Aktual

Kesejahteraan Buruh Sawit Perlu Ditingkatkan

Oleh:
MYS/RED
Bacaan 2 Menit
Kesejahteraan Buruh Sawit Perlu Ditingkatkan
Hukumonline

Aliansi Serikat Buruh Indonesia mendesak agar para pemangku kepentingan perkebunan kelapa sawit memperhatikan kesejahteraan buruh. Potensi, kontribusi, dan dampak usaha kelapa sawit dalam perekonomian nasional cukup besar. Keuntungan yang diperoleh triliunan rupiah setiap tahun. Tetapi masih banyak buruh di perkebunan kelapa sawit yang diperlakukan tak manusiawi dalam arti tak mendapatkan kesejahteraan sebagaimana mestinya.

Dalam dua hari seminar bertajuk ‘Hentikan Eksploitasi Buruh Perkebunan dan Industri’ di Universitas HKBP Nommensen Medan, para pembicara menyampaikan kontras penghasilan perkebunan kelapa sawit dengan kesejahteraan buruh/pekerja perkebunan. “Kelapa sawit yang telah menyerap banyak tenaga kerja ternyata belum mampu menyejahterakan buruh, petani dan masyarakat adat,” kata Ahmad Surambo, Deputi Direktur Sawit Wacth dalam seminar itu.

Direktur Yayasan Lentera Sumatera Utara, Herwin Nasution, terdapat sekitar 80 ribu pekerja berstatus Buruh Harian Lepas (BHL) dari 236 ribu buruh perkebunan sawit di Sumatera Utara saja.

Karena itu, Aliansi Serikat Buruh Indonesia mendesak pemerintah menindak tegas perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memperlakukan buruh secara semena-mena, dan meminta agar pengawasan terhadap praktek perburuhan yang menyimpang di perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Tags: