Utama

Mengintip Besaran Gaji di Industri Jasa Hukum 2020-2021

Pandemi menyebabkan berbagai perubahan perekruratan perusahaan karena kondisi ketidakpastian.

Oleh:
Mochamad Januar Rizki
Bacaan 3 Menit

Bursa Perekrutan di Tengah Pandemi Covid-19

Country Manager Indonesia Robert Walters, Eric Mary menjelaskan secara umum bursa perekrutan di Indonesia pada 2020 merupakan periode sulit karena pandemi Covid-19. Pandemi menyebabkan berbagai perubahan perekruratan perusahaan karena kondisi ketidakpastian. Namun, Eric menyatakan pemulihan bisnis yang terjadi pada akhir 2020 meningkatkan aktivitas perekrutan tenaga profesional.

Eric menyampaikan berbagai sektor yang berkontribusi positif seperti e-commerce, logistic, dan financial technology (fintech). “Meskipun terjadi pandemic, titik terang tetap ada di seluruh industri. Sektor e-commerce, logistik dan fintech khususnya berkinerja baik. Sementara ritel terpengaruh dalam distribusi saluran penjualan mereka,” jelas Eric dalam laporannya seperti yang dikutip Hukumonline, Senin (1/3).

Dia memaparkan pemulihan bisnis masih bergerak lambat hingga program vaksinasi selesai pada 2021. Menurutnya, perusahaan masih berhati-hati dalam merekrut posisi baru atau pengganti. Namun, perekrutan tenaga kerja masih ada permintaah pada level menengah hingga senior dan orang Indonesia berada di luar negeri. “Perusahaan akan terus menarik orang dengan kemampuan yang telah terbukti untuk mendorong transformasi bisnis,” jelas Eric.

Managing Director South East Asia Robert Walters, Gerrit Bouckaert, menyampaikan sepanjang 2020 merupakan periode penuh tantangan bagi perusahaan dan tenaga profesional di Asia Tenggara. Dia mengatakan pandemi Covid-19 yang tidak terduga menyebabkan pembatasan perjalanan, penguncian wilayah skala besar dan perubahan kebiasaan masyarakat atau konsumen.

Kondisi tersebut menyebabkan perusahaan berhati-hati dalam merekrut tenaga kerja profesional. Gerrit menilai perusahaan masih tetap konservatif pada semester awal 2021 dan perubahan menuju arah optimis akan terjadi pada paruh kedua 2021. “Permintaan berkelanjutan akan bakan terutama untuk profesional dengan pengalaman internasional yang berharga kemungkinan besar akan terjadi di sektor teknologi, rantai pasokan, farmasi, asuransi dan energi baru terbarukan,” jelas Gerrit.

Tags:

Berita Terkait