Corporate Law Firms Ranking 2020

​​​​​​​Mau Tahu 99 Top Corporate Law Firm Indonesia 2020?

​​​​​​​Altenatif rujukan terpercaya bagi pengguna jasa corporate law firm di Indonesia.

Oleh:
Normand Edwin Elnizar
Bacaan 2 Menit

 

(Baca: Menelusuri Jejak Kantor Advokat Modern Generasi Pertama)

 

Generasi pertama diwakili oleh tiga law firm responden survei. Tahun berdiri 80-an hingga 90-an diwakili oleh 17 law firm. Sementara law firm yang berdiri setelah era 2000-an diwakili oleh 79 law firm.

 

Ada 26 Law Firm yang mempunyai advokat asing dengan jumlah paling banyak empat orang. Jajaran peringkat 10 teratas rata-rata memiliki advokat asing bahkan berafiliasi dengan kantor hukum asing. Selain itu 11 law firm tercatat mempunyai kantor cabang. Dari jumlah itu ada dua law firm yang mengaku memiliki cabang di luar negeri.

 

Pemeringkatan dilakukan berdasarkan jumlah total dari Partner, Associate, of Counsel, dan advokat asing dalam corporate law firm. Apabila ada kesamaan jumlah, pemeringkatan berdasarkan jumlah rincian berikut secara berurutan: Partner, Associate, of Counsel, dan advokat asing.

 

Hukumonline.com

 

Kategori Top 30

Berdasarkan survei Hukumonline selama tiga tahun berturut-turut, posisi lima besar masih diduduki law firm yang sama. Hanya saja terjadi pergeseran posisi di antara lima besar bertahan itu. Kelimanya adalah Assegaf Hamzah & Partners (AHP), Lubis Ganie Surowidjojo (LGS),  HHP Law Firm, Dentons HPRP, dan Ali Budiardjo, Nugroho, Reksodiputro (ABNR).

 

Peringkat tiga besar dalam Corporate Law Firms Ranking 2020 kali ini ditempati berturut-turut oleh  AHP, HHP Law Firm, dan LGS. Beberapa law firm dalam daftar 30 teratas mengalami peningkatan drastis jumlah fee earners dibandingkan tahun 2019. Misalnya SSEK Indonesian Legal Consultants dengan pertambahan 33 fee earners dan HHP Law Firm sebanyak 32 fee earners.

 

Berdasarkan tahun berdiri, ada lima law firm yang berusia antara tiga hingga lima tahun masuk dalam daftar Top 30. Siregar Setiawan Manalu Partnership (SSMP) dan ABC Law didirikan tahun 2015. Guido Hidayanto & Partners berdiri tahun 2016. Sementara itu Walalangi & Partners (W&P) dan UMBRA baru berdiri tahun 2017.

 

Kategori Law Firm Menengah Kenamaan

Corporate Law Firms Ranking 2020 berhasil menghimpun 69 corporate law firm menengah kenamaan Indonesia. Jumlah fee earners terbesar di kategori ini sebanyak  21 fee earners dan paling kecil tiga fee earners. Berdasarkan metode pemeringkatan, ada 19 peringkat di kategori ini.

Halaman Selanjutnya:
Tags:

Berita Terkait