Melihat Komitmen Tiga Capres dalam Menjunjung Tinggi Kemerdekaan Pers
Melek Pemilu 2024

Melihat Komitmen Tiga Capres dalam Menjunjung Tinggi Kemerdekaan Pers

Kemerdekaan pers adalah perintah konstitusi.

Oleh:
M. Agus Yozami
Bacaan 2 Menit
Deklarasi Kemerdekaan Pers Capres-Cawapres, Sabtu (10/2), di Gedung Dewan Pers, Jakarta. Foto: Tangkapan layar YouTube
Deklarasi Kemerdekaan Pers Capres-Cawapres, Sabtu (10/2), di Gedung Dewan Pers, Jakarta. Foto: Tangkapan layar YouTube

Pers memiliki peran penting bagi negara demokrasi. Oleh karena itu, keberadaannya dibutuhkan sebagai kontrol bagi jalannya roda pemerintahan. Ketiga calon presiden (capres) menyatakan pers memiliki peran sangat penting untuk menjaga demokrasi. Pernyataan itu disampaikan dalam acara Deklarasi Kemerdekaan Pers Capres-Cawapres, Sabtu (10/2), di Gedung Dewan Pers, Jakarta.

Acara tersebut dihadiri langsung capres nomor urut 01 Anies Baswedan. Sedangkan capres nomor urut 03 Ganjar Pranowo hadir melalui zoom. Sementara capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, diwakili oleh Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo Gibran, Rosan Roeslani.

Anies Baswedan menilai bahwa pemerintah harus memberikan dukungan secara sistematik terhadap pers untuk memastikan pers bekerja dengan baik.

“Kompetensi kecepatan dalam publikasi berita melahirkan tantangan baru bagi pers. Publik akan merespons dengan memberikan entertain atau disinsentif reward. Maka bagaimana seharusnya pers menjaga objektivitas? Kita berkomitmen untuk memajukan dan menjaga kemerdekaan pers secara sistematik agar dapat mencerdaskan bangsa serta menjaga demokrasi,” jelas Anies.

Baca Juga:

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memandang kebebasan pers dan berbicara adalah bagian dari perintah konstitusi. Adapun bentuk komitmennya adalah dengan menjanjikan dan memberikan ruang kritik yang menguntungkan bagi masyarakat dalam memperdebatkan sebuah kebijakan. Komitmen tersebut, menurutnya, sudah mulai diimplementasikan lewat program Desak Anies saat berkampanye.

Pada kesempatan yang sama, Ganjar Pranowo menyebutkan pentingnya suara media dalam mengawal proses Pemilu. Ia juga menilai bahwa konten pada media berperan besar untuk mengedukasi.

Tags:

Berita Terkait