Berita

Pengiriman Uang Bisa Via Operator Seluler

Masyarakat diharap dapat menjadikan uang elektronik sebagai salah satu solusi digital payment dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh:
FAT
Bacaan 2 Menit
Pengiriman Uang Bisa Via Operator Seluler
Hukumonline

Dalam rangka mengembangkan layanan branchless banking, Bank Indonesia (BI) meluncurkan beberapa program dan produk terkait keuangan inklusif yakni berupa pengiriman uang antar operator seluler serta pilot project branchless banking di sejumlah daerah.

Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan, dua produk pengiriman uang antar operator seluler dan pilot project branchless banking ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat yang belum tersentuh oleh institusi keuangan. Kedua produk ini bisa melakukan layanan transfer dana dan pembayaran. Untuk transfer dana melalui uang elektronik bisa dilakukan dengan cara short message service (sms) yang difasilitasi oleh tiga operator seluler yakni Telkomsel, XL dan Indosat.

Sedangkan layanan pembayaran sendiri bisa dilakukan melalui agen atau Unit Perantara Layanan Keuangan (UPLK) tanpa melalui kantor fisik bank. Layanan ini menggunakan sarana teknologi dengan tujuan masyarakat unbanked atau underbanked dapat melakukan transaksi seperti transfer dana, pembayaran, tabungan maupun pembiayaan usaha produktif.

Darmin mengatakan, peluncuran dua produk ini merupakan bagian dari dukungan BI dalam meningkatkan keuangan yang inklusif. Selain itu, dua produk ini juga bertujuan untuk memberdayakan serta meningkatkan perekonomian masyarakat yang difasilitasi oleh pemerintah daerah serta instansi terkait seperti Kementerian Perdagangan dalam menyediakan sistem informasi terkait harga komoditas sehingga bermanfaat bagi petani atau masyarakat luas dalam menjalankan usahanya.

"Sebagai tahapan awal, telah tersedia sistem informasi di tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat berbasis website bahkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga dapat diakses menggunakan sms. Selanjutnya akan dilakukan perluasan ke berbagai provinsi lain dengan lingkup informasi yang sesuai kebutuhan masyarakat setempat dan lebih akurat," tutur Darmin.

Menkominfo Tifatul mengatakan, dengan adanya layanan pengiriman uang elektronik lintas operator ini diharapkan seluruh pelanggan tiga operator tersebut yang berjumlah 230 juta pelanggan dapat melakukan transaksi pengiriman uang. Menurutnya, dengan ada layanan ini pelanggan dapat dengan mudah melakukan transaksi via ponsel.

"Dalam perkembangan ini kita luncurkan, akan secara masif masyarakat membuka akses mereka kepada banking sistem. Selama ini banyak non banked," kata Tifatul.

Tags:

Berita Terkait