Pojok MPR-RI

Berkontribusi di Saat Pandemi, IMI Terima Solidarity Trophy 2021 dari FIM

Penghargaan ini menjadi pendorong semangat bagi keluarga besar IMI, selain berkontribusi bagi kemajuan olahraga balap, juga bisa terus berkontribusi bagi kehidupan sosial kemasyarakatan

Oleh:
Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 2 Menit
Pengurus IMI bersama Presiden FIM Jorge Viegas. Foto: Istimewa.
Pengurus IMI bersama Presiden FIM Jorge Viegas. Foto: Istimewa.

JAKARTA - Ikatan Motor Indonesia (IMI) mendapatkan penghargaan Solidarity Trophy 2021 dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM)/Federasi Sepeda Motor Internasional, dalam ajang General Assembly and Award 2021, yang diselenggarakan di Monaco, 2-4 Desember 2021. Penghargaan diberikan oleh Presiden FIM Jorge Viegas dan diterima Direktur off the Road Olahraga Sepeda Motor IMI Pusat Eddy Saputra dan Hubungan Antar-Lembaga IMI Pusat Erwin MP.

"IMI mendapatkan Solidarity Trophy 2021 karena dinilai telah berkontribusi membantu masyarakat dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia. Penghargaan ini menjadi pendorong semangat bagi keluarga besar IMI, selain berkontribusi bagi kemajuan olahraga balap, juga bisa terus berkontribusi bagi kehidupan sosial kemasyarakatan," ujar Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo di Jakarta, Rabu (8/12/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, dalam General Assembly and Award 2021 juga dibahas kondisi terkini terkait situasi keuangan dunia yang sudah mulai membaik. Bahasan lain terkait kondisi pandemi Covid-19 yang mulai terkendali, yang pada akhirnya bisa kembali menggeliatkan olahraga balap di berbagai negara dunia.

"Berbagai keputusan penting juga dihasilkan dalam General Assembly and Award 2021. Di antaranya perubahan regulasi keselamatan menyusul insiden kecelakaan fatal selama 2021 yang melibatkan beberapa pembalap muda di kejuaraan junior. Pada tahun 2022, FIM menaikan batas minimal pembalap yang turun dalam Moto2, Moto3, dan MotoGP dari sebelumnya sekitar 16 tahun menjadi 17 tahun, Kemudian di tahun 2023 akan dinaikan kembali menjadi minimal 18 tahun," jelas Bamsoet, sapaan akrab Bambang.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia ini menerangkan, selain mengikuti General Assembly and Award 2021, delegasi IMI juga mengikuti makan malam bersama Pangeran Albert II dari Monaco. Kesempatan tersebut dimanfaatkan IMI untuk membangun jaringan relasi yang lebih luas lagi, sekaligus mengenalkan Indonesia ke berbagai peserta General Assembly and Award 2021.

"Dalam General Assembly and Award 2021, FIM juga menyerahkan award kepada para juara dunia di masing-masing kelas balapan sepeda motor. Antara lain, Juara MotoGP Fabio Quartararo dan Juara Dunia World Superbike yang putaran terakhirnya diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Street circuit, Toprak Razgatlioglu," kata Bamsoet.

Berita Populer

Berita Terbaru

Lihat Semua