Jeda

Istri ‘Terminator’ Langgar Aturan Lalu Lintas

Gara-gara sering melanggar aturan lalu lintas, Maria diberi julukan ‘scofflaw wife’.

Oleh:
IS/HOLE
Bacaan 2 Menit
Istri ‘Terminator’ Langgar Aturan Lalu Lintas
Hukumonline

 

Berkat situs gosip

Yang unik adalah cara Arnold mengetahui pelanggaran hukum yang dilakukan istrinya. Bukan dari polisi lalu lintas, Arnold justru mendapat informasi tersebut dari dunia maya dan ‘polisi gosip’ www.tmz.com. Situs berita gosip selebritis itu sudah beberapa kali memergoki Maria mengemudi mobil sambil menelepon.

 

‘Ulah’ Maria terakhir terekam oleh TMZ, sewaktu ia tengah menyusuri jalan Brentwood, Los Angeles, California, 13 Oktober lalu. Rekaman berdurasi 17 detik itu memperlihatkan Maria menggenggam telepon seluler di tangan kanan seraya mengemudikan SUV (special utility van) hitamnya. Menyadari tengah disorot kamera, Maria lalu langsung merendahkan tangannya.

 

Tindak-tanduk Maria di jalan raya sepertinya selalu menjadi makanan empuk para pemburu berita selebritis. Pasalnya, Maria memang terkenal kerap melanggar aturan lalu lintas. Selain menelepon sambil mengemudi, Maria juga pernah tertangkap kamera tengah memarkir kendaraannya di zona merah. Padahal, berdasarkan California Driver Handbook, zona merah adalah zona dimana kendaraan dilarang berhenti atau parkir.  

 

Gara-gara sering melanggar aturan lalu lintas, Maria bahkan diberi julukan ‘scofflaw wife’ oleh media gosip selebritis. Merujuk pada kamus online www.thefreedictionary.com, scofflaw wife dapat diterjemahkan ‘istri yang punya kebiasaan mengabaikan hukum atau panggilan pengadilan’.

 

Sejauh ini, Maria hanya meminta maaf kepada publik atas kebiasaan buruknya dalam menyetir. Yang menarik ditunggu justru sikap tegas Arnold selaku Gubernur sekaligus suami dari Maria. Kepada sesama pengguna situs jejaring sosial www.twitter.com, Arnold berjanji akan mengambil tindakan segera atas perilaku istrinya.

 

Arnold tentunya mahfum bahwa aturan lalu lintas dibuat untuk mencegah agar kecelakaan tidak terjadi. Ia juga seharusnya juga ingat kata-katanya sendiri ketika menuliskan pesan pengantar dalam California Driver Handbook, "As Governor, I urge you to study this handbook and apply what you learn to help keep you and your loved ones safe." Arnold pastinya tidak mau kehilangan orang yang sangat dicintainya, Maria istrinya.

 

Sumber: www.tmz.com; www.cnn.com; www.showhype.com

Siapa tidak kenal Arnold Schwarzenegger? Penikmat film-film action tentunya hafal aksi aktor kelahiran Austria itu. Di sejumlah film yang ia bintangi, Arnold yang kerap berperan sebagai jagoan digambarkan memiliki karakter sangar alias angker dan sigap menumpas kejahatan. Dengan senapan di tangan, Arnold tanpa pandang bulu menghabisi lawan-lawannya.

 

Di kehidupan nyata, ‘kesangaran’ Arnold yang kini menjadi Gubernur California tengah diuji. Publik, setidaknya warga negara bagian California, menanti apakah mantan binaragawan itu berani menindak istrinya sendiri, Maria Shriver. Keponakan mantan Presiden Amerika Serikat John F Kennedy itu kedapatan menggunakan telepon seluler selagi mengemudi.

 

Tindakan Maria melanggar California Vehicle Code yang tegas-tegas melarang setiap orang mengemudi kendaraan bermotor dan menggunakan telepon seluler secara bersamaan, kecuali jika penggunaannya memakai alat hands-free. Ironisnya aturan tersebut ditandatangani oleh Arnold sendiri selaku Gubernur, dan dinyatakan resmi berlaku  sejak 1 Juli 2008.

 

California Vehicle Code Section 23123

(a)   A person shall not drive a motor vehicle while using a wireless telephone unless that telephone is specifically designed and configured to allow hands-free listening and talking, and is used in that manner while driving. 

(b)  A violation of this section is an infraction punishable by a base fine of twenty dollars ($20) for a first offense and fifty dollars ($50) for each subsequent offense. 

(c)   This section does not apply to a person using a wireless telephone for emergency purposes, including, but not limited to, an emergency call to a law enforcement agency, health care provider, fire department, or other emergency services agency or entity.

 

Ketentuan ini menjelaskan bahwa sanksi yang dihadiahkan terhadap pelanggar pertama berupa kewajiban membayar denda sebesar AS$20. Sedangkan pelanggaran untuk yang kedua kali dan selanjutnya mengharuskan pelakunya untuk membayar denda sejumlah AS$50.

 

Akan tetapi peraturan ini mengecualikan pemberlakuannya jika terdapat perihal yang mendesak. Antara lain, telepon darurat yang ditujukan kepada penegak hukum, penyedia jasa kesehatan, petugas pemadam kebakaran, atau petugas pelayanan darurat lainnya.

Halaman Selanjutnya:
Tags: