Pakar Hukum Bisnis Yetty Komalasari Dewi Jadi Guru Besar Baru FHUI
Terbaru

Pakar Hukum Bisnis Yetty Komalasari Dewi Jadi Guru Besar Baru FHUI

Guru Besar pada Bidang Studi Hukum Ekonomi dan Teknologi FHUI.

Oleh:
Normand Edwin Elnizar
Bacaan 2 Menit
Guru Besar Hukum Bisnis FHUI Yetty Komalasari Dewi. Foto: Istimewa
Guru Besar Hukum Bisnis FHUI Yetty Komalasari Dewi. Foto: Istimewa

Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menambah jumlah profesor hukum bisnis yang dimilikinya. Yetty Komalasari Dewi, pakar hukum bisnis FHUI akan dikukuhkan sebagai Guru Besar Hukum Bisnis pada Rabu 16 Agustus besok. “Sudah menerima keputusan pengangkatan dari Menteri sejak 5 Mei 2023,” kata Yetty kepada Hukumonline.

Parulian Paidi Aritonang, Dekan FHUI mengkonfirmasi pengangkatan Yetty sebagai bagian dari komitmen FHUI terus meningkatkan mutu akademik. “Saat ini FHUI menyiapkan banyak Guru Besar dan akselerasi doktor di kalangan dosen. Kami berupaya FHUI semakin maju,” kata Parulian. Ia menegaskan pengangkatan Yetty akan menambah jumlah Guru Besar pada Bidang Studi Hukum Ekonomi dan Teknologi.

Baca Juga:

Yetty Komalasari Dewi sendiri saat ini menjabat Ketua Bidang Studi Hukum Ekonomi dan Teknologi. Bidang Studi ini berisi mengelola berbagai mata kuliah yang fokus pada kajian hukum tentang kegiatan perekonomian termasuk bidang teknologi. Selain itu, ia juga masih menjabat Ketua salah satu unit riset FHUI yaitu Legal Center for International Trade and Investment.

Yetty memulai kariernya sebagai dosen di FHUI pada tahun 2000. Selama itu ia telah dipercaya menjabat sejumlah posisi struktural di FHUI. Misalnya, sebagai Sekretaris Fakultas, Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Ketua Subprogram Kelas Khusus Internasional, dan Ketua Unit Penjamin Mutu Akademik. Yetty juga pernah menjadi Sekretaris Eksekutif dari Pusat Kajian Anti Pencucian Uang (PUKAU), suatu lembaga riset yang didirikan oleh FHUI, Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan, dan Bank Indonesia. Ia juga tercatat pernah menjajal karier sebagai Associate di firma hukum ternama Soemadipradja & Taher.

Studi sarjana hukum dituntaskan Yetty di FHUI pada tahun 1993, dilanjutkan dengan meraih gelar Master of Legal Institution dari University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat pada tahun 2003. Gelar doktor ilmu hukum diraih Yetty di FHUI pada tahun 2011.

Yetty termasuk akademisi yang produktif menulis buku. Beberapa judul yang ia hasilkan sebagai penulis tunggal antara lain Hukum Persekutuan di Indonesia: Teori dan Kasus; Urgensi dan Kepentingan Indonesia dalam Pembentukan Investment Court System dalam Perjanjian Investasi Internasional; serta Pemikiran Baru Tentang Commanditaire Vennotschap (CV): Studi Perbandingan KUHD dan WvK Serta Putusan Pengadilan Indonesia dan Belanda.

Sebagai pakar hukum bisnis Indonesia, Yetty juga aktif di berbagai jaringan dan asosiasi ilmuwan. Hukumonline mencatat keanggotaan Yetty di Society of International Economic Law, The Asia WTO Research Network, dan Perhimpunan Dosen Hukum Ekonomi Indonesia.

Ia juga berpengalaman menjadi Visiting Scholar/Fellow di sejumlah organisasi dan lembaga pendidikan internasional misalnya Organisasi Internasional (UNCITRAL, UNCTAD, ACWL, IISD, ICSID dan CCSI), Faculty of Law Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda, Faculty of Law Leiden Universiteit, Leiden, Belanda, dan Faculty of Law Kumamoto University, Jepang.

Tags:

Berita Terkait