Business Law Society FHUI Bakal Gelar Pelatihan Energi dan Sumber Daya Mineral
Terbaru

Business Law Society FHUI Bakal Gelar Pelatihan Energi dan Sumber Daya Mineral

Mengusung tema Unraveling the Legal and Business Aspects of Nickel Industry to Encourage Electric Vehicles Growth in Indonesia, acara ini akan digelar pada 7-10 Agustus 2023 mendatang secara luring di Aula Terapung Universitas Indonesia.

Oleh:
Ferinda K Fachri
Bacaan 2 Menit
Ilustrasi
Ilustrasi

Training on the Law of Energy and Mineral Resources (TERM) 2023 dari Business Law Society FHUI akan digelar pada 7-10 Agustus 2023 mendatang. Pelatihan energi dan sumber daya mineral ini ditujukan bagi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) dan masyarakat umum, Pelatihan ini untuk memberi edukasi dan meningkatkan minat pada bidang hukum energi dan sumber daya mineral dari segi teori dan praktik.

“Tema yang diangkat dalam kegiatan ini yakni Unraveling the Legal and Business Aspects of Nickel Industry to Encourage Electric Vehicle’s Growth in Indonesia. Mengingat pentingnya Nikel sebagai sumber daya mineral di Indonesia,” ujar Ketua Pelaksana TERM 2023, Nathania Eliza Auriel, dalam rilis resmi yang diterima Hukumonline, Jum’at (4/8/2023). Acara TERM 2023 dengan tema tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus sampai dengan 10 Agustus 2023 secara luring di Aula Terapung, Universitas Indonesia.

Ia merujuk pada data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada tahun 2020, Indonesia memiliki 2,6 miliar ton cadangan nikel dengan umur cadangan mencapai 27 tahun. Terlebih, Indonesia disebutkan United States Geological Survey (USGS) merupakan negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia. Jelas kekayaan alam yang berlimpah ini menjadi keuntungan tersendiri bagi pengembangan pembangunan ekonomi bangsa. Seperti dalam aktivitas ekspor dan investasi.

“Untuk mengembangkan potensi tersebut, dibutuhkan proses pengolahan agar sumber daya nikel dapat digunakan untuk kepentingan bangsa. Karena itu, Hukumonline bekerja sama dengan TERM 2023 menyelenggarakan pelatihan hukum TERM 2023 bertajuk ‘Unraveling the Legal and Business Aspects of Nickel Industry to Encourage Electric Vehicle’s Growth in Indonesia ini’,” tegasnya.

Kemudian Ensuring Nickel Mining Development by Comprehending Project Financing Schemes; Exploring Indonesia’s Potential in EV Production for a Sustainable Future; Comprehending Electronic Vehicle Industry Foreign Investment Aptitude from a Legal Perspective; serta Conquering The Formulas of Contract Drafting: Joint Venture Agreement to Pursue Shared Business Project.

Adapun acara ini akan menghadirkan berbagai pembicara yang kompeten di bidangnya. Seperti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan; Eddy Soeparno selaku Sekjen PAN; Wakil Ketua Komisi VII DPR RI; dan beberapa pembicara lainnya.

Tags:

Berita Terkait