Ketua MA Ingatkan Langkah Pencegahan Covid-19 di Pengadilan
Terbaru

Ketua MA Ingatkan Langkah Pencegahan Covid-19 di Pengadilan

Khusus untuk daerah Jabodetabek yang saat ini berstatus Zona Merah harus mentaati peraturan yang diitetapkan pemerintah.

Oleh:
Aida Mardatillah
Bacaan 3 Menit

Pejabat pembina kepegawaian MA dan pimpinan pengadilan harus memastikan minimal terdapat 2 level pejabat struktural tertinggi pada setiap satuan kerja untuk tetap melaksanakan tugasnya di kantor agar penyelenggaraan layanan peradilan dan layanan lainnya kepada masyarakat tidak terhambat.

Pengaturan sistem kerja melalui pelaksanaan WFH melalui pembagian kehadiran dengan mempertimbangkan: jenis perkara yang sedang ditangani; jenis pekerjaan yang dilakukan pegawai; peta sebaran Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah pusat/pemerintah daerah; domisili pegawai; kondisi kesehatan hakim dan aparatur peradilan yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter; kondisi kesehatan keluarga hakim dan aparatur peradilan (dalam status orang dalam pemantauan, pasien dalam pengawasan; diduga/suspected dan dikonfirmasi/confirmed terjangkit Covid-19; ibu hamil; ibu yang baru melahirkan atau sedang menyusui.

Selain itu, hakim dan aparatur peradilan yang menggunakan moda transportasi umum menuju kantor khususnya di wilayah Jabodetabek dan wilayah lain berdasarkan penilaian atasan atau hasil laporan kesehatan memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19; waktu tempuh hakim dan aparatur peradilan menuju kantor; riwayat perjalanan hakim dan aparatur peradilan ke luar negeri dalam 14 hari kalender terakhir; riwayat interaksi pada penderita terkonfirmasi Covid-19 dalam 14 hari kalender terakhir; efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan unit kerja.

Hakim dan aparatur peradilan yang mendapat giliran bekerja di kantor untuk memberi layanan langsung kepada masyarakat tetap menjaga jarak aman (social distancing) serta menggunakan alat pelindung berupa masker dan sarung tangan medis sesuai situasi dan kondisi setempat. Selain itu, setiap satuan kerja menyediakan hand sanitizer untuk ditempatkan di setiap pintu masuk kantor dan ruang sidang, serta memperbanyak tempat cuci tangan yang dilengkapi sabun antiseptik cair. Kemudian, setiap satuan kerja juga menyediakan alat pendeteksi suhu badan, seperti Infrared Thermometer sebagai deteksi awal pencegahan penyebaran Covid-19.

Tags:

Berita Terkait