Catat! Rekomendasi Isu Hukum Perbankan Syariah untuk Tugas Akhir
Utama

Catat! Rekomendasi Isu Hukum Perbankan Syariah untuk Tugas Akhir

Mulai dari BPR dan BPRS yang kini dapat melakukan penawaran umum di bursa efek hingga sinergi Bank Umum Syariah dan BPRS dengan Fintech.

Oleh:
Ferinda K Fachri
Bacaan 3 Menit

"Beberapa topik yang juga bisa dibahas lebih lanjut adalah mengenai bagaimana peran serta BPR dan BPRS dalam melakukan partisipasi terkait jasa pembayaran. Kembali lagi ke UU P2SK, sekarang yang sebenarnya dilarang secara spesifik adalah ikut serta dalam transaksi giral. Misalnya memiliki rekening giro di BI."

Akan tetapi sekarang secara tidak langsung juga ketika BPR dan BPRS memiliki mobile banking, mereka juga menjadi peserta dalam ekosistem jasa pembayaran. Menurutnya, kondisi demikian memunculkan dualisme. "Apakah ketika suatu BPR, BPRS, batasannya seperti apa yang lebih clear? Ketika nanti harus menjadi peserta dalam lalu lintas pembayaran tersebut?" ujarnya.

Bagi mahasiswa hukum yang hendak mengkaji isu hukum perbankan syariah, Ketua Bidang Hukum dan Kepatuhan Islamic Insurance Society (IIS), itu membagikan tips penting dilakukan, antara lain mengkaji terlebih dahulu Fatwa MUI terkait perbankan syariah.

"Kalau kita perhatikan, perbankan syariah itu sebenarnya memiliki fungsi sosial dibanding bank konvensional yang cakupannya pada proses simpan meminjam dalam konteks yang lebih umum. Tapi kalau perbankan syariah, baik bank umum maupun BPRS, itu memiliki misi sosial yang diatur dalam perundang-undangan maupun POJK," katanya.

Randi memandang masih banyak misi sosial yang belum digarap. Contohnya memberi akses terkait literasi keuangan syariah, dan lain-lain. "Tambahan salah satu lagi dalam perkembangan teknologi saat ini, kita bisa bahas lebih lanjut bagaimana terjadinya proses kerja sama atau sinergi antara BPRS ataupun Bank Umum Syariah dengan Financial Technology (Fintech)," imbuhnya.

Bila hendak menggarap penelitian seputar hukum perbankan syariah, konsistensi akan menjadi kunci yang harus dikedepankan. Dengan dinamika yang terjadi seiring waktu terus berjalan, semakin banyak pula isu baru yang muncul di lingkup perbankan syariah yang harus diikuti dan dipahami.

"Tadi saya sebutkan UU P2SK membawa banyak hal baru, teman-teman harus menguasai isu-isunya. Kedua, berupaya ikut komunitas yang mengikuti perkembangan perbankan syariah itu sendiri. Sudah banyak komunitas yang ada (di tingkat perguruan tinggi), itu bisa jadi salah satu sarana agar up-to-date. Ketiga, tawakal, berusaha untuk bisa fokus," katanya.

Tags:

Berita Terkait