Mahasiswi FH Universitas Jember Ini Dinobatkan sebagai Duta Maritim Indonesia
Utama

Mahasiswi FH Universitas Jember Ini Dinobatkan sebagai Duta Maritim Indonesia

Harum Rizky Amalia, mahasiswi semester 7 FH Unej, menjadi perwakilan Provinsi Jawa Timur dan berhasil memenangkan Juara 1 Duta Maritim Indonesia 2023.

Oleh:
Ferinda K Fachri
Bacaan 3 Menit
Mahasiswi FH Unej Harum Rizky Amalia dinobatkan sebagai Duta Maritim Indonesia 2023. Foto: Istimewa
Mahasiswi FH Unej Harum Rizky Amalia dinobatkan sebagai Duta Maritim Indonesia 2023. Foto: Istimewa

Kabar membanggakan datang dari Fakultas Hukum Universitas Jember (FH Unej). Mahasiswi atas nama Harum Rizky Amalia menjadi perwakilan Provinsi Jawa Timur dan berhasil memboyong Juara 1 Duta Maritim Indonesia 2023. Ajang tersebut diketahui diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO).

“Prestasi Harum Rizky ini merupakan buah dari konsistensi model pendidikan di FH Unej yang sejak awal memberikan fokus tidak hanya pada pengetahuan dan kemahiran hukum mahasiswa, tetapi juga berdampingan dengan peningkatan prestasi mahasiswa,” ujar Dekan FH Unej Prof Bayu Dwi Anggono kepada Hukumonline, Rabu (23/8/2023).

Baca Juga:

Fokus yang dilakukan diantaranya secara khusus bertujuan untuk membentuk tim percepatan dan peningkatan prestasi mahasiswa yang ada di bawah koordinasi langsung wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni. Selain itu, optimalisasi program kerja Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Bagian (HMB) juga memiliki porsi penting.

Prof Bayu beserta jajaran pimpinan FH Unej mengaku amat bangga atas prestasi yang ditorehkan Harum. “Prestasi membanggakan ini tentu Harum Rizky akan menjadi inspirasi sebagai anak muda yang bekerja keras dan penuh prestasi. Tidak hanya bagi rekan-rekannya di FH Unej, melainkan juga mahasiswa FH di berbagai perguruan tinggi lainnya,” kata dia.

Optimis, ke depannya Harum akan memikul berbagai tugas sebagai Duta Maritim Indonesia dalam rangka mendukung pengembangan program Indonesia sebagai poros maritim dunia. Terlebih, Harum sebagai seorang mahasiswi hukum tentu akan bisa semakin mengenalkan peranan hukum kemaritiman sebagai faktor penting.

“Harapannya dengan menjadi duta maritim yang akan langsung terlibat pada praktik pembangunan kemaritiman Indonesia, Harum nantinya bisa memilih profesi sebagai ahli hukum kemaritiman. Meliputi hukum laut, hukum sumber daya perikanan dan biota lainnya, serta sumber daya manusia di bidang kelautan dan illegal fishing, hukum sumber daya pesisir, pulau-pulau kecil, dan lain sebagainya,” ungkap Prof Bayu.

Tags:

Berita Terkait