Terbaru

Peserta SBMPTN Tertarik, Dekan FH UI: Karena Sejarah dan Banyak Berkontribusi untuk Bangsa

Yang terpenting kesiapan mahasiswa baru mendapat bekal ilmu hukum, siap menjalankan proses kegiatan akademik, dan non akademik yang mengasah soft skill menjadi prioritas yang nantinya menjadi keunggulan.

Oleh:
Rofiq Hidayat
Bacaan 3 Menit
Kampus FH UI di Depok. Foto: www.law.ui.ac.id
Kampus FH UI di Depok. Foto: www.law.ui.ac.id

Senin (14/6/2021) pekan lalu, Pengumuman seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) Tahun 2021 sudah diterbitkan secara daring. Peserta seleksi UTBK-SBMPTN Tahun 2021 ini mencapai 777.858 orang bersaing untuk mendapatkan kursi calon mahasiswa baru di masing-masing universitas idaman yang jadi pilihannya. Sementara daya tampung SBMPTN 2021 hanya 197.657 mahasiswa.

Tapi, dari jumlah daya tampung itu tidak 100 persen terpenuhi karena ada sebanyak 12.715 kuota yang tidak terpenuhi. Dengan begitu, peserta UTBK-SBMPTN 2021 yang dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri sebanyak 184.942 orang. Menariknya, dari jumlah yang diterima itu, ada dua peserta atau calon mahasiswa baru yang memilih jurusan ilmu hukum yang mendapat skor/nilai tertinggi di kelompok sosial humaniora (Soshum).

Di urutan pertama adalah calon mahasiswa baru yang memilih jurusan ilmu hukum di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) Yogyakarta dengan meraih skor tertinggi 822,29. Di urutan tertinggi kedua, adalah calon mahasiswa baru yang memilih jurusan ilmu hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) Depok dengan skor 811,36.

Dekan FH UI Edmon Makarim menyambut baik salah satu mahasiswa baru yang diterima di FH UI menempati urutan tertinggi kedua dengan skor 811,36. Edmon menilai calon mahasiswa yang diterima masuk FH UI merupakan orang yang telah tersaring (terseleksi) dengan baik. Dia mengungkapkan ada sekitar 3.000-an peserta SBMPTN 2021 yang tertarik dan memilih jurusan ilmu hukum di FH UI dengan jumlah kuota/kursi sangat terbatas.

“Nilai tertinggi hanyalah persoalan angka semata. Yang terpenting kesiapan mereka untuk mendapat bekal ilmu hukum, siap menjalankan proses kegiatan akademik, dan non akademik yang mengasah soft skill mereka, tentunya menjadi keunggulan tersendiri nantinya,” kata Edmon Makarim kepada Hukumonline, Kamis (24/6/2021). (Baca Juga: Respons Dekan FH UGM Terkait Mahasiswa Barunya Raih Nilai Tertinggi Saat SBMPTN)

Dia menerangkan jumlah mahasiswa baru di FHUI yang diterima melalui jalur SBMPTN sebanyak 90 orang. Untuk kuota calon mahasiswa di FHUI Tahun Ajaran 2021-2022 unutk program sarjana reguler sebanyak 300 orang. Sementara Program S-1 Pararel sebanyak 150; S-1 program S-1 Ekstensi terdapat 50 orang, dan S-1 Kelas Khusus Internasional sebanyak 50. “Jadi, total 550 orang,” kata dia.

Untuk itu, Edmon meminta mahasiswa baru menggunakan kesempatan studi di FH UI dengan sebaik-baiknya agar nantinya dapat berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, negara, dan dunia internasional. Dia berharap para mahasiswa nantinya merawat sejarah FH UI yang merepresentasikan rangkaian terbentuknya bangsa dan negara ini. “Kami, para dosen dan para mahasiswa senior sangat menunggu bergabungnya adik-adik calon mahasiswa baru dan menjadi keluarga besar FH UI.”

Halaman Selanjutnya:
Tags:

Berita Terkait