Mengenal Lembaga Penunjang Pasar Modal di Indonesia
Terbaru

Mengenal Lembaga Penunjang Pasar Modal di Indonesia

Lembaga penunjang memiliki beragam tugas, mulai dari membantu administrasi, menilai instrumen investasi hingga mengawasi jalannya transaksi.

Willa Wahyuni
Bacaan 3 Menit
  1. Kliring Penjamin Efek Indonesia 

Kliring Penjamin Efek Indonesia menjadi salah satu lembaga yang cukup penting di pasar modal. Lembaga ini merupakan institusi yang berperan sebagai lembaga kliring dan penjaminan untuk pasar modal Indonesia.

Lembaga ini juga berperan untuk menyelenggarakan kliring atas transaksi baik di dalam bursa maupun di luar bursa Indonesia. Atas izin OJK, Kliring Penjamin Efek Indonesia bisa melakukan aktivitas penunjang jasa keuangan lainnya selama mengacu pada undang-undang yang berlaku.

  1. Penjamin Emisi Efek

Penjamin emisi efek sering juga disebut underwriter yang merupakan institusi yang terikat kontrak langsung dengan emiten tertentu. Secara sederhana, underwriter memiliki tugas utama mencatat, melakukan penawaran umum hingga menjamin seluruh transaksi efek emiten yang bersangkutan telah sesuai dengan prosedur yang ada. Underwriter juga berperan dalam memastikan nilai penjualan dan pembayaran efek terkait, telah sesuai dan diemisikan kepada emiten.

  1. Ahli Syariah Pasar Modal

Terdapat pasar modal syariah sebagai perdagangan dengan prinsip syariah, oleh sebab itu lembaga penunjang pasar modal syariah juga diperlukan. Lembaga ahli syariah pasar modal berfungsi sebagai penyedia informasi, pemberi nasihat, dan pengawas dalam penerapan prinsip syariah di pasar modal.

Demikianlah kelembagaan dalam pasar modal diperlukan. Hal ini agar setiap institusi mudah mengawasi berbagai aktivitas transaksi pasar modal di Indonesia.

Tags:

Berita Terkait