Resep Generasi Penerus Menjaga Nama Besar Law Firm Ternama
Law Firm Story

Resep Generasi Penerus Menjaga Nama Besar Law Firm Ternama

Ada beragam cara yang dilakukan firma hukum terkemuka yang telah berdiri selama puluhan tahun dalam upaya menjaga nama baik dan reputasi yang dimiliki.

Oleh:
Ferinda K Fachri
Bacaan 5 Menit

“Untuk bisa eksis, kita perlu melihat ke belakang dan ke depan. Kalau ke belakang, apa yang sudah founder kita letakkan sebagai fondasi selama puluhan tahun. Jangan pernah dicederai. Kedua, ke depan, ikut dengan perkembangan zaman, bukan ikut arus. Hukum yang berkembang di masyarakat itu tidak boleh dilupakan, harus tetap diikuti sesuai dinamikanya.”

Managing Partner Adnan Buyung Nasution & Partners (ABNP) Pia Akbar Nasution saat diwawancarai Hukumonline pada Rabu (16/8/2023), bercerita ketika awal menamatkan pendidikan tinggi hukumnya dan bergabung dengan kantor hukum lain sebelum bergabung di ABNP. Tentunya, kantor hukum tersebut tidak memiliki hubungan dengan mendiang Adnan Buyung Nasution.

Merasakan ada anggapan gengsi bila seorang anak bekerja terhadap ayahnya, Pia muda telah membuktikan bahwa dirinya mampu bekerja sebagai seorang advokat secara mandiri. Meski pada akhirnya, almarhum meminta Pia untuk bergabung di ABNP.

“Kalau saya dulu di kantor hukum lama itu corporate law firm. Tapi di ABNP, semua harus mau mengerjakan apapun, semua harus mau belajar apa saja. Jadi buat saya itu tantangan tersendiri. Dari lawyer corporate masuk ke ABNP, semua harus belajar lagi dari awal. Sangat berbeda apa yang saya kerjakan.”

Hukumonline.com

Meski demikian, ia tetap bersyukur telah bekerja di bawah asuhan sosok ayahnya itu, meski beberapa kali terjadi perbedaan pendapat. Hingga pada akhir menjelang Adnan Buyung Nasution wafat, disampaikan kepada dirinya untuk menjaga apa yang telah ABN bangun semampu Pia.

Guna mempertahankan reputasinya, selama ini kalangan lawyer ABNP berpegang teguh pada wejangan pendiri yakni menjaga kepercayaan klien dan tidak berhenti menimba ilmu. “Semakin banyak kita tahu, semakin kita tahu kalau kita tidak tahu apa-apa. Itu selalu dikatakan almarhum,” kenangnya.

Pesan almarhum, cerita Pia, ketika menangani perkara, para lawyer ABNP gigih dalam mempelajari kasus, tidak hanya dari satu sisi, tetapi dari segala sisi agar bisa memberikan sarana kepada klien disertai strategi penanganan yang menyeluruh. Selain itu, penting bagi lawyer terlebih dahulu mempelajari dokumen-dokumen terkait sebelum menyatakan bisa menangani perkara.

Halaman Selanjutnya:
Tags:

Berita Terkait