejak lima tahun lalu, Qarrar sudah aktif mengikuti berbagai perlombaan baik ranah nasional maupun internasional. Bamsoet berharap, keberangkatan Qarrar ke Negeri Pizza tersebut dapat mebangunkan semangat anak-anak Indonesia lainnya untuk ikut serta mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Kami minta dukungan dari semua pihak, dan seluruh rakyat Indonesia, Qarrar yang berangkat malam ini bisa memenuhi harapan kita semua dan bisa menginspirasi dan dorongan agar anak-anak lain agar bisa ambil bagian dalam mengharumkan anak bangsa di tingkat internasional,” ungkap Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini juga berharap, keberangkatan Qarrar ke Italia dapat membawa pulang prestasi terbaik bagi Indonesia. Semangat dan harapan besar dicurahkan oleh Bamsoet kepada Qarrar.

“Karena kita tahu bahwa tidak mungkin Merah-Putih dan lagu Indonesia Raya dikumandangkan dan dikibarkan di Italia, kecuali ada presiden datang atau pembalap kita menang dan naik podium. Jadi harus sering-sering naik podium agar lagu kebangsaan dan bendera kita dikibarkan,” kata Bamoset.

Adapun lewat perjalanan Qarrar ke Italia, Bamsoet berharap Qarrar dapat menjadi penerus perwakilan Indonesia di dunia balap, mengikuti jejak para pembalap Indonesia terdahulu.

“Kita ingin lebih banyak Qarrar yang lain untuk merajai dunia balap internasional. Kita dulu punya Rifat Sungkar, Ananda Mikola, dan lebih jauh lagi ada Tinton Suprapto, Tommy Soeharto. Nanti Qarrar akan naik kelas dari gokart ke balap dan ke depan lebih banyak lagi,” Bamsoet menambahkan.

Sementara itu, Firhand Ali, ayah dari Qarrar Firhand Ali mengaku berat untuk berpisah dengan anaknya yang terbilang masih kecil. Namun, lewat keberangkatan ini, ia berharap dapat membuka pintu-pintu kesempatan yang jauh lebih lebar untuk Qarrar ke depannya.

“Kalau tidak pernah di-start tidak akan terjadi, kita harus melalui up and down walaupun sebagai seorang ayah kita harus berat meninggalkan anak umur 11 tahun tinggal di Italia for good, tapi ya tidak ada hal lain untuk kebaikan anak kita mesti jalani itu,” pungkas Firhand.

Artikel ini merupakan kerja sama Hukumonline dengan MPR RI.

Tags: