Aktual

Pernyataan Marzuki Alie Soal TKW Dikecam

Oleh:
IHW
Bacaan 2 Menit
Pernyataan Marzuki Alie Soal TKW Dikecam
Hukumonline

Pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie yang menyebutkan bahwa Pekerja Rumah Tangga Tenaga Kerja Wanita membuat buruk citra Indonesia, dikecam oleh Indonesian Migrant Workers Union (IMWU- Serikat TKI Pekerja Rumah Tangga di Hong Kong).

 

Ketua IMWU, Sringatin menilai pernyataan Marzuki itu menunjukkan tingkat pengetahuan dan etika dari seorang Ketua DPR. “Penyataan yang ‘asal jeplak’ ini telah menyakiti perasaan enam juta lebih buruh migran Indonesia di berbagai negeri penempatan dan anggota keluarganya, secara khusus 147 ribu BMI di Hong Kong yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga asing,” demikian Sringatin dalam siaran persnya yang diterima hukumonline, Sabtu (26/2).

 

Menurut IMWU, penilaian Marzuki Alie, justru bukan mencerminkan rendahnya skill para PRT asal Indonesia, melainkan cerminan dari bobroknya sistem penempatan buruh migran Indonesia (BMI). UU No 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Luar Negeri (PPTKILN) disebut hanya produk hukum yang berorientasi pada “jualan manusia”.

 

“Maka itu kami BMI di Hong Kong menuntut UU itu dicabut dan diganti dengan UU Perlindungan BMI.”

 

Sebelumnya, seperti diberitakan media, Marzuki Alie mengeluarkan pernyataan pribadi meminta Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi menghentikan pengiriman tenaga kerja wanita pekerja rumah tangga ke negara lain. Dia berpendapat, TKW PRT ini mencoreng citra Indonesia di luar negeri.

 

Pendapat dia itu dilontarkan setelah bertemu Presiden Suriah beberapa waktu lalu. Salah satu yang dibicarakan adalah perilaku dan kinerja TKW PRT yang dianggap tak profesional. Misalnya tak bisa membedakan cairan setrika dan menggoda anak majikan. Akhirnya Marzuki mewajarkan ketika sang majikan marah dan menempelkan setrika di tubuh PRT.

Tags: