Berusia 20 Tahun, IABF Law Firm Giatkan Regenerasi Lawyer
Terbaru

Berusia 20 Tahun, IABF Law Firm Giatkan Regenerasi Lawyer

IABF terus berupaya mendidik kalangan lawyer muda agar lebih bisa diandalkan dan nantinya bisa menggantikan Senior Partner di masa mendatang.

Oleh:
Ferinda K Fachri
Bacaan 2 Menit

Selain itu, firma hukum yang merupakan ‘business trust’, berarti kepercayaan dari klien harus dapat diperoleh lawyer. Setelah memperoleh kepercayaan klien juga harus dapat benar-benar dijaga dengan baik. Mulai dari mutu pekerjaan, kerahasiaan, dan lain sebagainya.

“Karena kita sebagai lawyer, kita harus bisa menjadi penasihat yang diandalkan. Dan juga kalau klien puas, mereka akhirnya kan akan merekomendasikan ke rekan mereka, teman-teman, maupun siapapun yang membutuhkan legal services. Akhirnya berkembang dari situ. Menjaga kepercayaan klien itu paling penting,” pesannya.

Saat ini, IABF tengah menggiatkan regenerasi lawyer di kantornya. IABF terus berupaya mendidik lawyer muda agar lebih bisa diandalkan dan nantinya bisa menggantikan Senior Partner di masa mendatang. Mempersiapkan diri sebagai institusi yang akan tetap bisa berjalan dan berkelanjutan meskipun di masa mendatang Founding Partner memilih untuk pensiun.

“Sebenarnya usia 20 itu belum terlalu tua, itu seharusnya menjadi usia yang sangat produktif. Itulah yang kita harapkan ke depannya, IABF menjadi lebih baik lagi. Dapat melayani klien dengan optimal. Kami berterima kasih kepada klien yang telah mempercayakan bisnisnya kepada kita. Ke depan, mungkin secara teknologi akan kita kembangkan lagi, jumlah ditambahkan lagi, semua untuk melayani klien agar lebih baik,” kata Ivan.

 

Tags:

Berita Terkait