Pojok PERADI

DPC Peradi Jakbar Gelar Webinar Internasional Terkait Kualitas Advokat, Otto Hasibuan: Topik Ini Krusial di RI

Tak lagi menganut sistem single bar, organisasi memiliki peran penting dalam naik-turunnya kualitas advokat.

Oleh:
Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 5 Menit

 

“Memiliki beberapa asosiasi pengacara dengan standar dan aturan yang berbeda, tidak hanya akan mengalihkan profesi dari tugas utamanya kepada kliennya, tetapi dapat membawa kebingungan dan konflik. Oleh karena itu pentingnya profesi, dan lembaga yang paling baik ditempatkan untuk membuatnya efektif; yaitu di mana asosiasi pengacara berada di garis depan, untuk bersatu, fokus, dan berbicara dengan satu suara yang 'lebih kuat',” pungkas Hilton.

 

Pada akhir acara Moderator Indah Puspitarini menyampaikan bahwa presentasi dari pembicara, Amerika Serikat (negara bagian California), Australia, dan Belanda dapat disimpulkan menganut sistem single bar. Terdapat satu tema konsisten yang telah dibagikan oleh semua pembicara bahwa yang terbaik bagi pengacara dan masyarakat adalah OA tunggal karena memberikan kepastian bagi masyarakat untuk pengacara yang sangat kompeten, berkualitas, etis, dan profesi advokat menjadi dihormati oleh masyarakat dan pemerintah.

Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Tags:

Berita Terkait